ending

769 48 3
                                        

"APA?" kata mereka semua.

"UHUK! UHUK!" batuk daniel.

"Eeehh, minum minum" kata Cath. Apalagi ini.

"UHUK! i-iya makasih UHUK UHUK!" kata Daniel. Gua memutar mata gua. Jadi kebalik. Mampus. Gua nemutuskan buat ke toilet. Bukan karna gua cemburu. Tpi karna gua sesak pipis dari tadi. Hehe.

00000000000000000000000000000000000

"Kal, lu besok pake baju apa? Gua bingung. Baju yg cocok buat tour besok apa ya?" kata Gwen

"Gimana klo kita pake hoodie WDW?" usul gua. Karna, sayang banget kan, udah berat berat bawa Hoodie, tpi ga dipake.

"Boleh tuh boleh." setuju mereka.

00000000000000000000000000000000000

"Yaudah, semoga kita semua selamat sampe tujuan ya. Dan seperti biasa, Daniel memimpin di depan. Okay?" kata Manu.

Semua lambo tersusun sebaris. Berbagai warna ada disini. Tpi punya daniel yg beda. Dia warna item sendiri. Bagus sih klo item.

Oh iya, tadi gua udah kenalan sama semua anak disini. Dan, mereka semua udah pacaran, cuman gua, daniel, karen sama jack yg prenjon. Praya naik jet bareng 2 orang crew. Dia ga mau naik lambo. Lama katanya.

URUTAN DARI DEPAN:

1. KALYA-DANIEL
2. ZACH-CELYN
3. CORBYN-GWEN
4. JONAH-CATH
5. JACK-KAREN
6. dini-grant
7. Eva- eben
8. firyal-alex
9. Okta- theo
10. Tasya-Aaron
11. YOMI-Cameron
12. VANIA-manu
13. NEI- alex aiono
14. NAZWA-harry
15. BUNGA-hayes grier
16. SABRINA-Cole
17. Sitha-shawn

00000000000000000000000000000000000

"Sebelum kita berangkat, kita berdoa dulu menurut kepercayaan masing masing. Berdoa, mulai." kami semua merunduk dan berdoa.

"Selesai. Yaudah, mulai aja." kami semua bersorak dan ada beberapa orang yg memakai sunglasses. Tak terkecuali Daniel. Dia gans yawla.

Kami semua masuk ke mobil. Dan serentak menghidupkan lambonya.

"WAYHOOOO!!!" triak jack di belakang. Apaan si.

Daniel mulai menjalankan mobilnya. Suara mobil lambo yg khas terdengar. Daniel membuka convertible. Matahari masuk ke dalam mobil. Gua liat kebelakang. Semua pun ikut membuka convertible . Gua meminta izin ke daniel.

"Dan, gua boleh berdiri ga?" tanya gua. Daniel menatap gua.

"anything for you" gua tersenyum lalu memakai sunglasses gua, lalu gua berdiri. Gue menatap kanan dan kiri yang seperti gurun.

"Awas jatoh lu" kata Daniel.

"Iya bawel." kata gua.

00000000000000000000000000000000000

1 jam sudah perjalanan dan sekarang pemandangan gurun tadi sudah berganti menjadi pepohonan yang lebat.

"Keknya gerimis dah" kata Daniel.

" eh iya, tutup tutup." kata gua lalu duduk kembali dan convertible pun tertutup.

"Udah, lu tidur aja." kata Daniel.

"Ga ah, gua ga ngantuk dani" kata Gua.

"Eh gua puter lagu ya" gua menghidupkan bluetooth dari radio dan hp gua lalu memutar lagu WDW.

"LOOK AT US!" kami bernyanyi sampai1 album something different tour habis. LA adalah destinasi terakhir something different tour. Jadi, mereka akan menyelesaikan tour mereka besok.

Daniel membuka hp nya.

"Woy, jadi kaga ke restoran itu? Udah mau deket ini." kata daniel. Kalian tau? Mereka skype-an semua. Bangcat. Eh.

"Jadi jadi, gua tadi udah nelpon manage nya, dan dia uda nyiapin tempatnya." daniel mengangguk dan membelokkan lambo nya. Restauran ini ga terlalu besar. Bertemakan otomotif..cowo banget lah.

"Tunggu, lu jangan turun" kata daniel. Gua melepaskan tangan gua dari pintu. Daniel turun. Yawla. Trus gua lu tinggalin sendirian? Ga sekalian lu buka aja nih convertible nya. Biar kelar gua.

Pintu gua dibuka. Gua langsung menatap ke arah kiri. Ada daniel dengan payung besar.

"Ajg." kata gua.

"Buru, hujan ini." gua turun. Daniel menutup pintu dan menguncinya.

Semua sudah berkumpul di dalem. Gila. Cuman gua yang di perlakukan kek gitu.

"Cie, pasangan baruu~~" kata mereka semua. Ini gua yakin. Pipi gua udah kek tomat. Merah.

"Paan si anjg" kata Daniel. Yawla. Iyain kek tadi.

"Duduk lu' kata Daniel.

00000000000000000000000000000000000

"Kal, crita napa tentang mantan pacar lu. penasaran gua." kata Jonah

"Gua rasa, gua belum putus sama dia. Keknya. Tpi klo dia ga balik balik juga, dan klo ada orang yang nembak gua si. Gua mau. Hehe. Tpi gua lupa sama muka dia. Yang gua inget dia sering banget bilang, "jangan berubah, gua akan dan slalu sayang sama lu, bangcat" gitu." gua melirik ke Daniel.

Mereka semua saling bertukar tatap.

"Lo ga inget nama mantan lu itu?" tanya Vania

"Ga inget, tpi seinget gua, dia punya tanda lahir di dada sebelah kanan" the boys kaget. Kecuali daniel.

"Kal. Itu gua. Gua pacar lu. Gua orang yg ninggalin elu." aku terpekik kaget. Semua terpekik kaget.

"Tapi, gue ga niat buat ninggalin elu. Disaat gua balik ke sekolah, elu uda gaada. Nomor elu ilang. Semua ilang. Gua ga diem gitu aja saat itu, Kal. Semua temen lu gua tanyain. Tpi mereka bilang, lu udah pindah. Dan, lu inget pas kita dansa? Gua tau itu lu, dan lu ga sadar klo lu belum kenalin nama lu, tapi gua udah tau siapa lu? Lu inget? Gua tau itu elu. Karna gua ketemu sama nyokap lu. Gua orang yang mau nyokap lu kenalin. Gua sebenernya sedih pas lu bilang lu lupa sama muka dan nama mantan lu. Gua yakin lu pasti boong kan?"

Gua ga nyangka. Selama ini, orang yg buat gua sedih tiap hari, adalah orang yang saat ini slalu buat gua ketawa.

Daniel Seavey, gua gatau apa yang gua rasain sama lu sekarang.

"Gua pengen sendiri saat ini. Kalian nikmatin tour kalian. Gua permisi. Makasih." gua berlari keluar. Gua gatau gua mau kemana. Gua memutuskan buat nelfon supir gua yg ada disini.

"Pak, jemput saya di California Cafe. Sekarang." gak lama, supir gua sampe. Daniel keliatan ngejer gua pake lambo dia.

"Pak kencang ya pak." supir gua cuman ngangguk.

BRUK!!!

gua kaget. Suara hantaman keras terdengar. Gua melirik kebelakang...

Mobil Lamborghini hitam terguling guling lalu terbakar. Tak lama, suara ledakan terdengar. Mobil Daniel meledak. 

"DANI!!!" gua teriak lalu keluar. Polisi datang dan melarang gua untuk mendekat. Gua melihat, daniel ditarik keluar mobil. Kepala dia berdarah. Gua takut.

00000000000000000000000000000000000

TIT~ TIT~

suara peralatan medis terdengar. Satu detik, satu bunyi. Semua terasa sangat lama. Semua sudah berkumpul disini.

"Gua salah." kata gua.

"JELAS LO SALAH." kata Cath. Crew menenangkan Cath.

"Kal, mendingan untuk sementara lu jauhin daniel dan kita kita. Kita masih sangat terpukul." kata Okta.

"Jagain daniel" gua pergi.

00000000000000000000000000000000000

TAMAT----

HAMDALAH.

00000000000000000000000000000000000

Mampus gantung. Season 2 soon.

LDR • Daniel Seavey [COMPLETE]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang