22 : (continue From part 21)

12.3K 657 0
                                        


***

Pagi telah datang dan matahari masuk melalui jendela otomatis yang terbuka membuat cahaya menerpa mata sofi dan membuat sofi terbangun dan melihat pemandangan indah pertama kalinya melihat revan yang tampan saat tertidur

'kyaaa aku betah seperti ini setiap hari' batinya

"puas memandangi wajah tampanku hm.. tak apa aku senang kau setiap hari bersamaku"ucap revan membuka matanya, membuat sofi kaget

"Deg,..bodohnya aku lupa membentengi fikiranku"rutuknya dalam hati

"jadi selama ini kau membentengi fikiranmu hmm.."ucap revan mencium leher sofi membuat sofi merinding

"ahhh... ti...tidak awas tuan mesum aku ingin mandi"ucap sofi mendorong dada revan dan masuk kamar mandi sedangkan revan tertawa melihatnya

***

Sementara itu blake sedang memikirkan rencana bagaimana ia memanfaatkan matenya tanpa merasa bersalah , ia ingin memperkuat keadaan packnya yang melemah ,dia tidak mau menerima bantuan siapapun karna keegoisanya packnya hampir hancur karna rogue
El.winds yang mengetahui itu pun kaget dan segera pergi memberitahu sofi

Sementara sofi sedang duduk di meja makan bersama revan dan dia kaget merasakan kehadiran 2 orang yang berjalan menuju kearah mereka

"Mom ... dad kalian sudah pulang "ucap revan menghampiri mereka dan memeluk mereka satu persatu sementara sofi terdiam dan mulai teringat akan ibunya yang sudah tiada membuatnya sedikit sedih

"Ya mom sudah pulang, siapa gadis cantik ini revan , apakah dia matemu"ucap ibu revan tersenyum dan mendekatiku sedangkan revan tersenyum dan mengangguk

"Halo luna senang bertemu denganmu ,namaku sofia aku adalah mate anakmu"ucap sofi sopan

"Jangan panggil aku luna ,namaku clara panggil saja aku mom karna kau akan menjadi istri anaku nanti"ucap ibu revan

'Deg , mom ... sungguh kata-katanya membuatku merindukan mom ,aku jadi teringat ibuku dan ayahku 'batinya lalu menangis

"Hey sweety why you're crying , sstt I'm here , I know you can call me mom selama yang kau mau"ucap clara memeluk dan mengusap kepala sofi

"Ehmm.. sepertinya kita dilupakan ya rev"ucapan ayahnya otomatis membuat sofi melepaskan pelukanya dan menghapus air matanya

"Maafkan aku kalau aku membuatmu merasa dilupakan al-"

"Just dad okay , kemarilah "ucap ayah revan memotong pembicaraan sofi dan membuka tanganya untuk memeluk sofi dan sofi menerima ulurannya dan memeluknya

"Nah sekarang aku yang cemburu sudahlah dad, dia miliku dan dia juga sainganku mendapatkan perhatian kalian"ucap revan mengrucutkan bibirnya membuat sofi melepaskan pelukanya dan tertawa kecil melihat sikap manja revan

"Lihatlah sofi bagaimana mate mu ini sangat manja "ucap clara meledek revan

"Oh ayolah mom,jangan seperti itu"ucap revan pasrah

"Ayo sofi kita ke dapur mom's akan membuatkan sesuatu untukmu"ucap ibu revan menarik sofi dan sofi tertawa melihat ekspresi revan seperti bayi yang ingin menangis dan mereka pergi dari dapur

"Yang sabar ya rev "ucap ayahnya tertawa

"Oh dad tak taukah kau aku banyak bersabar beberapa hari ini?"ucap revan kesl

"Maksudmu?"ucap ayahnya bingung

"Sofi memiliki mate selain diriku dad"ucapnya mengusap wajahnya kasar

"Apa ...? Bagaimana bisa rev jelaskan semuanya pada dad"ucapnya serius

Revan pun menceritakan segalanya tentang kejadian 2hari yang lalu hingga sekarang dan membuat ayahnya sangat kaget

The Werewolf Of Powers(Completed) RevisiCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang