Shafira POV
Pukul 6 aku sudah siap dengan seragam sekolah dan tas yang sudah bertengger di pundakku. Tinggal mengenakan sepatu terus pergi ke toko kue mama.
Sebelum ke sekolah, pasti aku selalu menyempatkan diri untuk ke toko kue mama terlebih dahulu. Sekedar membantu, tapi mama selalu melarangku membantunya.
Aku pergi ke toko kue dianter oleh sopir. Walaupun aku sudah 17 tahun tapi mama selalu melarangku mengendarai mobil sendiri.
15 menit berlalu, aku sudah sampai di depan toko kue. Di depan toko kue itu bertengger sebuah nama yang agak besar. Shafira's cake begitu tulisannya. Aku tersenyum setiap kali melihat namaku sendiri yang dibuat nama toko kue milik mama. Pasalnya dulu aku sempat uring uringan sama mama agar namaku tidak dibuat nama toko kuenya. Dulu aku sempat agak malu namaku dibuat begituan, tapi seiring berjalannya waktu, toko itu mengalami kemajuan pesat, sampai mama bisa beli rumah yang layak pakai, dan 2 mobil.
Aku memasuki toko dan menuju ke arah dapur toko itu. Terlihat mama yang kecapean karena bekerja sendirian mengurusi tokonya. Mama selalu datang ke toko sehabis subuhan.
"Pagi ma" kucium sekilas pipi mama.
"Eh anak mama" mama masih fokus dengan adonan kue dihadapannya.
"Pancake kesukaanmu udah mama siapin itu ada dimeja. Dimakan dulu sebelum berangkat ke sekolah.
"Iya mamaku sayang" jawabku sambil menuju meja dan mulai memakan pancakenya.
"ma kog itu kuenya banyak banget? Ada pesanan ya ma?" tanyaku sambil melihat ke arah Tiga kantong plastik yang berisi berkardus kardus kue.
"Iya sayang, bentar lagi diambil kog."
Aku hanya mengangguk paham
***
Ting.....Nong.....Suara bell toko berbunyi. Mama keluar dari dapur dan menuju ke depan untuk membukakan pintu toko. Aku masih menyantap pancake kesukaanku.
"Oh nak Arsa, pasti mau mengambil pesanan kuenya ya?"
Terdengar suara mama sedang mengobrol dengan seseorang."Iya tante" dan itu suara cowok yang dipanggil Arsa oleh mama.
"Tunggu bentar ya biar tante ambilin"
Ku lihat mama masuk ke dapur lagi untuk mengambil 3 kantung plastik yang berisikan kue. Aku tidak diam saja dan kubantu mama membawanya.
"Ini nak Arsa pesanan kuenya" seru mama sambil mengasihkan 2kantung plastik itu kepada cowok yang dipanggil Arsa.
"Ini satunya" ucapku sambil mengasihkan satu lagi kantung plastik yang berisikan kue padanya.
"Aduh gimana cara bawanya ya tante? Aku pake motor, kirain cuma satu kue jadi aku gak pake mobil"
Mama nampaknya mulai berpikir. Dan terlintas ide konyol yang ada dibenak mama.
" Nak Arsa sekolah di SMA Bintang?"
" I....iya tante" jawabnya agak kebingungan, apa hubungannya dengan sekolahan coba.
" Gimana kalau shafira yang bantu bawain kuenya, kan kalian satu SMA jadi ntar setelah nganter kue dari rumah nak Arsa, kalian bisa berangkat sekolah bareng."
Itu awal bertemunya Arsa dengan Shafira. Tunggu kisah selanjutnya ya. Jangan lupa vote dan komen. Sory for typo.😂😂.NEXT gak?

KAMU SEDANG MEMBACA
Because of You
Teen FictionHatimu memang sudah pergi, namun ragamu masih tetap disini. Mana kata kata yang dulu kau sebut dengan janji? Kau yang buat janji dan kenapa kau yang mengingkari?