01

24 1 0
                                    

"Hallo,assalamualaikum sayang?"
"Waalaikumsalam,apa bun?"
Iya bundaku menelpon dengan suara terlembut yg pernah ku denger di dunia.
"Bunda gak bisa pulang cepet hari ini bunda ada meeting di Jakarta,maaf ya sayng"
"Oke...." Ya aku hanya meng-oke kan saya perkataan bundaku itu ,bagiku sudah biasa hanya berdua dengan simbok tanpa kehadiran bundaku.

Bundaku memang wanita yang superduper sibuk ,sejak kecil aku hanya di urusi sesekali oleh nya ya kebanyakan oleh simbok.
Kadang aku merasa iri dengan teman-temanku dulu yang bundanya selalu untuk mereka tidak hanya mencukupi segala sesuatu nya itu dengan uang. Tapi di lain sisi akupun tak heran mengapa bunda sangat giat untuk bekerja ,untuk seorang singlemom yang dulu tidak se-berkecukupan seperti sekarang ,yang harus menghidupi anaknya aku yakin itu sangat sulit jika dia tidak giat seperti itu kami takan seperti sekarang.
Tak apa bun,aku mengerti.

Ku ambil laptop ku yg tersimpan di atas meja belajar ke atas kasur,ku nyalakan lalu ku buka folder yang ku beri nama "FILM"

"Yaps! It's a good time for wacthing" bisik ku sambil tersenyum.
Ya aku memang seorang Film addict bagiku menonton itu sesuatu yang cukup menyenang karna hanya dalam film lah tokoh yg menderita saja bisa tersenyum terlihat baik-baik saja. Terkadang aku pun sering terbawa suasana hanya karna film yang ku nonton,konyol memang tapi itulah diriku dengan segala ke-baperanku.

Seminggu ku bersekolah,okee aku masih belum bisa bersosialisasi tetep saja hanya si kupret Nazwa ,meskipun ya aku sudah cukup banyak mengenal nama-nama makhluk di kelas ini berkat jabatanku. Caelah jabatan! Ya aku adalah seksi absensi yg otomatis aku hapal semua nama makhluk di kelas ini.

"Lagi ngapain sih lu ? Sibuk bener" tegur sahabatku nazwa yg mungkin memperhatikan ku sedari tadi.
"Ini naz gue bingung tadi disuruh bk buat nanyain Sena Putra Prasetyo itu loh yg belum masuk dari awal kita sekolah"
"Ohituu terus apa yg lo bingungin Rai?" jawabnya
"Iya gue bingung nanyain nya gimana bego kenal aja kagak ,masa gue langsung chat aja? Kan risih gue"

'Bulan' yang pendiamTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang