MY DEAR TSUNDERE
CAST :
KUROO TETSUROU
KOZUME KENMA
IZUMI YUKITAKA
KINDAICHI YUUTAROU
YOSHINO HIROYUKI
Kuroo Tetsurou
Pemuda dingin berwajah tampan yang banyak dikagumi para gadis disekolahnya, sosoknya yang sempurna membuat para gadis bersedia...
Musim panas akan segera tiba, pancaran matahari Mulai terasa. Padahal jam baru menunjukkan Pukul 07.30
Kenma berjalan menuju sekolah dengan tangan Kanan memegang paying dan tangan kirinya yang Memegang ponsel. Ia terus berjalan seorang diri Tanpa sahabatnya Yuuta.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
“Ken-chan!”
Panggil seseorang. Kenma pun mengalihkan Perhatian dari ponselnya kesumber suara.
“kuroo?”
Kenma terkejut dengan kehadiran kuroo yang tiba-tiba itu. Kuroo berlari kecil untu menghampiri kenmaa, ia tersenyum pada pria mungil itu.
“kenapa kau dari arah rumahku?”
Tanya kenma dengan wajah bingung.
“tadi aku kerumah mu dan ternyata kau Sudah berangkat heheh”
Mereka pun jalan beriringan menuju sekolah.
“untuk apa pagi-pagi kerumah ku?”
Kenma kembali asik dengan ponselnya.
“untuk berangkat sekolah bersama mu”
Jawab kuroo tanpa ragu.
‘kenapa dia terlalu berterus terang sih?’ Ucap kenma dalam hati.
Kuroo mendekat kearah kenma, hingga kini Mereka memakai payung berdua.
“sini, biar ku pegang payung mu”
Kuroo menawarkan diri membantu kenma. Kenma pun memberikan payung nya pada Kuroo.
“tidak seharusnya orang pendek sepertimu Yang memegang payung.”
Ucap kuroo melanjutkan ucapannya.
“ck!” Kenma berdecak kesal.
Udara sudah mulai terasa hangat.
“wahh.. hangatnya.” Ucap kuroo memandang sekitar.
Mereka sampai disekolah, dan berjalan menuju loker sepatu. Kenma mengganti sepatu nya menjadi sepatu olahraga begitu pun dengan kuroo.
“kenapa kau datang pagi sekali? Lihatlah bahkan Sekolah masih sepi”
Ucap kuroo menghampiri kenma yang sedang Mengunci lokernya.
“mulai hari ini kau harus menciumku saat Berangkat dan pulang”
Ucap kuroo secara tiba-tiba dan itu sukses Membuat kenma tersedak akan salivanya Sendiri.
“APA? Dasar konyol!”
Kenma menatap kuroo dengan tatapan Kesal tak terima dengan perkataan si tiang itu.