Dini POV
Pagi ini aku berangkat sekolah pagi-pagi, dia udah siap pagi sekali.
" ma aku berangkat dulu ya"
"tumben kok pagi?"
"iya ma aku piket kelas, yaudah ma assalamualaikum wr.wb."salamku
"waalaikumsalam wr.wb. ati-ati din"
Langsung ku kayuh sepedaku dengan santai, setelah 30 menit perjalanan akhirnya sampe juga. Setelah memarkirkan sepedaku, aku langsung lari melewati koridor sekolah, saat aku berlari mataku secara tidak langsung menangkap 2 sosok yang aku kenal yaitu fia dan nofal, mereka sedang berada di taman sekolah dan kelihatannya mereka sedang berantem. Tiba-tiba lean mengagetkanku.
"he din, pagi-pagi udah ngelamun, ada apa sih?" tanyanya
"hmm gak ada apa-apa kok,"jawabku sambil tersenyum
"btw kok kamu tumben berangkat sepagi ini?"
"iya aku ada, eh ya ampun aku lupa aku ada piket kelas, duluan ya le!" jawabku sambil berlari
Sesampainya di kelas, keadaan kelas sudah bersih semua, yaampun aku telat piket.
"lo kemana aja hah, kok baru sampe?" tanya David sang ketua kelas
"sorry-sorry tadi gue ada urusan penting, sorry ya, janji deh nanti pulang sekolah gue yang ngebersihin semua"
"okee" jwabnya singkat
Aku berjalan ke tempat dudukku yang ada di pojok, tapi gak pojok-pojok banget, aku mengeluarkan handphoneku dan memasang headsheat di telingaku
"eh din, ada HOT NEWS" sambar suci
"ihh ganggu aja deh, pelan-pelan bisa kan?"
"iye-iye sorry, eh – eh ada berita panas loh"
"yaudeh apaan ? cepetan crita"
"NOFAL SAMA FIA PUTUS" jawabnya
Aku langsung memasang muka datar
"trus?hubungannya sama aku apa?"
"hiii jutek amat sih, ya mungkin aja lo seneng gitu"
Aku hanya mengoh riakan
Berarti kejadian tadi pagi itu mereka beneran berantem sampe-sampe mereka putus, hmm leganya diriku melihat nofal putus, daripada dia harus kesiksa sama si fia batinku.
Kringg....kring...kring
Terdengar suara bel pelajaran dimulai, aku pun siap-siap ke luar kelas buat ngelaksanain apel pagi.setelah itu aku masuk kelas dan langsung disambut oleh guru yang super duper killer siapa lagi kalo bukan Pak Giant guru matematika yang kalo ngajar itu gak pernah woles. akhirnya setelah 3 jam berakhir juga, mungkin ini hari keberuntugaku deh, karena pembelajaran berikutnya bakalan free clas, karena para guru pada rapat buat kegiatan sekolah mendatang. Dan aku memutuskan buat ke kantin, daripada diem di kelas, tapi-tapi tunggu dulu ,keliatannya nofal menjadi lebih pemurung deh, dia kayak sedih sedih gitu, mungkin karena abis putus dari fia kali.
"eh cik ke kantin yok"tawar ku
"oke-oke ayok"
"eh cik si nofal kenapa? Kok dia mrung gitu keliatannya?"
"gatau mungkin karena dia barusan putus kali"
"hmm mungkin aja ya"
"eh gimana hubunganmu sama si lean?"
"hubungan gimana? Aku sama lean tuh cuman temen, INGET CUMAN TEMEN"
"halaah, aku doain semoga kamu bisa cepet-cepet jadian dah sama lean"
KAMU SEDANG MEMBACA
I HATE YOU but I LOVE YOU
Novela Juvenilaku dan dia selalu bersama dan lama kelamaan kami mulai memiliki perasaan yang berbeda. Pada suatu saat dia menyatakan cinta padaku, tapi aku menolaknya, ada perasaan yang mengganjal di dalam hatiku.
