taehyung terus mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh. dia gatau kenapaㅡ salah dia apa sampai dua mobil polisi ngejar dia dari restoran tempat dia beli makan tadi.
dia gak seharusnya ngebut dijalan giniㅡ bisa aja dia berhenti sekarang terus ngomong baik-baik sama polisinya. tapi dia gabisa ngelakuin itu sekarang.
karna dirumah ada yoongi. yoonginya lagi nunggu dia.
itu prioritas utamanya sekarang.
yoongi lagi jalan kedepan kawasan apartemennya nunggu tukang gerobak lewat.
dia udah laper-per-per. nungguin taehyung balik dari kantor itu rasanya kayaㅡ nungguin duren pas musim rambutan.
mustahil.
yang ada yoongi guling-guling dikarpet karna maagnya kambuh.
bukannya yoongi gasabar nunggu. sabar kok. selama ini kan dia selalu nunggu taehyung balik dari kantor terus makan bareng.
cuman kali ini, kayanya harus berbeda.
yoongi lapar parah. gabisa ditahan lagi.
dari kejauhan yoongi liat ada mobil kejar-kejaran dijalan.
"kok kaya mobil taehyung?"
tek! tek! tek!
"NASI GORENG! NASI GORENG!"
yoongi langsung ngalihin atensinya ke gerobak nasi goreng.
"PAK! NASI GORENG SATU! PEDES! JANGAN PAKE SAYUR!"
"SIAP!"
sambil nunggu, yoongi duduk dikursi yang ada disitu. yoongi sambil ngeliat jalanan lagi, mobil yang kejar-kejaran tadi udah gak lewat lagi.
yoongi yang bosan, dia keluarin hp dari sakunya.
"13 panggilan tak terjawab? siapa?"
"perasaan gak gue silent mode?"
yoongi buka notif itu.
"jungkook? kenapa?"
dia putusin buat nelpon balik jungkook. karnaㅡ pasti ada hal penting ampe nyepam gini.
"hyung.."
"jung? lo knapa?"
"t-taehyung.."
"taehyung? kenapa?"
"d-dia k-kecelakaan h-hyung"
genggaman tangan dihp yoongi langsung hilang begitu denger berita itu. hpnya terbanting ditanah. badannya langsung limbung dan terduduk dibawah.
"g-gak.. eng-enggak mungkin!"
yoongi nangis hebat disana. dia ngeremat rambutnya keras, berupaya menghilangkan sakitnya. dia remas dada tempat jantungnya berasal.
sakit.
bahkan untuk menanyakan lokasi tempat taehyung dirawat pun yoongi gabisa.
"t-tae.. T-TAEHYUNG! TAEHYUNG ANDWAEE!!"
"ㅡ yoon?! yoongi astaga.. bangun sayang!"
"haaah! hah! hah!"
yoongi langsung duduk begitu sadar dari bad dream nya.
dia masih netralin nafasnya, taehyung disamping dia ngelus kepalanya lembut.
"udahㅡ tenang.. aku disini sayang.."
yoongi nelungkupin mukanya diatas kedua telapak tangannya. dia nangis.
"hiks..hiks.."
taehyung yang bingung kenapaㅡ langsung meluk badan yoongi. dia usap punggung yoongi pelan, memberi ketenangan buat yoongi.
"ush.. udah jangan nangis.. aku nemenin kamu disini,"
yoongi genggam baju sisi badan taehyung erat. dia terisak didada taehyung.
"andwae.. jangan tinggalin aku tae, please.."
taehyung gelengin kepalanya pelan, "nggakㅡ aku gapernah ninggalin kamu sayang"
yoongi ngelepas pelukannya, dia pegang kedua lengan taehyung sambil nundukin mukanya.
taehyung ngusap paha yoongi pelan.
"mau cerita kamu mimpi apa?"
yoongi masih diam, seolah-olah dia gamau cerita tentang mimpi ini.
taehyung hela nafas. dia senyum terus ngangkat dagu yoongi,
"yaudah gapapa, namanya juga mimpi buruk. pasti sakit sampe kamu gabisa cerita kan? gapapa"
yoongi senyum kecil denger taehyung ngomong.
gatau kenapa, yoongi majuin mukanya. sampe dia letakkin bibirnya didepan bibir taehyung.
hanya menempel, tapi entah kenapa taehyung ikut merasakan ketakutan yoongi.
.
.
.
hari ini aku bakal publish chap one 'scandal' !!
any of you excited for this fic?
scandal bakal aku private, karna reasons tertentu yang udah aku jelasin diprolog. kalian bisa cek diprofil aku.
untuk masalah pair, kalian bisa liat di summary/?. udah aku tulis disitu ><
-gulabiruhitamnyamingyu-
KAMU SEDANG MEMBACA
saat taehyung dan yoongi pamer kemesraan di ig. #5 in random -) august, 10'17 ©gulabiru, 2017
