Mendengar suara orang yang di tunggunya. Dafa berhenti memantulkan bola basket lalu kemudian ia berbalik.
"Kenapa lo lama banget ha!"
Keyra kaget mendengar bentakan yang keluar dari mulut dafa. Mengepalkan tangan marah. Itulah yang bisa keyra lakukan sekarang.
"Baru kali ini gue di bentak. Kalau bukan gue lagi nyamar, udah gue bentak balik lo" gumamnya pelan sambil menundukkan kepala
"Bilang apa lo barusan"
Yang bisa keyra lakukan sekarang hanya diam kalau tidak, emosinya akan meledak dan itu akan membongkar identitasnya.
Terdengar suara bel berbunyi. Membuat keyra senang karena bisa bebas dari dafa.
"Bel udah bunyi. Aku pergi ke kelas duluan ya kak" keyra membalikkan badannya tak menunggu jawaban dari dafa.
Baru satu langkah. Dafa menarik tangan keyra. Ia menatap dafa tepat di matanya.
Deg
'Apa ini. Kenapa jantung gue'
Keyra dan dafa pun tersadar. Mereka mencoba menetralkan raut wajah mereka.
"Tunggu bentar" lalu dafa mengeluarkan iphone di saku celananya.
"Id line lo?" Tanya dafa
"Gak punya" jawab keyra
"Kalo pin bb?" Tanyanya lagi
"Gak punya juga"
Dafa yang mendengar itu menghembuskan nafas kasar. "Apa karena nerd ni anak gak punya akun sosmed" pikirnya
"Jadi lo punya akun apa sih"
"WA" jawab keyra singkat
"Sebutin nomor lo"
Keyra pun menyebutkan nomornya lalu dafa mengetik nomor itu di iphone nya kemudian menyimpannya dengan nama 'cewek cupu'.
Lalu dafa pergi meninggalkan keyra sendiri di gedung itu.
"Lah gue di tinggal sendiri" keyra pun ingat jika bel telah berbunyi. Dengan langkah cepat ia pergi ke luar gedung itu menuju kelasnya.
***
Suara musik yang di putar dengan kencang di kamar yang bernuansa ungu bercampur biru.
Kamar itu merupakan kamar keyra dengan pemilik kamar itu juga tengah menari mengikuti irama itu di depan kaca besar yang ada di kamarnya.Suara lainnya yang berasal dari iphone nya terkalahkan dengan suara musik itu. Tak lama kemudian iphone itu kembali berbunyi. Hingga beberapa kali tapi tak terdengar oleh keyra.
Suara gedoran pintu disusul teriakan yang mampu mengalahkan musik itu.
"Keyra buka pintunya!!" Teriak seseorang di balik pintu yang di yakini keyra suara mama nya.
Keyra menghentikan kegiatan dance nya kemudian mematikan musik itu.
Ia menuju pintu lalu membuka nya. Terlihat mama keyra seperti menahan marah.
"Kamu kebiasaan banget sih gea kalau mau putar musik itu jangan kenceng-kenceng lagian ini juga dua malam. Suara mama sampe mau serak teriak-teriak panggil kamu" ujar mamanya
Mendengar omelan mamanya. Keyra hanya bisa mendengarkan saja. "Ada apa sih mah panggil aku" tanya keyra langsung malas mendengar omelan lebih lanjut mama nya
"Kamu ke supermarket beli selai, susu, dan snack punya kamu sama geo juga udah habis" ucap mamanya
"Ya udah. Mana uangnya" pinta keyra

KAMU SEDANG MEMBACA
2 Fake Nerd Girl
Teen FictionNiat gue merubah gaya gue jadi nerd cuma mau bantu kakak gue aja walaupun gue tahu resiko nya yaitu di bully