EPISODE 3

313 18 0
                                        

"Fang, Yaya, korang nak minum apa?" tanya Ying.
"Tak payah susah-susah lah, Ying." jawab Yaya.
"Ehm, ini satu-satunya cara untuk memastikan aroma darah siapa ini." gumam Fang.
"Ehm, aku nak teh jer la." sahut Fang.
"Oke, akan aku buatkan kejap." jawab Ying. Ying pun langsung pergi ke dapur untuk membuat teh. Tiba-tiba, aroma darah yang diendus Fang pun menghilang.
"Eh, aroma darahnya menghilang lah masa Ying pergi. Itu artinya, aroma darah tu berasal dari darah Ying." gumam Fang.
"Fang, kenapa kau termenung je ni?" tanya Yaya.
"Takde lah." jawab Fang.
"Aroma darah Ying bukan macam aroma darah manusia biasa. Hanya para kaum vampire suci je yang punya aroma darah macam ni. Itu artinya, Ying..."
"Fang, ini teh nya." sahut Ying tiba-tiba.
"Eh, iya. Terimakasih ye." jawab Fang sambil menerima teh dari Ying.
"Ha, sekarang kita nak buat apa untuk tugas kelompok kita?" tanya Yaya.
"Macam mana kalau perkalian?" usul Fang.
"Jangan tu. Membosankan, macam mana kalau bangun ruang?" Ying.
"Hem, boleh juga tu. Jom buat! Fang, tolong ambilkan kertas warna tu." ujar Yaya.
"Nah." jawab Fang sambil memberikan kertas warna pada Yaya. Mereka bertiga pun mulai mengerjakan tugas kelompok. Malam harinya kat rumah Fang...
"Apa betul Ying adalah vampire suci?" ujar Fang.
"Aku harus memastikannya. Tapi bagaimana caranya?" tanya Fang.
"Apa aku harus pergi ke rumah Ying? Ah, aku tak peduli resikonya! Aku akan tetap pergi ke rumah Ying. Tapi, Ying tidak boleh tau kalau aku datang ke rumahnya. Aku harus masuk diam-diam ke kamarnya dan memastikan kalau ia adalah vampire suci." ujar Fang.
*Bersambung...

Kisah Vampire Dimensi WaktuTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang