Aku menemukanmu,
Pada tiap tetes air hujan yang jatuh malam itu,
Aku menemukanmu,
Pada sinar mentari pagi yang menyinari sudut kamarku,
Aku menemukanmu,
Pada embun pagi yang menetes,
Lalu,
Aku menemukanmu,
Tertawa dan bercanda pada genggam tangannya,
Dan,
Aku benci itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
-Untold-
Poesíaketika semua pemikiranmu menjelma menjadi kata. Apa yang seharusnya terucap, harus terucap.
