Maaf baru update lagi 😊
"Selamat Membaca guys"😄
-----
"Pergi! cari keluarga lo, jangan ikutin gue"
Kali ini alen tidak lagi mengikuti langkahnya, alen memikirkan kalimat pria itu yang terakhir.
Keluarga? Bahkan aku tidak mengingat keluargaku sama sekali,
Alen terus terbayang-bayang akan kalimat itu hingga sosok bayangan hitam yang ia pikir tak akan muncul lagi berada tak jauh dari hadapannya, sosok itu muncul dari arah dimana pria yang menabraknya tadi itu pergi..
Kenapa sosok itu muncul lagi? apa yang terjadi? apakah dia mengikuti ku sampai kesini? namun untuk apa?.. Pikir alen
Aku menginginkan kau mati!!!
Seketika kalimat itu terlintas dikepala alen, alen merasa takut hingga tubuhnya bergetar, sosok bayangan itu sepertinya mengarah kepadanya, alen terus melangkah mundur dan kemudian menundukan kepalanya, alen tak sanggup untuk melihat sosok bayangan itu hingga menutup matanya
Hufttt...
Suara itu lagi? sungguh aku terlalu takut..
Hingga alen merasa seseorang menyentuhnya.
"To...to..long, aku takuut" ucap alen tergagap
Alen semakin takut namun bersamaan dengan itu ia merasa berada dipelukan seseorang, pelukan itu membuat ia tenang...
Hal itu membuat alen mulai merasa tenang dan bersamaan dengan pria itu melepaskan pelukannya, alen pun mendongak melihat siapa orang yang memeluknya jujur dia memang lebih tinggi, bayangkan alen hanya sebatas bahunya saja, namun saat melihatnya mata alen membulat sempurna
"Ka..k..au?..." ucap alen sambil menunjuknya
"Humm"..
"Kenapa kau kembali?" Bodoh pertanyaan macam apa ini jika dia tidak kembali aku tidak tau bagaimana dengan nasibku. Rutuk alen dalam hati
"Ikut denganku".
"Hah?". Alen pun nampak kaget dengan pikiran yang tidak karuan
"Yasudah kalau tak mau"
"Hah?"
"Huftt, berhentilah mengucapkan kata itu atau aku akan meninggalkanmu.."
"Hah?"..
"Huhhh..." alen mendengar pria itu mendesah frustasi kemudian tanpa alen sadari pria itu melangkah meninggalkan alen yang menganga tak percaya, alen pun tersadar dan mengejarnya dengan sedikit melayang dan melewatinya
"Hahh". Nampak pria itu kaget karena alen sudah berada didepannya, sungguh ekspresi yang lucu menurut alen
Alen pun hanya memasang cengiran
"Kau!, kau membuatku kaget". Ucap pria itu lagi
"Maafkan aku.."
Pria itupun mengabaikan ucapan alen dan berbalik terus berjalan, alen juga berlalu terus mengikuti pria itu, entah kemana mereka akan pergi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dreams
Teen FictionMengharapkan sesuatu yang bahkan sulit untuk kau capai seperti halnya seorang gadis cantik dengan rambut panjangnya yang terurai berharap bangun dari mimpi buruknya mimpi yang sangat menakutinya Namun disisi lain seseorang membuatnya ingin tetap ber...
