13 : Dificult Problem

13K 779 3
                                        

***

'Tok ..tok..

"Masuk"ucap rendy kaget

"Maaf Alpha Tio ada Alpha Revan dari silver moon pack sedang mencari anda dan menunggu dibawah"ucap betanya mark

See ,bahkan sofia menaik turunkan alisnya pertanda perkataanya benar dan tersenyum, ahh dia adalah detektif handal

"Baiklah, sebentar lagi aku turun siapkan minuman dan cemilanya"ucap tio

"Okay kak jadi kalian yang urus kan okedeh aku masuk kekamar dulu oke jangan izinkan dia masuk dan kalau dia bilang aku tidak disini aku sedang menyamarkan bau dan auraku bicaralah dan jawab sebaik mungkin dah.... "ucap sofi mencium pipi kakaknya tio dan berlari menaiki lift dan menuju kamarnya

"Oh apa yang harus kita katakan tio , bahkan kita belum ada persiapan dan sofi sudah mempersiapkan rencananya lebih awal "ucap rendy panik

"Aku yang akan berbicara kepadanya kalian cukup diam dan duduk oke , mari kita menemuinya"ucap tio berjalan keluar dari ruang meeting dan diikuti kedua adiknya

***
Mereka pun menuruni tangga dan berjalan menuju ruang tamu dimana revan duduk , setelah mengetahui kakak-kakaknya datang revan pun berdiri

"Halo alpha tio, apa kabar"ucapnya menjabat tangan tio dan tio membalas jabatanya

"Hai juga alpha revan Aku baik, apa ada masalah di packmu makanya kau datang kemari van? "Ucap tio yang pura-pura tidak mengetahui tujuanya

"Ah bukan itu tio, em aku kesini ingin membicarakan adik perempuanmu apakah dia ada?"ucap revan sambil melihat sekaliling rumah ia bingung karna bau matenya tidak ada disini

"Siapa ..? adik ku rose? Itu rose adik perempuanku"ucap tio menunjuk rose yang duduk besebrangan denganya dan sambil menahan tawanya karna tio yang menjaili mate sofi

"Bukan.. em itu sofia, yah apakah sofia ada di sini?"ucapnya bingung  sambil sesekali melirik mencari keberadaanya

"Ah sofia dia tidak ada di pack aku tak tau dia pergi kemana dan ada urusan apa denganya? Apa dia memberitahumu ren?"ucap tio sambil membawa rendy kedalam percakapanya

"Ahh ya mungkin dia pergi kerumah temanya apakah ada keperluan penting denganya?"ucap rendy menaikan sebelah alisnya rose yang disampingnya hanya tertawa karna revan takut dengan tio dan rendy

"Um sebenarnya -"

"Sofia adalah matemukan , sebenarnya kau ingin membicarakan itukan"ucap rendy memtong ucapanya

Skak mat dia tau kalau aku sedang berbasa basi ,Oh pantas dia tau akurasa dia yang menjemput sofi dikampus tadi ,dan mungkin menceritakanya

"Iya itu benar bisakah aku bertemu denganya , dan mem...meminta nomor telefonya?"ucap revan oh sejak kapan ia takut seperti ini, yah sejak dia tahu segalanya tentang keluarga anderson dan semua anak-anaknya dan kedua pack milik mereka, well mereka sangat kuat dan jangan luoakan bahwa sofilah yang diramal akan membunuh para musuh dari keluarganya yang membantai seluruh keluarga Anderson

"Sebelum itu aku ingin mengujimu terlebih dahulu apakah kau sanggup melewatinya?"ucap tio tegas

"Maksudmu apakah ini harus dilakukan ?ucap revan kaget sepertinya butuh usaha keras untuk mendapatkan matenya "batinya

"Apakah kau tidak siap ,maka aku akan menyuruh adiku untuk merejectmu sebagai matenya"ucap rendy

"Jangan...."teriak revan dan wolfnya alan

"Oh rev katakan sesuatu"ucap alan panic

"Diamlah aku tau cara mengatasinya"ucap revan memutuskan mindlinknya

"Aku siap aku akan melakukan apapun bahkan menyerahkan nyawaku demi mate ku"ucap revan tegas dan tulus

Sementara itu dikamar sofi sedang tersenyum dan pipinya memanas mendengarkan ucapan revan karna ia telah menyuruh El.winds membuat suara mereka terdengar sampai kekamarnya

"Oh sof kenapa kau harus menjalankan rencana bodohmu"ucap sky

"Oh sky bukankah kau juga setuju jadi diamlah dan ikuti saja"

"Baiklah sof I'm your's "ucapnya memutuskan mindlink

"Baiklah datanglah besok , untuk sekarang aku akan memberikan nomor hp adiku ,kemarikan hpmu"ucap tio meminta hpnya dan mengetik serta menyimpan nomor sofi

"Ini sudah "ucap tio mengembalikan hp revan

"Terimakasih tio aku pergi dulu ,ucapkan salamku untuk adikmu"ucap revan

"Baiklah hati-hati rev"ucap tio dan revan yang sudah pergi mengacungkan jempolnya

"Oh ini masalah sulit yang aku bahkan belum menemukan mateku dan adiku merepotkanku "ucap rendy frustasi

"Oh rend, turuti saja adikmu yang manja apakah kau ingin membuatnya sedih ren?"ucap rose

"Baiklah dia menang lagi"ucap rendy mengalah,ini adalah masalah lagi pikirnya

Voment kalian sangat berharga untukku :)

Thanks :)

The Werewolf Of Powers(Completed) RevisiCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang