Berisi kumpulan cerita cerita horror dengan tokoh member BTS
Cerita ini untuk referensi semata.
(Sumber cerita : Urband Legend & Creepy pasta)
#9 dalam horror [15.06.2017]
#11 dalam horror [14.06.2017]
#12 dalam horror [15.05.2017]
#15 dalam horror...
Seokjin tengah melajukan mobilnya melewati sebuah jembatan, jembatan itu memiliki peron, yaitu sebuah tempat duduk di tengah-tengah jembatan.
Saat ia sedang fokus ke depan, tiba-tiba retina matanya menangkap seorang wanita tengah duduk di peron itu dengan menggunakan sebuah syal dan kaca mata hitam.
Saat itu sekitar jam 3 dinihari. Memang dijam segitu tak banyak orang yang keluar melewati jembatan itu. Penasaran akan apa yang tengah dilakukan wanita itu, akhirnya membuat seokjin membawa mobilnya untuk mendekat ke wanita itu. Barangkali wanita itu butuh bantuan tumpangan, itu yang ada di benaknya.
Saat ia sudah sampai di dekat wanita itu, ia pun turun dari mobilnya Wanita itu duduk membelakanginya.
"permisi..apakah anda butuh tumpangan?saya bisa membantu anda" tawar jin
Namun, ia tak mendapat jawaban dari wanita itu. Wanita itu tetap duduk tak bergerak ditempatnya.
"permisi.." jin pun akhirnya memilih untuk mendekati wanita itu, Ia berjalan pelan-pelan mendekatinya.
Namun, pada saat ia telah sampai dihadapan wanita itu Seketika jin bergidik ngeri, ketakutan mulai menjalar diseluruh tubuhnya Membuatnya terjatuh lemas ditanah
Ingin rasanya ia berteriak untuk mengeluarkan rasa takutnya itu, namun tenggorokannya terasa tercekat oleh pemandangan penuh horror didepannya.
Ia tak bisa berkata-kata, dengan kekuatan yang ia miliki walau sedikit ia membalikkan badannya lalu melarikan diri dari wanita itu dengan mobilnya
Sebab, apa yang dilihatnya sebagai kacamata hitam itu bukanlah demikian. Wanita itu tidak memiliki ke-2 bola mata dan hanya menyisakan rongga kosong yang hitam dimatanya.
Seokjin terus mengendarai mobilnya, namun ia tak bisa menahan matanya untuk tak melirik ke arah spion. Matanya kembali terbuka sempurna saat wanita dengan mata bolongnya itu tengah menatapnya melalui spion kaca mobil.
Seojin semakin ketakutan, ia memilih untuk tak melihat kearah spion lagi, sekarang ia hanya ingin fokus ke depan. Namun tiba-tiba saja