Pagi itu langit mendung
Seolah tak mendukung
Membiarkan hati untuk selalu berkabung
Dalam diam sendiri dan termenung
Mungkin bukan berarti hujan
Namun hati ini menjadi segan
Untuk melangkah ke depan
Menengok ruang sekitaran
Ini bukan tentang rindu atau cinta
Tapu ini tentang rasa dan asa
Asa yang terus ada
Dan tetap bertahan dalam jiwa
Aahh..
Terlalu lama aku berdiam
Kapan aku harus mulai menyelam
Jika aku takut tenggelam
Seperti pualam yang jatuh ke dalam
Lalu aku harus bagaimana
Semua seperti sia sia
Bukan aku yang punya asa
Tapi seperti jiwa yang kehilangan raga
Ah.. Sudahlah
Bagaiamanapun aku punya harapan
Seperti mimpi dalam impian
Di citakan terus namun tertahan
Tertahan dan belum terwujudkan
Aku harus bisa
Untuk menggapai asa
Bagaimanapun hasilnya
Aku harus berjuang mendapatkannya
Meski lelah dan letih
Hampir hilang gairah
Dan seperti kalah
Untuk menjadi penyerah
Itu bukan aku, bukan aku lagi
Dan aku tak mungkin harus seperti itu lagi
Dan berdiam diri
Dengan ketakutanku yang selalu menghantui
Aku harus bangkit
Meskit harus merakit
Dan terus merasa sakit
Pedih dan sulit
Aku tau aku kan berhasil
Untuk menuai hasil
Dari sesuatu yang ku ambil
Dan ku yakin tak ada yang nihil
Untuk selalu menjadi diriku yang sejati
KAMU SEDANG MEMBACA
Puisi Tentang Langit
PoetryTentang Langit, karna dia tidak pernah bosan untuk memberi keindahan dan kebahagiaan. .
