Aku tidak tahu persis kapan aku bertemu denganmu. Namun, kamu memberitahuku jika kali pertama kita bertemu itu di kantin sekolah. Tahun ajaran pertama 'fresh year' bagi siswa kelas X SMA. Aku di kantin bersama sahabatku *Imel, lalu kamu dan temanmu datang. Awalnya hanya menjadi orang yang tak saling mengenal. Lalu-
Eh tunggu.. aku melupakan bagian dimana hanya aku, kamu, sahabatku Imel, dan temanmu -bersama penjual kantin- ada disana. Itu karena saat itu bukan jam istirahat, tapi jam mapel ku kosong. Tapi aku yakin kamu dan temanmu itu sedang bolos. Kamu kan bad boy dan menjadi kategori siswa bermasalah di sekolah.
Aku heran, tahu kenapa?
Karena ternyata kamu tahu namaku! Dan hal itu masih menjadi misteri di hidupku hingga saat ini. Bagaimana mungkin kamu tahu namaku?! Apakah aku siswa popular? No!
Kita saling kenal? Aku rasa tidak.
Lalu bagaimana itu terjadi?
Aku. Aku -saat itu- adalah gadis kaku, cupu, lugu, dan berkaca mata. Dengan sebuah lollipop di tanganku, kamu mulai memainkan peranmu. Waktu membiarkan kita bertemu, berkenalan..
Dengan sebuah lollipop... yang telah kuberikan padamu.
***
Kamu punya kebiasaan aneh, aku ingat saat kelas X kamu teman se-gang mu selalu nongki di depan kelasmu, dan setiap aku melewati jalan itu kamu selalu memanggilku. Yah.. namaku.
Atau mungkin kamu melakukan itu ke semua orang. Ohh begitu.
#CATATAN
Menggunakan nama samaran!
KAMU SEDANG MEMBACA
Dear You
De TodoHanya curahan hati yang terangkai menjadi kata-kata (quotes) Kisahnya rumit! Berbelit! Bahkan aku menulisnya spontan. "Aku tahu aku pengecut! Karena aku tak pandai bersuara, hanya bisa merangkaikannya menjadi satu makna dengan sejuta rasa." Aku Menc...
