(12)

648 47 2
                                        

Gua sama daniel pulang duluan dari Club. Gua sama daniel pengen jalan berdua. Bukan gua sama daniel si,  gua nya aja. Tadi alesan gua, gua ga terbiasa ke Club, jadi gua pulang. Dan untung aja Daniel ngerti dan dia mau ikut gua pulang.

"Dan, kita kemana?" kata gua ke Daniel. Gue sama Daniel lagi jalan. Kebetulan, srkarang musim semi. Jadi masih agak dingin. Yaelah. Gua pake dress tanpa lengan lagi.

"Emmm, gua ada ide si, gimana kalo.." kata Daniel memotong ucapannya. Ngapain lagi nih anak.

"Kemana?" kata gua. Dia cuman senyum. Trus pake acara megang tangan gua lagi. Njs.

"Gua tau lu kedinginan. Gua ada ide bawa lu kemana." aish. ah, pasti dia mau bawa gua ke hotel, trus kita duduk di depan perapian, gua udah kebayang. Duduk, sambil minum teh, cerita cerita lucu, trus ketiduran berdua. Uh.

0000000000000000000000000000

Kadang gue kesel sama si Daniel. Slalu ngerusak keinginan gua, ekspetasi gua. Rusak semua. Malah disuruh duduk di rooftop hotel. Goblok amat yawla. Udah tau gue kedinginan. Yaiyasih, dia ngasih gue jas yang dia pakek.

Dan gua lagi ditinggal sendiri sama dia. Bgst. Katanya, "bentar bentar" udah 30 menit gue ditinggal sendirian. Apa gua balik ke kamar aja ya? Ini dingin amat yawla. Tpi, kalo diliat dari ketinggian, Atlanta bagus juga. Gakalah bagus sama LA.

"Udah lama nunggunya ya princess?" kata Si Daniel dateng dateng

"Princess princess, mata lu princess. Lu gatau gua udah kedinginan?" marah gua.

"Eh, tenang tenang, gua bawain popmie dari  Ind. Kata nya sih enak. Yaudah. Gue beli, dan gua bawa. Rasain dah." gue mendengus sebal. Dia kira gua bukan anak Indonesia apa? Mana ada anak indonesia yang gatau kenikmatan dan kelezatan ploduk ploduk indonesiah.

"Tau kali." tuhkan. Kadang kadang, gua sebel sama si Daniel. Tpi kadang kadang gua dibuat ketawa sama dia. Udah. ai lop yu

"Makan, enak ugha nih" katanya lalu makan mie di pegangan dia. Njs.

"Eh eh eh, gua bawa gitar gua nih," kata dia meletakkan mie nya di samping dia lalu mengambil gitar dia.

"Kita nyanyi kuy?" ajakan Daniel membuat gue kaget. Nyanyi? Hal dari planet mana itu?

"Nyanyi? Nyanyi apaan?" kata gua. Ga mungkin gua bilang klo gua ga bisa nyanyi sama sekali. ntr malah makin dipaksa sama dia.

"Nyanyi...beauty and the beast." allahu. Ariana Grande.

"Yee, mana tau lau mau triak triak kan, lagi di rooftop ini." bener ugha. Gua lagi pen triak.

Jrengg~

Daniel mulai memetik gitarnya.

"Tale as old as time..." daniel tersenyum. Nahan tawa bilang lu.

"True as it can be..barely even friends,  then somebody bends unexpectedly.." kata gua. Lumayan ugha klo gue nyanyi.

"Just a little change, small to say the least..both a little scared, neither one prepared," daniel mulai menaikkan nada gitarnya

"Beauty and the beast.." kami bernyanyi bersama.

"Ever just the same..ever a suprise..ever as before, and ever just a sure..as the sun will rise..."

PROK! PROK!

"WUUHHH" triak orang rame rame dari belakang kami. Kami berdua menoleh kebelakang. Ternyata ada the boys, ada crew, ada grant, ada theo, ada alex dan ada eben juga. Ada apa ini.

"Gila sih, kalo jadian bilang aja, udh cocok itu. Udaaahh" kata Alex. Nih anak. Terlalu sksd lu.

Saat alex duduk, dia tidak sengaja menendang mie gua.

"WEH ANJER. JATUH" kata gua.

krik.

seketika, semuanya menoleh ke bawah.

Gini guys, gua sama daniel tuh dari tadi duduk dengan kaki tergantung. Ya tau lah ya..

"GILA LU, KLO ADA ORANG DIBAWAH GIMANA?" kata Daniel

"Engga engga itu jatuhnya di kolam." iya si, itu gelas popmie gue lagi ngambang dikolam.

ye. kek tae. eh tai.

"Keknya kita pindah ke sebelah sana aja dah guys." usul Okta. Kami mengangguk dan pindah.

"Nyanyi kuy," kata Corbyn.

"Kuy kuy" jawab kami semua.

"YOU SHOULD BE SMILIN' WITH ME"

"YOU WOULDN'T BE CRYING WITH ME"kata Zach sendiri.

"Eh pehul, bagian Corbyn dulu" kata Jonah sambil memukul kepala Zach. Pelan.

"BD AMAAATTT~" kata Zach.

"Gue pen triak masa." kata Cath.

"Triak aja, Cath." kata Jonah.

"GUE SAYANG SAMA LU, JONAAAAAAAHHHH!!!!!!!"

"CIEEEEE CUIT CUIT EYAK HAK HAK HAK HAAAAAAKKK" rusuh kami.

"GUE JUGA SAYANG SAMA LU, CATHHHHH!!!!!" triak jonah lagi.

"JADIAN! JADIAN! JADIAN!" pinta kami.

"Yaudah, jdian lah kuy?" kata Jonah.

"Masa gitu.." kata Cath.

"Mau yang antimainstream?" kata Jonah.

"Iya." kata Cath

"CATHERINE!! LU MAU GA JADI PACAR GUA??!!!!" njs. Triak dia.

"GAMAU!!!" jawaban Cath sontak membuat kami semua diam.

"GAMAU NOLAAAAKKK!!!"

"YEEEEYYYY PJ PJ PJ PJ PJ!!!!" minta kami lagi.

"Besok, gue mau tidur." kata Jonah lalu pergi. Kami diam. Lagi.

"CANDA NJIR. KUY LAH" kata jonah.

"YEEYYY" kami semua berdiri.

00000000000000000000000000000000000

"SEMOGA LANGGENG YA KELEAN" kata Corbyn.

"Amiinnn" kata kami semua. Kami lagi di restoran Ramen di samping Hotel. Tau ajasi jonah tempat tempat kuliner. Udah ada 90-an orang yang minta foto sama TheBoys. Gils. Gue kaga ada. Heu.

"Kalian?" tanya Jonah

"Kenapa?" tanya Gwen

"Bukan elu, Daniel sama Kalya." kata Jonah yang pengen gue sumpelin kursi restoran.

"Apaan si." kata gua. Jual mahal dikit lah.

"Hahah, buru jadian, tinggal kalian sama jack sama karen aja ini mah" kata Jonah

"Gua gasuka pacaran dulu, gua mah langsung nikah. Biarin aja prenjon, tpi yang pasti, gue dan lu, udah ngunci hati masing masing" kata Jack. Cailah lu mi ramen. Sa ae.

"Besok gimana? Kita duluan ke SF kan?"kata Zach

" iya, duluan ke SF, ntar besok nya kita ketemuan sma mereka di markas.

"Yaudah, makan aja dulu, itu bisa dibahas besok."kata Daniel.

" yayayayya" jawab kami.

"Tapi, sebenernya, gue tuh dulu udah punya pacar. Tpi, dia pindah dan beberapa bulan kemudian kita lost contact. Gue aja lupa muka dia gimana. Soalnya gue kan 4 tahun yang lalu hp gue rusak, jadi semua ngilang. Gue aja sampe lupa nama pacar gua." kata gua.

"HAH?!"kata mereka semua.

LDR • Daniel Seavey [COMPLETE]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang