Aku yang terdiam termangu
Menunggu
Dalam ragu
Pada satu tujua
Sendiri rasa tiada tepi
Kenang sepi yang menyepi
Tanpa basa tanpa tapi
Yang berbisik seperti jampi
Namun hati terasa sesak
Saat benar-benar sendiri ku rasa
Tanpa kamu tanpa basa
Dan aku benar-benar gundah dan hampa
Kini aku
Hanya terduduk menunduk
Untuk menunggu
Dan menunggu kamu
Kamu yang masih di ujung ufuk
KAMU SEDANG MEMBACA
Puisi Tentang Langit
PoetryTentang Langit, karna dia tidak pernah bosan untuk memberi keindahan dan kebahagiaan. .
