Chap 15

1.3K 113 10
                                        

Author Pov

Setelah berhari hari tidak sadarkan diri akhirnya Shinhye membuka matanya walupun terasa pening yang sangat amat menyakitkan tapi ia tetap berusaha membuka kedua matanya yang untuk beberapa wakti ini terus terlelap

"Yonghwa shi" gumam Shinhye pelan sangat pelan tapi suara Shinye yang pelan itu masih dapat terdengar oleh telinga Hoseok

namja yang selama ini selalu berada didekatnya saat ia tidak sadarkan diri
"Shinhye yaa, kau sudah sadar syukurlah" kata Hoseok yang sedang tersenyum bahagia melihat Shinye yang berhasil membuka matanya

"ba...gai...mana keada...nya?" tanya Shinhye tertatih tatih

"apa maksudmu, diasaat kau sakit seperti ini kenapa masih saja mencemaskan namja tidah tahu diri itu!" Hoseok sedikit meninggikan suaranya karna sadar yang Shinhye butuhkan saat ini adalah namja yang bernama Jung Yonghwa bukan dirinya yang selalu menunggu Shinhye disini

Shinhye menggelengkan kepalanya lemah seakan ingin berkata banyak hal tapi hal itu ia urung karna hanya berbicara sedikit seperti ini saja membuatnya lelah

"aku akan Bicara denganmu lagi, tapi nanti saat kau sudah baikkan" Hoseok yang menyadari jika saat ini Shinhye benar benar lemah menahan semua amarahnya lalu ia mengusap rambut Shinhye dengan pelan ditambah sebuah kecupan hangat yang mendarat tepat di dahi Shinhye

Shinhye yang dulu mungkin akan tergila gila jika baru saja mendapatkan ciuman dari namja yang bernama Jung Hoseok

tapi sekarang ia malah merasa risih dengan Hoseok
"aku pergi dulu" pamit Hoseok pada Shinhye

Shinhye hanya diam karna saat ini ia sangat khawatir bagaimana dengan keadaan Yonghwa apa ia baik baik saja setelah menghadapi kennyataan yang begitu pahit

selama berjam jam hanya namja itu seorang yang memenuhi pikiran Shinhye, Shinhye juga sesekali berusaha bangkit tapi apa daya rasa sakit yang ada dikepalanya sungguh tidak bisa bernegoisasi dengannya

alhasil Shinhye hanya menarik nafas dan membuangnya dengan kasar

'aku merindukanmu' hanya itu yang ada dipikiran Shinhye saat ini.

.........

"nona Lee bawakan aku berkas yang lainnya!" perintah Yonghwa ini membuat nona Lee berharap jika boss nya ini akan berhenti bekerja walau hanya satu jam saja

"Sir, sebaiknya anda untuk saat ini berhenti dulu bekerja, bahkan dari kemarin anda sama sekali belum pergi dari ruangan ini" nasehat nona Lee

"tidak bisa jika tidak mengalihkan pikiranku ke pekerjaan maka aku akan teringat dengannya" jawab Yonghwa lirih

"saya tahu anda mendapat masalah yang besar untuk beberapa saat ini tapi tolong jaga kesehatan anda sendiri" kata nona Lee

"lebih baik aku sakit jika itu akan membatu membuatku untuk tidak mengingat perasaan ini" Yonghwa akhirnya menutup laptopnya dan meninggalkan nona Lee yang masih berdiri didepan meja kerja Yonghwa

tap tap tap

bunyi langkah kaki Yonghwa dikoridor ia berjalan dengan mengerutkan keningnya hingga sampai didepan lift

ting

pintu lift terbuka dan menampilkan sosok Minhyuk yang ingin keluar dari lift

"hyung" panggil Minyuk yang sedikit kaget

tanpa menjawab Yonghwa hanya berjalan memasuki lift tanpa melihat Minhyuk atau mungkin Yonghwa tidak sadar jika ada keberadaan adiknya saat ini disampingnya!

Can You Hear My Heart (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang