Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
ENAM
***
Sasukemengepalkan jari-jarinya gatal ingin memukul pemuda yang terus mengikutinya.
"Hey kawan, masa marah hanya karena itu?!!" Sasuke melemparkan tatapan tajamnya yang di sambut senyuman oleh Naruto. "Akhirnya kau berhenti juga," katanya terengah-engah sepertinya Naruto berlari tadi.
"Kenapa kau mengikutiku? Pergi sana!" bentak Sasuke, laki-laki itu menepuk bahu Sasuke pelan. "How could I leave. Aku ini pria bertanggung jawab." Sasuke mendengus mendengar nada bicara Naruto.
"Bertanggung jawab? Aku ini sudah dewasa tuan Uzumaki."
"Hahahahahaha aku hanya khawatir, biasanya orang marah itu labil." Sasuke tidak tahan untuk tidak memukul kepala pria itu dan berdecak sebal, sedangkan pria blasteran itu hanya terkekeh dengan keras.
.
Sasuke kembali memandang lelaki di sampingnya yang terus menyantap hambuger di tangannya. Sejak bertemu dengannya perasaan Sasuke menjadi kacau dan ia mulai merasa kehilangan jati dirinya. Dulu pria ini juga pernah membuat ia ragu pada dirinya sendiri, ia bahkan kadang lupa kalau dia seorang lelaki.
"Ada apa sampai kau menghela nafas begitu?" pertanyaan Naruto membuat fokus Sasuke kembali pada hambugernya yang sudah ia gigit sedikit, ia kemudian menyedot kopi susu dalam gelasnya dan kembali mengunyah makannya.
Naruto tersenyum kembali ia tidak berharap Sasuke menJawab pertanyaannya, bersama Sasuke ia merasa gembira entah kenapa ia ingin terus tersenyum melihat tingkah lelaki di sampingnya.
ia lelaki bebas dan tak pernah menuntut apapun pada siapapun dan jarang tertarik pada orang lain seperti ia tertarik pada Sasuke, lelaki itu seperti menariknya untuk mendekat, mengikutinya sepertinya Sasuke itu semacam magnet. Naruto tertawa dengan pikirannya.
"Ada apa dengan otakmu?" tanya Sasuke yang di jawab kekehan dari Naruto, Sasuke mengendikkan bahunya tidak peduli, mungkin Naruto sedang mabuk roti hingga tertawa sendiri.