Ketika garis lurus itu menghampiri
Sudah kupastikan kalau harapku tak terkabul lagi
Semua rencana, semua keinginan
Harus terkubur dalam angan yang mengudara
Sesalku selalu sembunyi
Dari dirimu wahai pujaan hati
Pendam semua seorang diri
Tak rela yang lain tau apa yang terjadi
Selamat tinggal, Sayangku
Kita tak lagi berada pada jalan yang sama
Karena tanah akan segera menjadi peraduanku
Memendam harap bersama tubuhku
23 Agustus 2016
Aku hanya ingin mengingatmu dalam sepenggal kalimat.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dalam Diam
PoetryHanya sajak sederhana Tentang dua anak manusia yang sedang dilanda asmara
