Entah kenapa aku mulai memikirkan hal-hal yang aneh. Hal itu terjadi karena waktu itu Anatoliy mengajakku untuk menonton salah satu koleksi filmnya di rumah.
Setelah menonton film itu aku jadi tergerak untuk mengetahui lebih lanjut apa yang sebenarnya aku alami.
Aku mulai berusaha untuk memecahkan misteri yang aku alami ini. Aku bertanya untuk kedua kalinya siapa aku, siapa Anatoliy, di mana aku, dan apa yang terjadi denganku ini. Mungkin kecurigaanku ini terlambat datangnya, tapi hal itu tidak mencegahku untuk mencari tahu kebenarannya.
Aku mulai membuat catatan. Catatan itu akan berisi semua hal-hal yang aku lakukan mulai besok hari hingga nanti, tapi aku tidak tahu nantinya itu kapan.
Isi awal catatan itu akan berisi semua pertanyaan yang masih menjadi misteri dalam hidupku. Lalu isi selanjutnya adalah kisah hidupku pada hari-hari yang akan aku lalui nanti. Di situ juga akan aku tulis semua penyelidikan yang aku buat.
*****
📒📒📒📒📒📒📒📒📒📒📒📒📒Catatan hari ke-1
12 September 2017Siapa aku?
Hari ini kira-kira jam 07:00 PM, Anatoliy mengajakku untuk menemaninya berburu rusa di hutan. Awalnya aku menolak dengan alasan aku sedang tidak mau ke luar rumah, tapi dia tetap memaksaku untuk ikut. Padahal aku bermaksud untuk mencari sesuatu yang mungkin dapat membantuku untuk memecahkan misteri, tapi ya sudahlah.
Anatoliy menyuruhku untuk menyiapkan semua peralatan untuk berburu seperti pisau, panah, dan senapan. Ketika melihat senapan itu aku ingat waktu itu Anatoliy pernah berburu rusa juga di hutan, tapi ketika dia mau menembak rusa itu dia lupa bahwa senapannya kosong sehingga dia harus kembali ke rumah.
Aku bermaksud untuk sengaja meninggalkan pelurunya di rumah sehingga nanti aku akan kembali ke rumah untuk mengambilnya tanpa ditemani Anatoliy.
Ternyata rencana itu berjalan lancar. Anatoliy menyuruhku untuk mengambil pelurunya di rumah. Aku tidak mau Anatoliy berpikir macam-macam karena aku lama berada di rumah. Jadi selama perjalanan menuju rumah yang kalau berjalan kaki santai mungkin membutuhkan waktu 1 jam. Aku tempuh selama 45 menit dengan berlari. Jadi Anatoliy tidak akan curiga bahwa aku lama berada di rumah meskipun aku harus lelah.
Ketika sampai di rumah aku melihat jam yang menunjukan pukul 10:30 PM. Kira-kira aku harus berada di rumah selama 25 menit. Aku langsung bergegas mengambil peluru itu lalu pergi ke kamar Anatoliy. Aku mencari apapun yang bisa membantuku nantinya untuk memecahkan misteri.
Sudah hampir 25 menit tapi aku tidak mendapatkan apa-apa. Aku mulai putus asa dan duduk sebentar di kasurnya. Tiba-tiba tidak sengaja pandangan ku mangarah ke arah cermin di dinding, di balik cermin itu ada lemari yang terkunci dan kuncinya berada di cermin itu. Ketika aku buka ada sebuah kotak kecil.
Tanpa berpikir panjang, langsung aku ambil kotak itu dan bergegas untuk kembali ke hutan, tapi sebelumnya aku harus membuang kunci lemari itu agar Anatoliy tidak membuka lemarinya dan tahu bahwa kotaknya hilang. Setelah itu aku menyimpan kotak itu di tempat yang tidak akan diketahui Anatoliy.
Jam menunjukan pukul 10:55 PM. Tepat waktu, aku langsung berlari lagi ke hutan untuk memberikan pelurunya. Ketika sampai di hutan aku melihat ternyata Anatoliy sudah mendapatkan rusa itu dengan cara memanahnya. Tapi tidak apa-apa yang penting aku sudah mendapatkan apa yang aku mau.
Aku menghampiri Anatoliy dengan berusaha agar tidak kelihatan lelah sehingga dia tidak curiga. Anatoliy langsung mengajakku untuk pulang, padahal aku sudah sangat lelah tapi ya sudahlah aku harus sabar.
Ketika sampai di rumah aku menyiapkan makan siang untuk Anatoliy. Sedangkan Anatoliy memotong rusa itu menjadi beberapa bagian kecil. Ini adalah kali pertama aku melihat dia memotong rusa secara langsung biasanya dia langsung membuat rusa itu menjadi rusa guling jadi tidak perlu di potong.
Ketika dia memotong rusa itu aku menjadi takut karena dia terlihat bersemangat sekali, tidak sadar bahwa daging rusanya itu sudah menjadi potongan yang sangat kecil.
Saat makan siang aku menanyakan sesuatu pada Anatoliy. Aku menanyakan padanya apakah dia memiliki barang yang sangat dia sukai atau barang yang sangat berharga. Dia bilang bahwa dia punya, barang itu sangat berarti dalam hidupnya barang itu salah satu saksi hidupnya, katanya.
Aku pikir kotak itulah barangnya. Setelah makan siang aku langsung pergi ke tempat di mana aku meletakan kotak itu. Aku meletakan kotak itu di dalam WC karena aku pikir dia tidak akan curiga jika aku meletakan di sana. Aku ambil, lalu aku buka kotak itu. Ternyata isinya adalah sebuah foto usang. Aku memikirkan foto apa itu tapi aku tidak tahu.
Lalu aku ke kamarku untuk berfikir dan baru tersadar bahwa foto itu sama persis dengan lukisan yang aku lukis di dinding waktu itu. Lukisan yang membuat Anatoliy menangis dan berhenti bicara sementara kepadaku.
Tapi apa hubungan foto itu dengan ku, dan kenapa aku bisa waktu itu melukiskan foto tersebut dengan sangat baik di dinding????...
📒📒📒📒📒📒📒📒📒📒📒📒📒
********************************
Bersambung....

KAMU SEDANG MEMBACA
The Darkest Day
Misteri / Thriller(On going) Kadang setiap bagian kehidupan yang kita jalani tak berjalan dengan baik. Kita selalu berharap besok adalah hari yang cerah, tidak kita ketahui ternyata hari esok adalah hari yang gelap untuk menjalani kehidupan