Wanita itu terus meremas tangannya sendiri, jantungnya sedari tadi tak henti-hentinya berdebar. Sesekali mata wanita itu akan melirik pria tampan yang sedang memegang setir mobil di sampingnya. Paras pria itu yang sangat tampan membuat dirinya bangga memiliki gelar sebagai kekasih dari prianya.
Embusan napas dari si wanita kembali terdengar. Pada kenyataannya wanita itu begitu gugup, akan seperti apa ia nanti.
Tapi saat matanya melirik lagi prianya, jantung wanita itu sedikit tenang, tangan ramping itu kemudian menggengam jas yang dipakai si pria, kemudian ia lepaskan kembali dan beralih menatap jalanan yang terlihat di depan, sedikit rintikan hujan turun membasahi kaca yang di pandangnya.
Merasa ada yang tidak beres dengan wanitanya, si pria pun menoleh melihat wajah cantik kekasihnya yang terlihat sedikit pucat, sedikit tersenyum menenangkan lalu sebelah tangannya bergerak menangkup tangan si wanita.
Dingin?
Kata pertama yang ada di benak pria itu saat kulitnya bersentuhan dengan kulit pucat si wanita, seperti menggengam bongkahan es.
Pria itu tahu wanitanya sedang memikirkan kejadian-kejadian yang mungkin saja akan membuat hubungan mereka retak tak bercelah. Tapi tetap saja, pria itu tidak bisa mundur sedikit pun. Dia sangat mencintai kekasihnya, tetapi dia juga perlu meminta izin untuk kehidupan bahagia mereka kedepannya. Yaitu-
Meminta restu kedua orang tua.
Hal yang paling sederhana untuk orang-orang yang ingin melanjutkan hubungan yang lebih serius. Meminta restu orang tua, lanjut menikah, mempunyai anak, dan berbahagia sebagai keluarga baru.
Sesederhana itu bukan?
Tetapi tidak bagi mereka berdua.
Terlahir dari sudut pandang keluarga yang berbeda, mempunyai kehidupan yang berbeda, latar belakang yang terpaut jauh, derajat yang memungkinkan mereka tidak ditakdirkan untuk bersama. Membuat yang sederhana menjadi sulit, bagaikan matahari dan bulan, ataupun bumi dengan langit, mereka begitu berbeda.
Tetapi bolehkah pria itu berharap.
Seperti matahari dan bulan,
mereka tidak ditakdirkan untuk bersama, tetapi dalam satu keajaiban mereka bisa bersatu walaupun hanya sepersekian detik.
Bumi dan langit, memang itu adalah hal yang paling mustahil, tapi di satu keajaiban mereka bisa bersama meluluh lantakkan dunia dengan tiada jarak hanya demi untuk bisa bersatu, walaupun itu hari terakhir manusia untuk hidup.
Bolehkah dirinya berharap keajaiban yang sama datang kepadanya.
Aldra Khenan Gotardo.
Apakah Aldra begitu senang saat mendapatkan nama berlatar Gotardo? Tentu saja tidak!
Lebih baik Aldra memilih dilahirkan dari rahim keluarga miskin kalau saat dewasa Aldra harus menyakiti wanita yang ia cintai.
Keluarga Gotardo adalah keluarga paling terpandang di seluruh Indonesia bahkan tidak hanya di dalam negri, keluarga itu begitu terkenal di berbagai negara, karena cababang-cabang perusahaan besar yang begitu sukses di sana.
Mempunyai harta melimpah, dan anak dianugerahi wajah yang sangat tampan, membuat keluarga itu begitu lengkap. Dan dari situ lah Aldra mulai menjadi sorotan publik, pria tampan calon pewaris tahta Gotardo satu-satunya. Hingga menjadi incaran kaum hawa dari berbagai dunia.
Banyak wanita terpadang sepertinya yang dengan terang-terangan ingin menjadikannya seorang kekasih ataupun suami. Dan Aldra tidak tertarik sedikit pun dengan itu. Menurutnya, wanita kaya sangat menjijikkan, mereka bahkan tidak mempunyai harga diri saat wanita itu dengan gampangnya mengajak pria yang bahkan bukan suami sah-nya untuk tidur bersama.
KAMU SEDANG MEMBACA
Secret Destiny
RomanceApa jadinya saat seseorang yang begitu sangat kau perjuangkan dan yakin bahwa dia adalah kebahagiaan, dengan sesakit apa pun itu kau rela berjuang untuk mendapatkan, ternyata dia bukanlah kebahagian yang tepat. Dan apa jadinya saat seseorang yang ka...
