part 3 - pertemuan kembali

146 9 3
                                    

Disebuah ruangan luas dengan tapak karpet merah, dinding-dindingnya yang terbagi menjadi dua bercat merah dan hitam, terdapat lukisan-lukisan kuno, pernak-pernik keperakkannya.
Tak jauh dari lukisan tersebut terlihat Seorang pria berambut Abu-abu perak sedang memandang kosong jendela ruang tersebut.
Tak bergeming sedikitpun, tak menoleh sedikitpun saat seseorang memanggilnya
Dengan sangat antusias.

" Lucifer, kemanakah kau pergi kemarin,
Apa kau tak tahu sedang ada pertemuan para iblis bangsawan dan kau malah berkeliaran tak jelas?  "

" Aku tak memiliki alasan untuk menjawab! " balas Lucifer tetap tak bergeming.

" mau sampai kapan kau terus menghindari pertemuan tersebut.
Atau setidaknya perhatikanlah beberapa gadis untuk kau nikahi!"

" aku tak memikirkan hal seperti itu ayah "

" baiklah aku tak akan memaksa mu. Tapi aku hanya mengingatkanmu"

"..."  Lucifer tak menyahut dan tetap memandang jendela tersebut dengan tatapan kosong seakan bahwa tatapan kosong yang dipandangnya jauh lebih penting.

***

Sang Raja Glader Fallbluster itu pun berlalu dari ruang Lucifer. Ia tahu betul akan sifat dingin putra semata wayangnya
Yang kelak akan mengantikan posisinya menjadi seorang raja diatas segala raja iblis.

" Lucifer, kau sangat mirip ibumu." Gumam sang raja sambil tersenyum tipis.
Dan kembali melangkahkan kakinya menuju ruang pribadinya bersama 2 prajurit yang berada dibelakangnya.

( Kembali ke Lucifer)

Lucifer masih berdiri tegap sambil menatap pemandangan dari balik jendela yang jauh untuk dijangkaunya.
Tiba-tiba ia pun berbalik arah dan menuju pintu keluar ruangan pribadinya.
Sambil berjalan menelusuri lorong-lorong kerajaan, terlihat beberapa pelayan-pelayan sedang menunduk hormat kepadanya.
Namun ia hiraukan dan segera menuju gerbang pintu keluar kerajaan.
Namun sebelum hendak berlalu, seorang pria mirip sepertinya namun agak tua menyapanya.

" Lucifer, mau kemana lagi kau?"
Ucap raja glader sambil menyimpan kedua tangannya dibelakang pinggangnya.

"  aku bukan anak kecil untuk terus diawasi" sahut Lucifer dan segera merentangkan sayap hitamnya yang seketika muncul tiba-tiba di balik punggungnya.

Lucifer hanya terbang tanpa arah . Tak memakan waktu lama ia pun berhenti tepat di dekat pohon besar yang sekira berumur ratusan tahun lamanya.

Ia pun segera berdiri diatas dasar tanah yang bererumputan hijau dan kemudian menduduki rerumputan hijau sambil menutup kedua matanya yang terlihat ia sedang terlelap

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ia pun segera berdiri diatas dasar tanah yang bererumputan hijau dan kemudian menduduki rerumputan hijau sambil menutup kedua matanya yang terlihat ia sedang terlelap.

Ketika sedang terlelap dalam mimpi
Terlihat seorang gadis berambut scarlet terang sedang memetik bunga di dekat taman pohon tersebut. Keduanya seperti tak menyadari keberadaan masing-masing.
Hingga sampai sang gadis scarlet datang membawa keranjang dengan terisi bunga lily, cordelia, dan lavender masing-masing sepasang.

Ketika melangkahkan kakinya menuju pohon besar tersebut. Ia segera terkejut ketika pasang matanya mendapati seorang pria yang sangat ia kenal sedang terlelap.
Sang gadis scarlet kemudian segera mendekati pria tersebut.
Dan gadis scarlet itu meletakkan keranjang nya ketepi tanah dekatnya dan kemudian ia dekati wajah oval mulus miliknya
Mendekati pria itu.
Disentuhnya pipi pria tersebut dan mengeserkan rambut depannya yang menganggu matanya sehingga tampak matanya yang tertutup.

" kau lebih tampan jika sedang tertidur "
Ucap gadis scarlet tanpa sadar mengelus pipi pria itu

Tiba-tiba pasang mata pria yang tertutup perlahan membuka menampakkan mata merah berkilat miliknya.

Membuat gadis scarlet tersebut yang tadinya sangat dekat dengan sang pria kemudian sontak menjauhkan tangan dan tubuhnya dengan perasaan malu bimbang miliknya.

" ma...maaf " ucapnya dengan nada gugup yang dilanda jantungnya tiba-tiba berdetak tak karuan.

" ada apa dengan jantungku. Ya ampun kumohon berhentilah berdetak tak karuan seperti ini" ucap sang gadis scarlet dalam hatinya.

" Ck..kau lagi!" Ucap sang pria dengan agak kesal.

" ha? Apa, aku lagi?? Setidaknya kau harus merasa beruntung melihatku 2 kali berturut-turut dalam kehidupanmu!"

Sang pria tak bergeming dan kembali menatap pemandangan jauh dengan tatapan kosong.

Melihat hal yang dilakukan pria itu membuat sang gadis scarlet segera menghampirinya dan bertanya.

" heii, Lucifer apa yang kau tatap??"

Sang pria tetap tak bergeming. Namun
Ia hanya menoleh sang gadis sejenak,
" dia mengingat namaku?" Gumamnya dalam hati.

Namun sang pria kemudian kembali menoleh semula tadi dan mengatup matanya.

" kau..... Jangan dekat-dekat denganku. Aku bisa saja melukaimu kapanpun."
Ucap Lucifer datar dengan mata masih terpejam.

" Ha???kau fikir aku bodoh hingga saat kau menyerangku nanti aku hanya akan diam saja..pandai sekali kau meremehkanku."

" mengalahkanku waktu itu saja kau bahkan tak mampu. "

"Apa, Ha??? Aku bukan kalah hanya saja aku menggunakan kekuatan ku terlalu banyak !!! Terserah..kau fikir aku suka berada di satu tempat yang sama denganmu??? Lebih baik aku pergi"
Tukas Angel yang terlihat marah.

" sial..bahkan untuk bersamanya sebentar saja..ia tak mengizinkan" gumamnya dengan wajah emosi.
Dan segera merentangkan sayap putihnya menuju kediaman istana surgawi.

Lucifer yang melihat kepergian Angel  hanya diam dan kembali memejamkan matanya segera.

****

Jika cerita yang saya buat kurang menarik atau sangat pendek....Maaf yha!!
Karena saya hanya belajar merangkai kata menjadi sebuah cerita sesuai imajinasi sendiri.😯😟

Demons And AngelsTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang