Chapter 15 ^^

4.1K 79 0
                                    


Happy Reading ~

.

Jantung hyunhee berdebar kala suara desahan kyungsoo semakin menjadi jadi.
.
.
"Hyunhee,,,,, ooouuuwwwhhh,,,, maafkan aku sayanghh,,,"

'apa yang harus aku lakukan?'

"ooouuuwwhh,,,"
.
.
'tidak hyunhee! itu hukuman untuknya!'batin hyunhee, lalu pergi meninggalkan kyungsoo di dalam kamar mandi.
.
.
.

PAGI
.
.
.
Hyunhee baru saja selesai dengan masakannya di dapur pagi ini.ia juga telah menata rapih makanan yang telah di buatnya ke atas meja.
.
.
.
"saatnya membangunkan kyungsoo,,,"
.
.
#
.
.
Hyunhee menemui kyungsoo di kamar sebelah.
.
.
.
Tok
.
Tok

.
Tok
.
.
.
Hyunhee mengetuk pintu kamar kyungsoo yang tidak di kunci.
.
.
.
Cklek
.
.
.
Hyunhee terpaksa membukanya karna dirasa kyingsoo tak mendengat ketukan pintunya. ataukah pria itu masih idur?
.
.
.
Hyunhee memasuki kamar itu. terlihat jelas gunukan selimut di atas ranjang kyungsoo.
.
.
.
"Dia masih tidur?"tanya hyunhee pada dirinya sendiri.Hyunhee mendekati ranjang tempat kyungsoo tidur. dibukanya selimut yang tengah menutupi wajah tampan kyingsoo sampai sedada.
.
.
.
"astaga!"pekik hyunhee.
.
kyungsoo tak mengenakan kaosnya, dan ia yakin begitupun bawahannya.
.
Hyunhee memegang kening kyungsoo.
.
"astaga!"lagi lagi hyunher memekik.
.
"yatuhan,,, badannya panas sekali,,,"ucap hyunhee khawatir.Lantas hyunhee pergi kedapur menyiapkan kompres untuk kyungsoo. berharap jika demamnya akan segera turun.Dengan rasa khawatir yang berkecambuk di dadanya, hyunhee merawat kyungsoo telaten.
.
.
Hyuhee meletakan telapak tangannya di kening kyungsoo, guna memeriksa keadaan pria itu.
.
.
"Aishhh,,,, panasnya belum menurun juga,,, bagaimana ini,,,"ucap hyunhee khawatir.Ini sudah hampir jam dua siang namun kyungsoo belum juga membuka matanya.
.
.
Hyunhee yang sudah benar benar khawatir lantas segera memanggil dokter.
.
.
#
.
.
"Bagaimana keasaanya dok?"tanya hyunhee
.
.
"sepertinya dia depresi"

"eoh?"

"apa dia kehujanan?"

"ah? sepertinya tidak, tapi,,, semalam sepertinya dia bermain air cukup lama"

"kau harus memerhatikan kesehatannya. Dia sedang depresi, dan emosinya terkadang mudah berubah ubah"

"benarkah?"

"ne, sepertinya tuan do kelelahan"

"iya, kurasa juga begitu, terimakasih banyak dok"

"iya sama sama, aku pamit dulu ne"

"ah baiklah,,, biar ku antar,,,"tawar hyunhee

"boleh,,,"saut dokter pria setengah baya itu.
.
.
.
#
.
.
.
Jam 15.00
.
.
.
Kyungsoo mengerjapkan kelopak matanya perlahan.
.
.
.
Hyunhee yang notabenenya masih menunggu kyungsoo di pinggir ranjang, lantas meresponnya dengan ekspresi senang.
.
.
.
"kyungsoo,,, syukurlah kau audah bangun,,,"ucap hyunhee tulus"
.
.
Hyunhee,,,"ucap kyungsoo parau
.
.
"ne kyungsoo aku ada di sini,,,"ucap hyunhee menggenggam telapak tangan kyungsoo
.
.
"jangan tinggalkan aku,,,"ucap kyungsoo. air matanya tiba tiba menetes.
.
.
"kyungsoo,,,"

"kumohon jangan tinggalkan aku,,, Hiks,,,"tangis kyungsoo pecah seketika.
.
.
Hyunhee yang berada di hadapan kyungsoo juga turut merasakan kesedihan kyungsoo.
.
.
Di usapnya air mata yang kian membasahi wajah tampan kyungsoo
.
.
"jangan menangis,,,"ucap hyunhee
.
.
"hiks,,, hiks,,,"bukannya berhenti, tangisan kyungsoo semakin menjadi jadi
.
.
"mengapa kau menangis? apa yang terjadi padamu kyungsoo? apa kau kesakitan?"tanya hyunhee khawatir
.
.
"aku bermimpi,,,"

"bermimpi?"

"ne, aku bermimpi kau meninggalkanku untuk selama lamanya, dan rasanya begitu sakit,,,"

"kau tenang saja aku ada disini,,,"ucap hyunhee mengelus puncak kepala kyungsoo layaknya seorang ibu pada anaknya.

"hyunhee-ya,,,"panggil kyungsoo lirih
.
.
"ne?"

"mianhae, jeongmal mianhae,,,"

"lupakan kyungsoo,,,"

"tapi aku yakin kau masih membenciku kan?"

"jujur saja aku memang masih membencimu, tapi aku teyap mencoba melupakan semuanya, melupakan semua kesalahan yang kau perbuat padaku,,,"ucap hyunhee tulus.
.
.
.
Air mata kyungsoo turun semakin deras bersamaan dengan ucapan hyunhee tadi.
.
.
"sungguh! aku tak akan menyakiyimu lagi hyunhee-ya, aku akan selalu setia padamu, aku janji, karna aku tak ingin kehilangannmu, aku beanar benar mencintaimu,,,"ucap kyungsoo, lalu bangkit dari posisi tidurnya. direngkuhnya hyunhee ke dalam pelukannya.
.
.
"mianhae, jeongmal mianhae,,,"ucap kyungsoo sambil mengelus lembut kepala hyinhee di dadanya.
.
.
"jangan tinggalkan aku, aku sangat mencintaimu, do hyunhee,,,"ucap kyungsoo.Hyunhee melepaskan pelukan kyungsoo.
.
.
"aku juga mencintaimu kyungsoo-ah,,,"ucap hyunhee
.
.
Ingin rasanya kyungsoo mengecup bibir ranum hyunhee. namun ia merasa jika dirinya tidaklah pantas menyentuh hyunhee lagi Kyungsoo memalingkan wajahnya agar tak menghadap hyunhee.Hyunhee mengerti ada apa dengan kyungsoo.ia yakin pria itu masih .canggung padanya atas kesalahan yang dibuatnya sendiri.
.
.
"Kyungsoo,,,"panggil hyunhee lembut
.
"ne?"Hyunhee lantas mendekatkan wajahnya pada wajah kyungsoo.
.
Terdengar debaran jantung kyungsoo yang tak beraturan. begitupun dengan nafas pria itu.
.
Hyunhee semakin amempersempit jarak wajah keduanya.dilihatnya kyungsoo memejamkan matanya, menunggu perlakuan apa yang akan hyunhee berikan padanya.
.
.
.
Cup
.
.
.
Dugaan kyungsoo tepat. Hyunhee menciumnya, mencium bibirnya dengan amat lembut.awalnya hyunhee hanya mendiamkan bibirnya saja namun lambat laun ia mulai menggerakan bibirnya.
.
.
Kyungsoo masih enggan bertindak lebih. yang ia lakukan hanya diam menerima perlakuan hyunhee.
.
.
sudah hampir 5 menit hyunhee mencium kyungsoo tampa mendapatkan balasan apapun.hyunhee yang kesal lantas melepaskan ciumannya.
.
.
"apa kau sudah tak menyukainya?"tanya hyunhee kesal
.
.
"eoh? tidak,,,"
.
.
"kau sudah tak mencintaiku?"

"aniya,,, aku mencintaimu, sangat malah,,,"

"lantas mengapa kau tak membalas ciumanku? apa kau merasa jijik padaku?"

"aniya!"

"lalu?"

"hanya saja,,,"

"hanya saja apa?"

"aku merasa jika aku tidak pantas denganmu, kau terlalu baik dan aku terlalu jahat,,,"ucap kyungsoo lalu menunduk
.
.
Hyunhee mengangkat wajah kyungsoo agar menghadapnya.
.
.
"kyungsoo-ya,,,"

"n,,ne,,,"

"bagaimanapun kau tetaplah suamiku,,,"

"tapi aku terlalu jahat untukmu dan kau terlalu baik,,,"

"semua manusia memili kekurangan,,,"

"aku tahu, tapi,,,"

"tapi apa?"

"aku merasa tak pantas lagi menyentuhmu,,,"

"tapi kau ini suamiku,,,"

"aku tahu, tapi aku juga sering meniduri wanita lain,,,"

"aku bilang jangan pikirkan itu lagi,,,"

"kau bebas menyentuhku,,,"

"tapi,,,"
.
.
.
Cup
.
.
.
Hyunhee mencium kembali bibir kyungsoo. perlahan lahan kyungsoo juga menerima perlakuan hyunhee.
.
.
"Mmmpphh,,,"hyunhee melingkarkan tangannya di leher kyungsoo.
.
.
"mmmnhhh,,,"hyunhee menekan tengkuk kyungsoo
.
.
Kyungsoo membalas ciuman hyunhee begitu lembut. tangan kyungsoo sama sekali tak menjamah tubuh hyunhee. Tangannya justru malah meremas sprei.
.
.
berbeda lagi dengan hyunhee. wanita itu memeluk leher kyungsoo posesif. terkadang tangannya naik ke atas menjambak rambut kyungsoo lembut.
.
.
"mmmhhhh,,,"
.
.
Kyungsoo melepaskan ciumannya.
.
.
"kau sedang hamil hyunhee-ya,,,"

"tapi kau menginginkannya kan,,,?"

"a,,aku,,,"

.
"aku merindukan sentuhannmu kyung,,,"hyunhee menaiki kyungsoo, duduk di pangkuan kyungsoo dengan posisi mengangkang.
.
.
"a,,aku,,,"

"aku sedang ingin di sentuh olehmu,,,"ucap hyunhee menekan vaginannya pada junior kyungsoo, membuat kejantanan kyungsoo menegang.
.
.
"aahh,,, tapi kau sedang hamil,,,"

"kita bisa bermain lembut, kau bisakan bermain lembut,,,"
.
.
Kyungsoo mengangguk. jantung kyungsoo berdebar tak karuan.
.
.
"mmhh,,, aku merindukan benda ini,,,"ucap hyunhee mengelus junior kyungsoo dari luar.
.
.
.
Bruk
.
.
Hyunhee mendorong kyungsoo agar berbaring di ranjang.
.
.
"tunggu aku sebentar,,,"ucap hyunhee pergi ke kamar mandi.
.
.
beberapa saat kemudian hyunhee datang dengan tak memakai pakaian sehelai benangpun. di tangannya terdapat tali.
.
.
"apa yang akan kau lakukan,,,?"

"kau lihat saja,,,"hyunhee mendekati ranjang.
.
"diamlah,,,"ucap hyunhee sembari mengikatkan tangan dan kakinya di pinggir ranjang dengan tali.
.
"kenapa kau mengikatku,,,?"tanya kyungsoo setelah hyunhee selesai.
.
"tentu saja aku ingin bercinta denganmu,,,"
.
hyunhee yang notabenenya bertelanjang bulat, tentu saja membuat kejantanan kyungsoo semakin menegang.
.
"hhhmmm, sepertinya juniormu semakin besar saja,,,, kau sudah dewasa,,,"ucap hyunhee mengelus tonjolan yang menyembul di balik celana kyungsoo.
.
"aaaahhhhh,,,,,"desah kyungsoo
.
"wahhh,,,, ku sentuh jadi semakin besar,,,"
.
.
hyunhee menurunkan boxer dan juga dalaman kyungsoo.
.
.
"ooohhhh,,,,, terlihat gagah sekali,,,"ucapnya, melihat junior kyungsoo yang berdiri tegak.
.
"mmhh pasti nikmat jika memasuki lubangku,,,"ucap hyunhee di hadapan junior kyungsoo.
.
.
dijilatnya benda panjang yang tengah menegang itu.
.
.
"aaaarrrhhhh,,,,"erang kyungsoo
.
"mmmppphh,,,"hyunhee mengulum junior kyungsoo.
.
"oooouuuwwhh,,, Hyunhee,,,,aaaahhhh,,,,"desah kyungsoo
.
"mmmpphh,,,"hyunhee mengulum kuat batang junior kyungsoo.
.
"aaaaahhhh,,,,"
.
"ooouuwwhhh,,, hyunhee-ya aku ingin keluar,,,"ucap kyungsoo. juniornya membesar dan berkedut kuat.
.
.

Byuuur
.
.
.
Sperma kyungsoo keluar. hyunhee menelan setengahnya.
.
.
.
"kenapa kau menelannya?!"ucap kyungsoo sedikit membentak.
.
.
hyunhee yang tak terima lantas meremas junior kyungsoo kuat.
.
.
"aaaarrhhhh,,,"erang kyungsoo

"jangan di telan lagi, kau sedang hamil,,,"
.
hyunhee menduki perut kyungsoo dan mencondongkan payudaranya pada kyungsoo.
.
.
.

"isaplah,,,"

"eoh?"

"aish,,,"hyunhee memaksa kyungsoo untuk menghisap payudanya, dan kyungsoo hanya menurut.
.
.
"aaaaahhh,,,"desah hyunhee.
.
"aaahhhh,,, kyung,,, pelan,,,"Hyunhee meremas rambut kyungsoo.
.
Hyunhee terus mendesah tak karuan, sentuhan kyungsoo selalu membuatnya lemas san mendesah merasakan nikmat.
.
"lephaskan,,,, kyungh,,,"ucap hyunhee, kyungsoo menurut.
.
.
.

Hyunhee kini memposisikan dirinya mengangkang di hadapan junior kyungsoo.
.
.
disentuhnya junior kyungsoo
.
.
"aaaahhh,,,,"hyunhee mulai mengocok junior kyungsoo
.
.
"aaaaahhhhh,,,,"desah kyungsoo
.
.
"aaaahhhhh,,,"
.
.
.
Hyunhee menambah intensias kecepatan mengocoknya
.
.
.
"aaahhhh,,,"

"hyunhee,,,, ooooouuuuwwhhh,,,,"erang kyungsoo. juniornya berkedut siap mengeluarkan cairannya kembali.
.
.
.
"aaaaahhhhh,,,,,"
.
.
.
Byur
.
.
.
cairan sperma kyungsoo keluar membasahi tangan kyungsoo.
.
.
.
Hyunhee sudah mulai bersiap, di arahkannya ujung junior kyungsoo pada lubang vaginanya.
.
.
.
"aaahhhhh,,,"desah kyungsoo saat ujung juniornya mengenai permukaan vagina hyunhee.
.
.
.
Hyunhee mulai memasukan junior kyungsoo kedalam vaginanya.
.
.
.
"aakhhh,,,"erang hyunhee
.
"aaaahhh,,,"junior kyungsoo termasuk berukuran besar. padahal ia masih SMA.
.
Perlahan tapi pasti hyunhee memasukan junior kyungsoo. rasanya begitu sakit.
.
.
.
Jlep
.
.
.

"akhhh,,,"

"aaaahhhh,,,"desah kyungsoo ujung juniornya sudah masuk.
.
.
.
"sakit,,,"erang hyunhee
.
"tahan,,,"
.
.
.
Hyunhee memasukan junior kyungsoo lebih dalam lagi.
.
.
.
Jlep
.
.
.
"aaarrrghhh,,,,"

"oooouuuwwh,,,,"hyunhee mendiamkan dulu kontak mereka.
.
.
.
diciumnya bibir kyungsoo
.
.

"mmmmppphhh,,,"

"mmmmmppphh,,,,"hyunhee menekan tengkuk kyungsoo.
.
.
"mmmpphhh,,,"hyunhee melepaskan tautan bibir mereka.
.
.
.
Hyunhee mulai memaju mundurkan vaginanya.
.
.
.
"aaaaahhhh,,,"desah keduanya
.
"oooouuwhhh,,,"

"kyungsoo,,,,, ooouuwhh,,,"
.
.
.
.
Hyunhee menambah kecepatan kocokkannya. begitupun kyungsoo. ia juga memaju mundurkan juniornya dari bawah
.
.
.

"aaahhhhhh,,,"

"oooouuuuwwhhh,,,,,"

"lebih cepat,,,, "

"aaaaahhhhh,,,"
.
.
.
Hyunhee semakin brutal memaju mundurkan kontak mereka.
.
.
.
"aaahhhhh,,,"

"eeunghh,,,"vagina hyunhee dan juga junior kyungsoo berkedut.
.
.
"akhu ingin keluar,,,"

"bersama,,,"
.
.
.
Byur
.
.
.
"aaaahhhh,,,,"desah keduanya lega.
.
"saranghae Chagiya,,,"

"nado saranghae,,,"
.
.
.
1 Minggu kemudian
.
.
.
Sudah lebih dari seminggu kyungsoo tak mendapatkan kabar dari hana. apartentnya sudah di jual.
.
.
.
"bagaimana?"tanya hyunhee
.
"aku belum menemukannya,,,"

"huuuft,,, kemana dia,,,"
.

"entahlah, sehun bilang ia terakhir bertemu dengannya seminggu yang lalu,,,"

"hhhmmm,,,"

"kau tenang saja. aku sudah sewa orang untuk mencarinya,,,"

"baguslah,,,"

"hyunhee-ya,,,"

"ne?"

"bagaimana keadaan jagoanku?"

"hhhmm? sepertinya ia mulai nakal,,,"

"eoh?"

"ia selalu menendang nendang,,,"
.
.
.
Kyungsoo berjongkok di depan perut buncit hyunhee, mengelusnya lembut.
.
.
.
"jagoan appa apa kabar?"ucap kyungsoo
.
"apa kau ingin segera keluar? keluarlah apa ingin melihatmu,,,"
.
.
.
Pletak
.
.
.
"aishh mengapa kau memukulku?!"

"jangan mengajaknya keluar! ini belum waktunya!!!:

"begitukah? aku mana tahu,,,"

"dasar pria,,,"

"maafkan appa ya jagoan,,, eomma bilang jangan dulu keluar, ini belum waktunya,,,"ucap kyungsoo, hyunhee tersenyum.
.
.
"kau jangan nakal ya? hanya appa yang boleh nakal pada eommamu,,,"

"iiishh,,,"

"satu lagi,,,"

"kau harus mau pada appamu nanti,,,"

"eoh?"hyunhee bingung
.
.
"kau harus mau berbagi jika sedang menyusu pada eomma, kau kanan appa kiri,,,"
.
.
.
Plak
.
.
.

"YA! MESUM!!!"
.
.
.
END

D.O Mulai YadongTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang