*Still Harry's pov*
Tak lama kemudian Yunna pun bangkit dan meninggalkan ku
Karna merasa lelah,aku pun memutuskan untuk tidur kembali
A few minute later
Kurasakan suatu tangan sedang mengoyang goyangkan badanku
Aku yang hampir tertidur pulas pun membuka mataku kembali
Terlihat Yunna didepanku menyondorkan sepiring makanan dan gelas berisi jus alpukat
Aku langsung mengubah posisi tidurku menjadi duduk
"Makan ini Haz.." kata Yunna sambil menaruh sepiring makanan didepanku
"Tidak Yunna!! Aku masih kenyang" alasan ku
"Makan Haz.. Aku tahu kau lapar" katanya sambil tersenyum ramah
"Tidak"jawabku lagi
"Kusuapi ya" Katanya yang berhasil membuatku lapar
Aku membalasnya dengan senyuman manisku
Dia segera menyodorkan sendok yang berisi makanan itu ke mulutku
Aku langsung melahapnya
Setelah,itu aku mengambil segelas jus alpukat lalu menyicipnya
Karna begitu semangat aku sampai kesedek jus alpukat ini
Yunna yang melihatku batuk batuk ini pun memberiku segelas air putih
"Ini minum,makanya makan jangan kaya di kejar deadline dong" godanya sambil tertawa kecil
Aku pun segera meneguk air itu
"Habisnya jus ini sangat lezat"ucapku
Tiba tiba aku ingat kata dokter,Yunna kan harus menjaga tangannya sampai benar benar pulih
"Yunna,berjanjilah padaku untuk menjaga tanganmu sampai benar benar pulih " kataku sambil memegang segelas air putih ditanganku
Ia hanya mengangguk
Setelah selesai makan kita berdua duduk di sofa sambil menonton film
"Hahahahhahaha"terdengar suara tawa dari sampingku,siapa lagi kalau bukan Yunna
aku pun juga tertawa bukan karna filmnya tetapi karna mendengar tawanya yang sangat lucu itu
Aku tidak mau merusak momen indah ini
30 minute later
"Ya filmnya habis deh.. Gaseru nih" desah Yunna
"Oh ya hari ini kan ada film Annabelle di tv" kataku kepadanya
"Ah.. Tidak kau saja yang nonton,aku takut" balasnya
"Kenapa takut? Film itu tidak akan menggigit mu" godaku
"Sudahlah.. Tidak perlu takut Yunna aku disini untuk mu" kataku lagi
Ia hanya mengangguk pasrah
"Tunggu 25 menit lagi ya Yunna soalnya filmnya mulai jam 3 ini baru jam 2 lewat 35 menit" ucapku sambil membelai rambut hitamnya ini
Ia hanya mengangguk Sambil tersenyum kepadaku
25 minute later
Film pun dimulai Aku menonton sangat serius,dan teganya aku mengabaikan Yunna yang sedang ketakutan
Di sela sela film terdapat sebuah Jumpscare sehingga Yunna yang duduk disampingku berteriak
"Haaa..." teriak Yunna
Aku yang mendengar teriakannya langsung memeluknya
dia memelukku kembali
*Yunna's pov*
"Haa...." teriakkan ku karna kaget
Harry yang mendengar teriakkan ku yang kencang ini pun langsung memelukku,ku ulangi Harry memelukku
Karena aku takut aku pun memeluknya kembali
Karna jumpscarenya sudah berakhir ku lepaskan pelukan hangatnya
"Shtt..ucapnya sambil meletakkan jari telunjuknya dibibirku"
Aku hanya menatap mata Hijau miliknya
"Selama kau bersamaku semuanya akan aman,ayo kita menontonnya lagi " katanya dengan jari telunjuk yang masih menempel di bibirku
Aku hanya mengangguk
1 hour later
Film pun habis ku lirik jam dinding menunjukkan pukul 4 sore
"Haz.. Sudah jam 4 kau tidak pulang?"tanyaku
"Aku nginep ya" pintanya
"Ha?? Buat apa Har.. Nanti keluarga kamu nyariin lho" jawabku
"Buat jagain kamu" balasnya yang sukses membuat pipiku mulai memerah
"Aku akan izin ke mom dan dadku sekalian ngambil baju" jawabnya lagi
"Yasudah lah haz seterah kamu" balasku
"Yunna... Kau sudah sadar sayang" ucapan seseorang dari belakang,pasti adalah momku
Aku pun segera bangkit dan mendekati momku
"sudah mom" kataku sambil tersenyum kepadanya
"Maaf tadi mom tidak menemanimu,mom ketiduran" ucap mom
"Iya tidak apa apa ko mom,kan ada Harry" balasku
"Kau sudah akrab dengannya? Baguslah " kata mom sambil mendekati Harry
"Terima kasih ya Harry" ucap momku
Aku pun kembali duduk disamping Harry
"Oh ya Aunt tadi dokter nitip pesan,katanya Yunna harus menjaga tangannya sampai benar benar pulih" jelas Harry kepada momku
"Baiklah,terima kasih ya" balas momku sambil tersenyum
A few minute later
"Yunna,aku izin ke rumahku dulu ya.. Nanti aku pasti kembali, kalau aku tidak kembali maafkan aku ya" ucap Harry dengan nada yang sangat lembut
Aku mengangguk sambil tersenyum Kepadanya
Aku pun memeluknya,dia juga membalas pelukan ku
"Hati hati ya" kataku
"Siap Ratuku" goda Nya
Harry pun bergegas pergi.. Kulihat Niall sedang turun dari tangga
Lalu mendekatiku dan duduk disampingku
"Yunna.. Tangan mu kenapa ?" Tanyanya cemas
"Ku ceritakan tidak ya.." gumamku dalam Hati
*Flashback on*
"Huftt.. Kenapa sih mom tidak mrngiziniku kerumah Harry" gumamku Kesal
Aku pun menjatuhkan tubuhku ditempat tidurku
Bruk..
Suara dorongan keras dari luar jendelaku
Aku pun segera bangkit dari tempat tidurku
ku dekati jendela dan bodohnya aku membukanya
Bruk..
Seorang menimpa tubuh ku
Dia membawa botol beling ditangannya
karna ia terjatuh dan menipaku botol yang dipegangnya terlepas dan mengenai lantai lalu pecah,sehingga pecahan beling itu mengenai tanganku
Orang yang menipaku tadi pun segera bangkit
"Yunna.. Oh tuhan maaf kan aku" katanya panik
Ketika aku melihat mukanya dengan lebih fokus
Ternyata dia adalah...
To be continued
Jeng jeng jeng jeng
Sorry klo GAJE
KAMU SEDANG MEMBACA
SHE'S NOT AFRAID || H.S.
RomanceHarry memang sangat mencintai Yunna tetapi Yunna tidak mencintainya.ia hanya mencintai salah satu orang yaitu Daniel . hanya Daniel lah orang satu satunya yang Yunna Cinta selain orang tua dan keluarganya