"Masa beredar kabar kalo lo sama Bara tuh jadian gara-gara kemarin Bara nganterin lo pulang, Dan yang lainnya pada kaya gasuka gitu dengernya." Ucap Tasya sambil mengatur nafasnya.
"Terus? Urusan sama gua apa sih?"
"Lo tuh ya Fa ini tuh masalah besar banget juga malah santai kaya gitu sih."
"Udah ah berisik, Gua kan emang masa bodo orangnya. Cuekkin aja kali kaya gitu mah."
Setelah beberapa saat Bu Tanti selaku guru Sejarah pun memasuki kelas dan pelajaran pun dimulai.
Setelah berbunyinya bel istirahat pertama Assyifa pun melanjutkan perjalanannya ke loker untuk menaruh buku-bukunya. Tetapi saat dia telah selesai menaruh buku-bukunya tersebut dia merasakan ada nafas seseorang yang berdiri di belakangnya.
"Astagfirullah lo tuh apaan-apaan sih ngagetin aja sih Bar." Ucap Assyifa yang kemudian berbalik arah ke arah Bara.
"Biarin wleeee." Yang kemudian Bara pun menjulurkan lidahnya untuk meledek Assyifa.
"Kantin yu." Ucap Bara sambil memegang tangan Assyifa dan menuntunnya ke arah kantin sekolah.
Sesaat sudah sampai di kantin Assyifa merasa kantin lebih ramai daripada biasanya.
Bara pun akhirnya melepaskan tangan Assyifa dan menyuruhnya untuk duduk di tempat yang sudah dia pilih, lalu memesankan makanan dan minuman yang akan dia beli nantinya untuk mereka berdua.
Setelah menunggu akhirnya Bara datang dan membawakan makanan dan minuman untuk dia dan Assyifa.
"Nih dimakan dulu Syif." Ucap Bara sambil menyerahkan makanan dan minuman ke arah Assyifa yang langsung diterima oleh Assyifa.
"Makasih ya Bar." Ucap Assyifa sambil tersenyum ke arah Bara.
"Pulang nanti sama gua ya Syif."
"Eh, Boleh-boleh hehe."
KAMU SEDANG MEMBACA
RASA
أدب المراهقينKakak kelas cantik yang suka dengan adik kelas tampan? Namun mengapa begitu banyak masalah yang menghalangi mereka? Termasuk penyakit yang sudah diderita oleh seorang Bara dari kecil.
