Extra Part

12.9K 592 5
                                        

***

Sebulan berlalu setelah peperangan itu berlalu sofi belum menunjukkan tanda-tanda dia akan sadar, revan pun terlihat semakin kacau dan frustasi karna melihat keadan sofi dengan tubuh yang semakin kurus dan kulit yang memucat, ditambah lagi kemarin dokter anderson atau paman sofi memeriksakan keadaannya dan sofi saat ini tengah mengandung buah cinta kami, berbagai cara dilakukan agar sofi dan anak yang dia kandung kekurangan nutrisi sedikit pun

"sof, kapan kau akan segera sadar aku membutuhkan mu dan anak kita membutuhkan asupan yang banyak, aku tak bisa terus-terusan memberikanmu makanan melalui infus ini" ucap revan menangis sambil menggenggam tangannya

Tio dan keluarga lainnya menatap revan sedih, dan menangis melihat keadan sofi yang tak kunjung membuka matanya , mereka slalu setia mendampingi mereka apapun yang terjadi nanti

"rev jangan menyiksa dirimu seperti ini, ayo makan kau bisa sakit nanti"ucap momnya yang membujuknya setiap hari , tapi revan slalu mengatakan 'aku baik -baik saja tanpa makanan , aku tak ingin makan sebelum sofi membuka matanya' itulah kata -kata yang diucapkanya belakangan ini

"tidak mom aku.... ' bruukkk"ucapan revan terpotong karna ia terjatuh dan pingsan disamping sofi mereka yang melihat revan pun panik mendekatinya dan memindahkanya disebelah sofi mereka pun semakin bersedih melihat sepasang suami istri yang diterpa banyak cobaan dan mereka menghadapinya bersama-sama

***

Malam pun datang , paman tio datang dan memeriksa keadaan revan ia mengatakan kalau revan terkena penyakit magh dan ia harus makan secara teratur dan dokter juga memeriksa keadaan sofi ia slalu mengatakan hal yang sama terhadap kondisi sofi yang stabil dan tak ada masalah sedikitpun

"bersabarlah menunggu keajaiban , dan slalu berdoa untuknya"ucap unclenya menepuk pundak tio dan tio mengangguk

"paman permisi "ucapnya dan berjalan keluar meninggalkan mereka yang menjaga sepasang suami istri itu

"sof ayo bangun, kakakmu merindukanmu kami semua merindukan senyum dan tawamu"ucap tio menggenggam tanganya dan menangis , sofi pun meneteskan airmatanya dengan mata yang masih terpejam membuat semua orang disitu kaget melihatnya

"sof bangun buka matamu lihat ini aku dadmu "ucap tio menggenggam tanganya tapi tak ada respon sama sekali dari sofi mereka pun semakin bersedih dan khawatir dengan keadaan sofi dan calon bayi yang ada didalam kandunganya

***

Dimana aku berada kenapa aku tak menemukan satu jalanpun , mereka pasti cemas melihatku ' batin sofi menangis, dia berada disebuah alam yang tak memiliki pintu apapun hanya ada warna putih dimana -mana dia sudah berjalan mengelilingi tempat itu berkali -kali tapi ia selalu berada ditempat yang sama dia bingung dengan apa yang terjadi padanya saat ini

"sof ayo bangun , kakakmu merindukanmu kami semua merindukanmu"suara tio terdengar olehnya

The Werewolf Of Powers(Completed) RevisiCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang