Chap 12

1.1K 105 23
                                        

Ho Seok Pov

Pagi hari ini aku belum mendapatkan satupun pesan dari Shin hye apa sebegitu dekatnya ia dengan namja itu biasanya sebelum tidur dan sebelum bangun tidur namanya selalu ada di layar hp ku tapi sekarang

"haa, menyebalkan" aku menghela nafas dan mengacak acak rambutku yang memang berantakan karna baru bangun tidur

lebih baik aku menelponnya dari pada penasaran setengah mati, aku segera menekan tombol panggil di layar hp

tapi bukannya menelpon Shin hye malah keluar nama panggilan yang tidak dikenal aku pun menyambut telpon itu siapa tahu penting dan untuk berjaga jaga saja

"yongseo"

"Ho seok yaa, maaf menelpon mu pagi pagi begini tapi ini penting"

"siapa ini?"

"ini Dong woon, oppa Shin hye"

"ah, hyung ada masalah apa?"

"aku ingin bertanya padamu dimana Shin hye"

"apa maksud mu hyung aku tidak mengerti"

"begini Shin hye belum pulang sama sekali kerumah dari kemarin dan hpnya tidak bisa dihubungi"

"haa bagaimana bisa?"

"aku menelponmu karna kau yang menjemputnya bukan lalu saat pulang ia pergi lagi"

"iya memang benar aku menjemputnya tapi setelah itu ada namja lain yang pergi dengannya"

"siapa?"

"entahlah tapi aku akan bertanya pada namja itu"

"baiklah, tolong kabari aku jika kai sudah tahu"

Dong woon hyung segera mematikan sambungannya dan sekarang aku tahu kenapa Shin hye tidak mengirimi ku pesan sedikitpun ternyata karna namja itu

ini tidak bisa dibiarkan bukannya ini sudah keterlaluan tidak memulangkan anak orang dengan selamat

"haa, andai saja aku tahu nomor hp dan dimana ia tinggal, benar no hp aku sudah punya aku mengambilnya saat Shin hye meninggalkan hpnya" aku bicara pada diriku sendiri

lebih baik aku menelpon Namjoon karna ia adalah seorang hacker pemula

aku menelponnya dengan cepat tapi tidak diangkat sama sekali, berkali kali aku menelpon tidak diangkat juga

dasar anak itu kenapa sangat malas untuk bangun pagi, dan usaha terakhirku untuk menelponnya

tut tutt tutt
"hiaa kenapa kau tidak mengankat telponku"

"hiaa, seharusnya aku yang lebih pantas berteriak daripadamu, ini masih sangat pagi kenapa kau mengganggu tidur pagiku yang nyenyak!!"

"hehehe, mian karna ini masalah yang sangat penting dan aku perlu bantuanmu"

"apa jika bagi ku tidak penting aku akan datang ketempatmu dan menghajarmu"

"iya iya, bisa kau melacak orang yang punya no hp 0856xxxxx0 dan ini sangat penting bagiku kumohon"

"ini pekerjaan mudah tenang saja nanti aku akan mengirimnya lewat pesan lalu setelah itu jangan mengganggu ku oke"

"baiklah aku mengerti"

iya mematikan sambungan telponnya dengan cepat

dan aku masih saja menganggukan kepala ku entah ia menyadarinya atau tidak

Can You Hear My Heart (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang