Bising hujan menyeruak lagi
Detik detik yang terlewatkan masih sama paraunya menusuk hati
Seiring dedauan basah oleh percikan air hujan
Seiring rasa dingin yang menelikung hati
Seiring memory yang menayangkan masa masa, rentetan cerita musim hujan kita
Astaga.
Semua terlihat jelas sekali
Tuhan.
Sore ini
Aku ingin menyapamu dengan segala bentuk kasih sayangku
Meski tidak terucap lisan
Setidaknya kau bisa tersenyum saat membacanya
Mengerti tiap kata yang tertulis adalah kerinduan yang tertahan
Lewat desah napas panjang ini
Lewat mili liter percikan hujan sore ini
Aku masih senang mengatakan bahwa aku merindukanmu
Aku ingin dirimu
Aku menginginkanmu dalam artian positif
Sederhana
Ya.
Terbilang sederhana karna aku ingin kedua mataku menatapmu lebih lama
Aku ingin bibirku tidak buru terkatup mengajakmu bicara
Aku ingin kedua tanganku bisa jahil
Lalu menyeringai bebas melihatmu kesal
Astaga.
Potongan kisah lampau itu sudah berapa jauh tertinggal?
Di saat keinginan ini semakin tumbuh berkembang biak
Justru kenyataan pahit harus ku terima dengan lapang
Tuhan.
Sungguh rindu ini , tak tertahan
KAMU SEDANG MEMBACA
Kumpulan Puisi Remaja
PuisiBerisi kumpulan puisi yang akan mendobrak siapapun yang membaca baik secara nyata maupun halusinasi
