Chap 14

1.1K 109 4
                                        

Author Pov

Di salah satu ruangan rumah sakit terbaring seorang yeoja ia berwajah pucat dan masih saja belum membuka matanya dari beberapa hari yang lalu setelah ia melewati masa kritisnya

"bukalah matamu nak" pinta seorang ahjumma yang sedang mengelus rambut Shinhye ia adalah Park Hyesu
eomma Shinhye

"yeobo, sudahlah jangan dipaksakan siapa tahu ia sangat lelah dan butuh tidur" jawab Eric sambil mengelus lembut punggung Hyesu

tapi Hyesu hanya menghela nafasnya dan memperhatikan wajah anaknya yang tidak sadarkan diri

"eomonni abonim annyeonghaseo" panggil seorang namja yang sedang berdiri di depan pintu ruangan

"ah, hoseok-ah masuklah, bagaimana kabarmu?" tanya Hyesu yang melihat Hoseok

Hoseok masuk dan segera meletakan bunga yang ia bawa dan beberapa kudapan untuk dimakan

"bagaimana keadaan Shinhye eommoni?" tanya Hoseok yang sekarang berdiri disamping Shinye

Raut wajah Hyesu kembali murung
"masih seperti kemarin tidak ada perubahan" jawab Hyesu

Hoseok hanya mengangguk tanda mengerti dengan sedikit garis tersenyum di bibirnya

"apa Yonghwa ada datang untuk mengunjungi Shinye?" tanya Hoseok curiga karna selama ia pergi bolak balik dari rumah sakit ke rumahnya belum pernah sekalipun ia melihat tampang Yonghwa lagi

"Yonghwa kami tidak melihatnya lagi setelah Shinhye selesai operasi" ucap Eric dengan tatapan wibawanya

"ah, baiklah aku mengerti" Hoseok kembali diam lalu menatap Shinhye lagi

jika ada yang bingung Dongwoon dimana ia sedang menjalankan tugasnya menggantikan appaya di perusahaan, walupun Dongwoon sangat ingin berada disamping adik satu satunya

'bagus sekali, setelah membuat Shinhye seperti ini ia berniat lari tidak akan kubiarkan' gumam Hoseok dalam hati sambil mengepal tangannya

........

"Hyung kenapa bisa ada orang yang sangat mirip dengan Eunhye noona" tanya Minhyuk penuh selidik pada kertas yang sedang ia pegang

isi jertas itu adalah biodata orang orang yang menangkap Shinhye

"bisa kau diam lima menit saja" pinta Yonghwa yang mendengar suara Minhyuk lebih dari suara orang yang sedang berpidato

"bagimana aku bisa diam jika keadaan Hyung dan Shinhye bisa parah seperti ini!" Minhyuk menaikan suaranya yang hasilnya membuat Yonghwa melempar pulpen yang ia pegang dari tadi pulpen itu mendarat sempurna tepat di dahi Minhyuk

"sudah kubilang diam!" perintah Yonghwa yang disertai bentakkan hebat darinya anggap saja itu bonus

Minhyuk yang tadi banyak bicara jadi diam sesaat

"kau pulanglah aku ingin ke kantor polisi sekarang" tanpa bicara lagi Yonghwa keluar dari kantornya dan menemui Nona Lee untuk menemaninya

Minhyuk yang melihat itu hanya diam di tempat duduknya memperhatikan wajah Yonghwa yang datar seperti dulu

"Hyung aku ingin ikut" dengan cepat Minhyuk mengubah pikirannya untuk ikut dengan Yonghwa siapa tahu ada polisi cantik pikirnya lagi

"tidak usah!" bentak Yonghwa yang baru saja sampai didepan meja Nona Lee

"Hyung ayolah, biarkan Nona Lee berkerja, dan biar aku yang menemanimu" pinta Minhyuk dengan mengeluarkan puppy eyes nya

"haa, awas jika kau berulah" akhirnya Yonghwa mennyetujui Minhyuk karna Yonghwa pikir Nona Lee harus mengerjakan sesuatu

Can You Hear My Heart (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang