Tak selamanya daun bertahan pada sang dahan
Ada saatnya ia gugur lalu melangit bersama angin
Meninggalkan jejak sejuk yang berakhir merdu
Tak selamanya putih mengisi awan
Ada kalanya hitam dan kelabu bertakhta diatas sana
Menurunkan atom reminisensi bersama para rintik cantik
Tak selamanya aku bersamamu disini
Karena, akan datang masanya
Dimana aku, tuli akan kata maafmu
Dimana aku, bisu akan terimakasih atas luka darimu
Dimana aku, tak lagi buta akan rasa palsumu
Ada perkara yang perlu kamu tau
Jika saja matahari bisa menghilang dari sang pagi
Dan jika pelangi bisa bersembunyi dari derasnya hujan
Maka perasaanku pun bisa angkat kaki dari anomali hati milikmu

KAMU SEDANG MEMBACA
liku.
PoetryIni tentang aku, dan segala apa-apa yang berselimut liku :) [April, 2017] #5 - sajak (120518) #3 - sastra (140518)