Chapter 8

155 12 0
                                        

****

Taehyung dan yang lainnya sedang berkumpul menonton Tv sembari menunggu Jungkook datang.

"Jam berapa sekarang?" tanya Namjoon.

"Jam tujuh." Ucap Hoseok.

"Apa Jungkook belum kembali?" tanya Jin sembari berjalan menuju yang lain dengan membawa camilan.

"Belum hyung." Ucap Namjoon.

"Hyung tolong hubungi Jungkook sekarang." Ucap Taehyung dengan wajah yang cemas.

"Kenapa Tae?" tanya Yoongi.

"Cepat hyung hubungi dia, firasatku tidak enak." Ucap Taehyung, Jin langsung menghubungi Jungkook.

'maaf nomor yang anda tuju...' Jin langsung mematikan ponselnya.

Berkali kali Jin terus berusaha menghubungi Jungkook tapi jawabannya mesti sama.

Jin langsung menggelengkan kepalanya, lalu semua menjadi sangat panic. Taehyung dan Jimin langsung berdiri.

"Cari dia." Ucap Taehyung sembari berlari keluar.

****

Yein menangis sembari terus berteriak, ia benar benar tidak tahu harus berbuat apa.

"tolong panggilkan ambulan, palli.." ucap Yein, ia terus mengguncangkan tubuh Jungkook.

"Kookie bangun, jebal irreona." Ucap Yein.

Tidak lama ambulan pun datang, Yein langsung ikut masuk dan ia terus saja menggenggam tangan Jungkook. Seakan akan ia tidak ingin kehilangan Jungkook.

"Yein-ah.." ucap Jungkook lemah, Yein semakin mengeratkan tangannya dan jangan lupakan air mata Yein yang terus mengalir dengan deras.

"Mianhae, jeomal mianhae." Ucap Jungkook, Yein hanya bisa menangis.

"Maaf jika aku membuatmu menangis lagi." Yein hanya menggelengkan kepalanya.

"Aku tidak menangi karna mu jadi bertahanlah kamu pasti kuat." Ucap Yein, Jungkook hanya tersenyum lalu perlahan lahan mata Jungkook tertutup.

****

Jin dan yang lainnya langsung berlari masuk ke dalam rumah sakit, Taehyung berlari paling depan dan kencang. Ia benar benar takut terjadi sesuatu yang serius.

"Yein-ssi.." Taehyung berteriak memanggil Yein.

"Oppa mianhae." Ucap Yein sembari menangis, Jin langsung memeluk Yein.

"Bagaimana keadaannya?" tanya Jimin.

"Oppa mianhae, ini salahku" ucap Yein, Jin melepaskan pelukannya lalu menepuk pelan bahu Yein.

"Ini memang sudah menjadi takdir Jungkook." Ucap Jin.

Tiba tiba dokter keluar dari ruang operasi, semua langsung menghampiri dokter dengan wajah yang sangat cemas.

"Bagaimana keadaan adik kita dok?" tanya Jin.

"Dia koma saat ini, karena terjadi pendarahan di bagian otaknya jadi sangat sulit untuk membuatnya tersadar dari komanya." Jelas dokter lalu pergi meninggalkan Jin dan yang lainnya.

Yein dan Taehyung langsung terduduk lemas. Keduanya merasa bahwa ini salah mereka.

"Harusnya aku tak membiarkannya pergi untuk menemui Yein." Gumam Taehyung tapi semua masih bisa mendengar dengan samar samar.

"Ini memang salahku, maaf kan aku oppa deul." Ucap Yein sembari kembali menangis.

"Taehyung, Yein berhenti menyalahkan diri kalian." Ucap Namjoon.

Paper HeartTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang