cerita cinta

46 2 0
                                    

Aku bingung dengan apa mau takdir sebenarnya. Takdir seolah mempermainku dan juga perasaanku ke dalam sebuah permainan. Permainan yang hanya dirinya sendiri yang tahu. Permainan yang entah sampai kapan berakhir.

Dulu, saat aku berusaha mati-matian mengejar sosok dirinya, takdir seakan menunjukkan bahwa aku tak layak untuk dirinya dan bahkan takdir menunjukkan sosok wanita lain yang mungkin layak menjadi pendamping untuk dirinya.

Namun sekarang, disaat aku lagi berusaha untuk menjauh darinya, meninggalkan segala kepedihan yang pernah ia goreskan dulu, takdir kembali mempermainkanku. Takdir seakan tak mengizinkanku untuk pergi darinya. Takdir seperti menyuruhku untuk tetap tinggal dengan segala kepedihan yang ada.

Tidak. Aku tidak membenci takdir. Aku hanya membenci diriku sendiri, yang selalu saja menuruti semua kemauan takdir. Mengikuti segala permainan yang telah ia buat

Tapi, bukan berarti aku menyukai takdir. Takdir selalu saja mempermainkanku layaknya sebuah boneka. Mengganggu segala ketenangan dalam hidupku
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
By : Dyah Tri Mega Utami

Memori Masa LaluTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang