Keira Pradipta(16) yang terkenal sebagai troubelmaker SMA Satu Nusa. Menjadi ketua geng "TROUKER" yang anggota nya semua laki laki.
Azka Erlangga(18) seorang siswa SMA Satu Nusa yang pintar, pendiam, dan tak pernah mempunyai pacar.
"Saya terima nikah dan kawin nya Keira Pradipta binti Iqbaal Pradipta dengan mas kawin seperangkat alat shalat dibayar tunai" ucap Azka dalam satu tarikan nafas
"Bagaimana? Sah?"
"SAH"
"Alhamdulillah"
**
"Alhamdulillah.." ucap Keira di dalam hati. Ada sesuatu aneh yang ia rasakan saat mendengar ijab kabul yang diucapkan oleh Azka. Keira menyadari sekarang ia berstatus sebagai istri dari seorang Azka Zidan yang sama sekali tak pernah terpikirkan olehnya.
Sedang hanyut oleh pikiran tentang Azka. Pundak Keira di tepuk pelan oleh seseorang dan saat mengangkat kepalanya yang sedari tadi menunduk itu ternyata Mamih nya.
"Sayang? Yuu. . . Kamu nangis sayang?" seru Mamih Keira terputus saat melihat putri nya berkaca kaca
"Eh engga kok Mih. Ini bulu mata nya gaenak aja." alibi Keira sambil pura pura membenarkan bulu mata nya yang sudah benar.
"Gausah bohong sayang. Mamih yang mengandung kamu sayang. Mamih tau segala tentang kamu. Jujur sama Mamih. " tegas Mamih Keira. Ia sebenarnya tau mengapa putri nya menangis tapi ia hanya ingin putri nya itu jujur
"Kei juga gatau kenapa Mih. Kei juga ga sadar ternyata kalo Keira nangis."
"Yaudah. Sekarang bangun, Mamih antar kamu ketemu sama suami kamu ya Nak." ucap Mamih Kei sambil membantu Keira bangun dari duduknya.
**
Tuk.. Tuk.. Tuk
Sedang melafalkan doa syukur. Azka di kejutan dengan suara jalan yang sudah dekat dengannya. Ketika sudah semakin dekat, Azka mengangkat kepalanya.
"Subhanaallah" seru Azka secara spontan saat melihat Keira mendekat dan langsung duduk di samping Azka. Matanya tak pernah lepas dari Keira yang tengah menunduk
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Ps. Keira emg ngga make hijab ya)
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Ps. Itu suit yang di pake Azka ya. Terserah kalian yang berimajinasi nya aja ya)
"Ekheem.. Ekhem.. Sabar Ka, Keira nya gaakan kabur kok Ka.. Haha" seru para keluarga yang menyaksikan Azka yang tak lepas pandangan nya dari Keira.
Azka yang tersadar dari aksi menyaksikan Keira. Lalu menengok kebelakang ke arah sumber suara tadi. Azka hanya menatap tajam para saudara nya yang hadir. Seakan mengucapkan 'awas ya kalian'. Keira hanya tersenyum malu malu.
**
"Ka? Ini masih lama ngga sih? Kaki Kei pegel nih ka gabiasa make hak tinggi kaya gini" bisik Keira kepada Azka
"Ini baru setengah Kei" jawab Azka dengan santai
"Hah? Setengah?"
"Iya.. Yang paling banyak itu teman bisnis Ayah" jawab Azka
"Yaampuuun kak kaki Kei pegel bangeeeet iniiii" rengek Keira
"Huh cape bangeet" ujar Keira sembari mengipasi wajah nya dengan tangan agar makeup nya tidak berantakan
Saat asik menghilangkan peluh di dirinya. Keira merasakan suatu yang lembut di daerah sekitar mukanya
"Udah udah.. Jangan ngeluh aja ah, bentar lagi juga selesai kok" ucap Azka sembari mengelap peluh Keira dengan tissu secara perlahan
Keira yang mendengar suara langsung melihat ke sumber suara. Dan ternyata itu suaminya. Berbicara dengan lembut dan perlakuan yang lembut pula. Hati siapa yang tidak luluh diperlakukan seperti itu? Trmasuk Keira. Ia merasakan getaran aneh saat ia menatap lama mata Azka.