Saat hasrat menyelinap ke pikiran
Diriku ingin terus bersandar
Menyandarkan perahu ini ke pintu hatimu
Namun diriku tersadar kemudian
Perahu ini terjerat tali temali
Mengikat dua hati yang merajuk
Bertautan membentuk suatu rintangan
Hati bukanlah setangkup roti
Hati bukanlah sebongkah keju
Hati tak mampu dibagi
Siapa pula yang rela membaginya?
Cinta yang merasuki ruang hati
ataukah hasrat yang memenuhi ruang pikiran?
Diri ini harus siap memutuskan
Memutuskan pertalian yang sudah kian mengakar
Menggubahnya dengan pertalian yang baru
Mampukah hati ini?
Mampukah diri ini?
Jakarta, 27 Mei 2016
Catatan runyam di sudut ruang kerja
