#4

39 7 1
                                        

"Opss.." pekik gw setelah ingat bahwa pagi tadi gw abis pake  lotion anti nyamuk ditangan dan kaki gw.

"Maaf..." mohonku padanya.

"setidaknya biarkan aku tahu pahit-pahit apa yang ada  ditanganmu?." Tanyanya dengan nada  kesal,

"M-maaf, anu.. itu.. l-lotion anti n-nyamuk." Jawabku agak terbata.
"Apa, bagaimanakalau aku keracunan tadi?." Bentaknya.

"Ssst, sekarang tidak ada waktu untuk marah-marah, masalahnya kita sudah telat banget, jadi marah-marahnya dilanjut nanti aja, diatap sekolah  dijam istirahat saja." Kataku dengan nada agak tidak suka.

"Eh, supaya gampang nanti kamu marahnya biar bisa maki-maki aku kita mending kenalan dulu, aku shin raerim kelas 11 ipa 2, panggil aja raerim (sambil mengajaknya berjabat tangan)."terusku tanpa memberinya waktu untuk menjawab.

"Em.., boleh juga, aku kim namjoon dari 12 ipa 1, awas kalo jam istirahat lo gak dateng" jawabnya dengan ketus.

"Oke, namjoon sekarang kita harus menyusun rencana agar bisa masuk kelas masing- masing, oke?."kata gw sok pinter.

"Hei bocah, barusan lo manggil gw apa HAHHH?"- namjoon

"Terus lo mintanya dipanggil apa? HAHHH."

"Panggil gw kak namjoon dong kan gw kakel lo."- namjoon ( sambil menoyor kepala gw.)

"Oke oke, sekarang enggk waktunya untuk debat, sekarang kita harus mikir cara paling cepat dan aman untuk bisa nyampe kekelas masing-masing."-raerim

"Oh iya kak gw kok gak pernah liat lo diSekolah ini sebelumnya?."-  rerim

"Awww.. sakit."- pekikku.

*Namjoon menoyor kepala gw yang kedua kalinya.

"Lo nya aja yang jarang keluar kelas." Tegasnya memberi jawaban atas pertanyaan saia.

"walau udah diberi jawaban gw masih belum puas dengan jawabannya karena gw sering begaul dan keluar kelas kok, kayaknya gw curiga. Ah biarin aja udah hampir telat nih."- batinku dalam hati.

"Gw udah punya cara buat masuk kelas, ini cara terampuh, udah gw pakek dari kelas 10 dan selalu BERHASIL, jadi jangan raguin lagi cara gw, oke."- kata namjoon sambil menekankan pada kata BERHASIL.

Gw penasaran banget gimana cara kak namjoon bisa masuk ke celah gerbang padahal badanyya kan besar plus tinggi banget, dan saat mau gw tanyain gimana caranya dia malah seakan bisa baca pikiran gw langsung menutup mulut gw.

"Engg.. enapwa swih kakh." Kataku tak jelas.

"Ssst." Namjoon hanya menjawab dengan desisan yang mengisyaratkan gw supaya  diem dengan tangannya yg masih nempel dimulut gw untuk ngecegah gw  bicara.

...

--00--

Terimakasih telah membaca
Jangan lupa VOMMENT ya ^v^

Aing Lieur ~ KTHTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang