pertemuan kembali.

36 2 1
                                    

Lexi pove.

Cahaya matahari memasuki jendela kamarku.aku terbangun dari tidur nyeyakku.aku melotot melihat jam yang sudah menunjukkan pukul 08:15 .itu artinya 15 menit kelas akan segera dimulai.,dan shit hari ini kelas pak botak aku tau dia sangat sangat cerewet bahkan hampir menandingi mamaku.tetapi mamaku lebih cerewet sih

Sudahlah lebih baik aku segera mandi dan bersiap siap menuju kampus.

*****

Lexi munuruni tangga dengan langkah sedikit tergesa gesa,hingga hampir menendang kucing kesayangan mamanya.

"LEXI!!!...APA YANG KAU LAKUKAN PADA DORA?!! cup..cupp sini dora kita kita sarapan" ucap mama padaku dengan suara cemprengnya sambil menimang kucing kesayangannya yang diberi nama DORA itu.ck sangat menggelikan.

"Apa apaan sih ma ,cuman kesenggol dikit juga"

"Tapikan kena lexi.kalo dora kenapa napa gimana? Ini kucing mahal tau"

Aku bisa stres memikirkan mamaku  jika sudah mengangkut kucing kesayangan itu.

Aku melihat jam tanganku dan sialnya sisa 10 memit lagi aku bisa terlambat.

Aku langsung pamit ke mama dan pergi menuju kampus menggunakan motor kesayanganku.

******

Lexi memasuki kampus dengan gaya sok coolnya ,membuat para mahasiswi menjerit kegirangan saat melihat kedatangannya.sebenarnya lexi bukan tak peduli dengan mereka namun ia hanya ingin tebar pesona didepan wanita wanita yang mencoba mendekatinya.

ia berjalan dengan santainya kearah kantin kampusnya.ia sengaja saja tidak masuk karena sudah terlambat 30 menit akibat jalan macet.

Saat dikantin ia melihat seorang wanita yang sepertinya sedang tertidur.

'Kira kira itu siapa yak?, seperti pernah lihat'

Lexi duduk didepan meja wanita itu,tampaknya wanita tersebut masih belum menyadari kehadiran lexi.

Lexi terus memperhatikan wanita tersebut.

Keana yang merasa ada seseorang memperhatikannya perlahan lahan mendongakan kepalanya

Lexi terkejut saat dia tertangkap basah memperhatikan keana.

"Kau!"

"Kau!"

"Apa yang sedang kau lakukan disini?" Tanya keana.

"Dan kau,apa yang kau lakukan disini?"

Keana mendengus kesal mendengar lexi yang bertanya balik kepadanya.keana terdiam,tidak berniat menjawab pertanyaan pertanyaan yang lexi tanyakan kepadanya.

"Hei kau mengapa malah melamun?"

"Memangnya kenapa kalau aku melamun,apakah ada urusannya dengan mu?"

"Aku hanya tidak ingin kau kemasukan setan jika kau melamun seperti tadi,itu sangat merepotkan karena disini hanya ada aku dan kau ." Ucap lexi panjang x lebar x tinggi.#wkkwkw.

Keana hanya memandang lexi dengan wajah datar,tanpa berniat untuk menjawab ucapannya.

Sementara lexi sendiri bingung pada dirinha sendiri, mengapa  ia banyak bicara seperti tadi.gak seperti biasanya bukan?.

"Meng....." ucapan lexi terpotong saat dosen menghampiri mereka.

"Mengapa kalian berdua tidak masuk kelas?  Kalian tahu ini masih ada jam kelas?"

"Aduuh..bapak saya tadi sangat sangat lapar pak,saat PACAR saya lewat,ya udah deh saya tarik,terus saya ajak dia makan,kasian pak dia belum makan 2 hari"

Keana melotot mendengar ucapan kata 'pacar' .apakah laki laki ini sudah sinting?

"Kamu ini lexi selalu banyak sekali alasan.sekarang kalian berdua saya hukum cat tembok yang ada dibelakang dekat gudang.tidak ada penolakan."

Dosen tersebut lalu meninggalkan lexi dan keana.

"Ini semua karna kau!" Ucap keana tanpa memandang wajah laki laki yang dianggapnya gila ini.

"Kenapa hanya aku yang disalahkan,kita berdua sama sama bolos ,dan kau menyalahkan ku .sangat tidak sopan"

Keana langsung berlalu dari hadapan lexi dan menuju kebelakang kampus mereka.lexi dengan tegesa gesa mengikutinya dari belakang.

"Hei..ke..kenapa kau..mening..galkan ku" ucap lexi dengan nafas yang sudah tidar beraturan

Tanpa banyak bicara keana mengambil cat yang sudah tersedia di tempat tersebut.

"Memang sengaja sekali  pak botak menyuruh kami mengecat dinding kampus ,karna tak ingin menggaji orang,ck.dasar dosen pemalas"  umpat keana dalam hati.

Dengan kesa lexi ikut mengecat tembok kampus mereka.ia sangat bahkan sangat sangat malu,pria setampan dirinya harus mengecat tembok,dan lihatlah sekarang ia juga di acuhkan oleh seorang wanita. Bahkan sejak tadi ia tak mengenalinya ah lebih baik mencoba berkenalan saja.

"Emm..nama mu siapa?"

Keana melirik lexi sambil mengangkat sebelah alisnya.

"Keana"

What the hell!! Dia menjawabku dengan sangat singkat ,tapi tak apalah namanga juga usahakan.baiklah aku akan memperkenalkan diriku  saja,kalau ingin menunggunya menanyakan namaku ,aku rasa sampai lebaran monyet pun takkan terjadi.bagaimana tidak,berbicara saja irit sekali.

"Hai..aku abraham alexi reynand,kau panggil saja aku abang kece abang tampan abang ganteng.eh?itu lagunya young lex yah.kalau gitu kau bisa memanggilku lexi"

"Oh"keana hanya ber oh ria.

Uhh..cuek amat ni cewek,aku jadi curiga jangan jangan dia bukan manusia,soalnya kemarin dia yang mencoba bunuh diri.jangan jangan dia bunuh diri ditempat lain.dan yang ada disamlingku sekarang adalah rohnya yang gentayangan karna mati muda.

Tiba tiba lexi menatap horor kearah keana.tapi mengapa ada hantu yang sangat cantik.tapi tak apa aku harus memastikannya.

Lexi dengan sengaja menjatuhkan kuasnya kelantai.dan dengan perlahan,ia mulai menundukkan kepalanya untuk memastikan apakah kaki keana menginjak lantai atau tidak.

Eh?

Uh..lexi bernafas lega saat melihat kaki keana masih meginjak lantai.

Sedangkan keana menatap heran kearah lexi yang bertingkah seperti orang aneh.
 
"Kau kenapa?"

"Eh..keana..ini kuas ku jatuh ,jadi aku ambil deh.hehehe"

'Dasar pria aneh,bisa bisanya ia mengatakan bahwa hanya mengambil kuas,sudah jelas sekali ia mempedhatikan kakiku'

Saat mereka telah menyelesaiakan hukuman mereka.lexi langsung menuju parkiran ,sementara keana sudah pergi 5 menit yang lalu.

Hayy..para readers kebanggaan lexi.wkwk
Jangan lupa vote dan koment yak.
Jangan jadi pembaca gelap.dosa tuh.

Oya jangan lupa follow instagram gua guys,nanti kalian bakal gua kasi info info mengenai cerita gua yak.

Follow nih @nat_sha04

Really love you!!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang