Chapter 13

285 14 1
                                    

Happy reading !!!!

------------------------------------------------------

Ali dan prilly berjalan bersama menuju kantin kampus dengan senyum yang tak pernah lepas dari bibir keduanya, bercerita bagaimana hari-hari mereka tak bertemu selama 3 hari, terlihat prilly yang sedang tertawa mendengarkan lelucon yang dilontarkan ali, ali menggoda prilly yang masih memegang 3 tangkai mawar putih pemberian ali.

Selama berjalan menuju kantin ali dan prilly menjadi pusat perhatian, jelas saja cowo paling populer diuniversitas ini sedang berjalan dengan gadis cantik yang baru saja pindah kesini bahkan banyak yang tidak tau siapa prilly, ada yang memandang sedih karna ali berjalan dengan cewe , ada yang memuji mereka serasi bahkan ada yang menatap sinis tidak suka pada prilly namun ali dan prilly tak menghiraukan mereka, menurut ali dan prilly itu semua tidaklah penting.

Saat sampai dikantin prilly mengedarkan pandangannya mencari sahabat-sahabatnya, saat prilly melihat vio dan itte pun langsung menghampiri mereka yang diikuti ali.

Prilly duduk didepan itte dan vio yang sedang makan dikantin diikuti ali yang duduk disamping prilly, tentu saja degan senyuman yang tak pernah lepas dari wajah cantik prilly

"pril, siapa?"ucap itte menunjuk ali dengan dagunya

"kenalin te, ini ali..ali ini itte sahabat aku"ucap prilly

"ali"ucap ite

"gritte"ucap ite

"oh ini nih yang namanya ali? Yang bikin lo galau ga jelas?"ucap itte menyindir prilly

"itee, apa apaan sih..siapa juga yang galau ga jelas !"ucap prilly

"lah dia lupa vi..pan dia yak yang bilang ka.."ucap itte terpotong karena prilly langsung mendekap mulut itte yang ember, bisa bocor niih -_-

Ali mengerutkan keningnya bingung

"asdfghjklzxcvbnm"ucap itte tak jelas karna mulutnya didekap oleh tangan prilly

"itte, diem..lo mau ntar malam lo tidur dilantai hah?"bisik prilly

Itte menatap prilly datar kemudian mengangguk, jelas saja ia tak ingin tidur dilantai malam ini, mengingat ia masih numpang dirumah prilly

Prilly melepaskan tangannya kemudian mengambil tisyu membersihkan tangannya

"bau"ucap prilly

"wah parah lo pril, mulut gue wangi tau ! ya ga vi.. haaahh"ucap itte membuang nafas ke arah vio

"uhukk uhukk " vio terbatuk batuk

"kenapa vi?..wangi yak?"ucap itte

"wangi dari hongkong..lo abis makan apasih?"ucap vio menutup hidungnya

"hehe..makan sampah !! jelas-jelas gue makan bakso, pake nanya lagi"ucap itte sebal

"hehe.oiya ya..piiss"ucap vio menunjukkan jari telunjuk dan jari tengahnya membentuk angka V

Ali dan prilly terkekeh melihat tingkah itte dan grite

"sehat lo bedua??"tanya prilly

"SEHAT!!!"ucap vio dan itte

Prilly mencibir vio dan itte, prilly berdiri dari duduknya

"kemana pril?"tanya vio

"gue mau pesan makan, kenapa?"tanya prilly

"eh, nitip dong pril..es buah satu ya, hehe"ucap itte

"hm, lo vi?"tanya prilly

"gue bakso lagi deh,, masih laper gue..hehe"ucap vio

Love is YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang