part 2: new invention

17 4 0
                                    

6 tahun berlalu sejak kematian ibuku. Monster yang menghancurkan kota dan membunuh ibuku pun musnah. Tapi kekacauan dikota ini belum selesai.. Kali ini kota ini diserang virus yang mematikan. Hampir setengah penduduk kota meninggal dunia karena virus mematikan itu.

***

Saat ini aku sedang berjalan keluar kerajaan... Aku ingin tahu bagaimana suasana disana...
Saat aku sampai ditengah perjalanan aku melihat seorang wanita sedang diganggu seorang pria berbadan besar dan terlihat sangar..

" mau apa kau?? Aku sudah membayar semua hutang ayah dan ibuku!! Kau mau apa lagi?? " suara wanita itu terdengar menantang pria sangar itu.

"kau memang sudah membayar hutang ayah dan ibu mu.. Tapi kau belum melunasi bunganya!! " jawab pria itu meremehkan.

Dan yang membuatku kaget saat wanita itu meludahi wajah pria sangar itu.. Betapa beraninya dia.. Saat tangan besar pria itu akan menampar wajah nya, aku berfikir apa yang harus kulakukan..

Aku pun melempar botol plastik yang ada di bawah kaki ku. Ku lempar botol itu dan tepat mengenai kepalanya.. Betapa kagetnya aku saat melihat pria itu pingsan dengan bagian kepala yang berlumur darah.

" bagaimana mana kau bisa melakukan itu?? " tanya wanita itu terlihat sangat terkejut.

"entahlah, saat aku melempar botol plastik itu aku hanya memikirkan sesuatu yang keras seperti besi ."

"kau memiliki kekuatan sama sepertiku, siapa namamu?? " tanya wanita itu penasaran.

"apa maksud mu?? Bagaimana bisa aku memiliki kekuatan?? Aku hanya manusia biasa.. Dan kau bilang kau memiliki kekuatan? Kenapa tak kau gunakan untuk melawan pria itu? Ohh iya namaku Albern Barder. "

Wanita itu sangat terkejut saat ku sebut namaku. " kau keluarga kerajaan ?? Pantas saja kau punya kekuatan.. Kau sama sepertiku.. Namaku Aldercy Aira, kau bisa memanggilku dercy"

" bagaimana bisa aku sepertimu?? " tanya ku penasaran.

" kau memiliki kekuatan bisa mengubah apapun menjadi sekuat besi seperti yang kau fikirkan... Dan aku bisa membuat benda apapun melayang. Kita sama" memiliki kekuatan sama seperti orang tua ku dan ibumu" jelasnya panjang lebar yang membuatku membelalakkan mataku.

"kau mengenal ibuku?? "

" ya, orang tua ku meninggal dihari yang sama dengan ibumu. Orang tuaku dan ibumu sama" melawan monster itu dengan kekuatannya "
dia terlihat sangat sedih.

"mungkin maksud ibuku dulu bahwa aku memiliki sesuatu yang langka adalah kekuatan yang ada dalam diriku yang baru ku ketahui. " lanjutku menambahkan.

" apakah kita bisa berteman dan menciptakan dunia yang baru dan lebih menyenangkan mulai saat ini, Albern?"

"tentu, dercy.. Senang berteman dengan mu.. Dan mungkin aku akan berusaha menciptakan dunia yang hancur ini menjadi lebih baik" jawab ku dengan senyuman manis ku.

Sejak saat itulah kami berteman...

***

Keadaan kota semakin mengkhawatirkan. Warga kota yang meninggal semakin bertambah.

' apa yang harus kulakukan? ' batinku bertanya-tanya saat melihat mayat warga kota yang berhamburan di jalanan.

" apa yang kau fikirkan, Albern? " tiba-tiba dercy membuyarkan fikiranku.

" hai dercy,  kau mengagetkanku.  Aku hanya sedang memikirkan apa yang harus kulakukan saat ini?? "

" jika aku jadi kau, aku akan membawa seluruh warga kota yang masih hidup pergi dari kota yang mengerikan ini. "

Albern BarderTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang