Hai perkenalkan namaku Esya Karina, biasa dipanggil echa. Aku duduk dikelas XI SMK. Sudah satu bulan aku masuk sekolah baru, aku sangat senang karena bisa sekolah di sekolah favorit dan masuk jurusan yang sesuai yang aku impikan. Ya aku masuk jurusan Tata Busana, maklum lah aku bercita cita ingin menjadi model. Perkenalan nya sudah ya jangan kepanjangan nanti bosan lagi😊
#Disekolah
Setelah turun dari mobil, aku mulai memainkan handphoneku dan aku mulai nge vlog untuk di upload di channel youtube ku. Tiba tiba "Brukk"
"Aduh, kalau jalan liat liat bisa kan??"gerutu ku
"Eh jangan salahin saya dong, kamu sih udah tau ini jalan masuk masih aja berdiri disini"balas nya
"Apaan sih malah nyalahin, udah sana pergi loe"kataku kesal
Anak itu lalu pergi, dan tiba tiba ada yang memegang bahu ku. Aku menoleh dan ternyata dia Karel teman ospek ku kemarin.
"Karel bikin kaget saja deh"kataku
"Eh kamu lagi ngevlog kan, tutup dulu malu diliat nya"
"Oh my god, aku lupa. Untung aja kamu ingetin"kataku sambil memberhentikan kamera video dihandphone ku
"Ayo masuk, jangan ngevlog mulu"
"Iya iya ngga kok"
Akhirnya aku dan Karel masuk kelas.
#Skip
Dikelas, wali kelas ku menunjuk Karel sebagai ketua kelas, karena ketua kelas yang sebelumnya mengundurkan diri. Aku senang sekali mendengarnya. Aku menyunggingkan senyumku pada Karel dan memberinya ucapan selamat.
"Selamat Rel, loe memang pantas"ucapku
"Terimakasih ca"balasnya dengan senyum manis
Aku memiliki teman ada Humaira yang berhijab, Kirei sama centilnya kaya aku haha dan Billy yang humoris tak lupa juga Karel yang sangat berwibawa. Kami sangat akrab, saat istirahat aku dan mereka kecuali Karel pergi ke kantin.
"Kalian mau pesen apa?Biar gue yang..."
"Kamu mau traktir kita yah"ucap Billy tiba tiba memotong pembicaraanku
"Em..boleh hari ini gue yang traktir tapi besok loe ya Bill"pintaku
"Gampang"
"Alah kaya loe punya duit aja Bill"
"Duit gue emang banyak kali, gue kan nabung disetiap warung"candanya yang sangat garing
"Ah itu mah bukan nabung namanya"
Mereka terus asyik mengobrol sementara aku memesan makanan, saat aku memesan makanan aku melihat seseorang yang tak asing dimataku. Siapa dia??Ternyata dia adalah Karel.
"Karel, kamu ini hobi sekali mengagetkanku, ada apa??"
"Aku ditraktir juga kan??"ucapnya sambil terkekeh
"Iya deh iya"
Setelah makanan jadi, kami menyantap nya, sambil mengobrol kecil.
"Sumpah enak banget, beda dari biasanya"ucap Billy
"Iyalah kan gratisan"sambung Kirei
Semua orang tertawa.
"Eh teman teman, sore ini aku mau latihan vokal. Ada yang mau ikut gak??"tanya Humaira
Tanpa aba aba Karel langsung mengiyakan ajakan Humaira.
"Mau, aku ikut ya??"
"Alhamdulillah, iya boleh tapi bukan sembarang lagu"
"Apapun lagunya, insyaallah aku akan ikut"
"Alhamdulillah, bagaimana yang lainnya?"
"Gue gak mau lah, suara gue kan udah menggelegar"ucap Billy
"Hahaha, saking menggelegar nya kaca rumah gue retak semua kalo loe nyanyi"ledek Kirei
"Enak aja"
"Aku juga ikut ya"kataku
"Oke, nanti aku kirim alamatnya ya lewat WA..kita langsung aja ketempat nya"
"Oke"jawabku dan Karel kompak
#Sore hari ditempat latihan vokal
"Maira"panggil Karel
"Karel, kamu gak bareng echa"tanyanya
Ia menggelengkan kepalanya, dan mengajak Humaira duduk disebelahnya.
"Gak rel, makasih"tolaknya
"Memangnya kenapa?"
"Kita bukan mahram, dalam islam lawan jenis itu jika berbicara harus ada jaraknya. Agar tidak terjadi fitnah"ucap Humaira lembut
"Baiklah"
Jawab Karel lalu tersenyum "Masyaallah, wanita ini benar benar menjaga pandangannya"katanya dalam hati
Tak lama kemudian, Aku datang dan menghampiri mereka.
"Hai aku sudah siap nih, ayo masuk"
"Iya ayo"
Kami lalu masuk studio rekaman, dan terlihat seorang perempuan berhijab berdiri membelakangi kami.
"Assalamualaikum umi"ucap Maira
"Wa'alaikumusalam, tumben Maira bawa teman-teman silakan duduk"
Kami pun duduk.
"Iya umi alhamdulillah mereka ingin belajar bersama umi. Teman-teman ini guru vokal Maira, namanya Umi Janah"
Karel bersalaman dengannya, aku pun menyusul. Ia mulai memberikan kertas lirik lagu, aku kaget bukan main aku kira lagunya lagu kekinian ternyata sholawat?Aku gugup tak bicara saking tak percayanya.
"Kamu kenapa ca?"tanya Karel
"Gak papa"jawabku singkat
Umi Janah mulai mengajari kami menyanyi, Humaira melantunkan shalawat yang baru saja diajarkan dengan sangat merdu. Aku dan Karel sampai tercengang, "Mati gue, gue bisa aja kaga malah ikut kaya ginian"batinku
Kini giliran Karel, ia juga masih belajar namun suaranya tidak diragukan.
"Maula ya sholi wasa..lim daiman abada"
"Masyaallah, bagus nak Karel. Ayo sekarang giliran kamu nak echa"kata Umi kepadaku
Tanpa pikir panjang aku langsung mengatakan
"Maaf Umi, maaf teman-teman Echa mau pulang. Echa gak suka ada disini"
Aku berlari keluar tempat mengerikan itu, yang sebelumnya tak pernah terbayang dalam otakku. Karel mengejarku dan menghentikan aku.
"Ada apa?kamu gak suka lagu sholawat ya??"tanya Karel
"Ya iyalah, aku sukanya lagu lagu bahasa inggris kan keren ini apaan"ucapku sewot
"Ya sudah kalau kamu mau pulang, pulang saja gapapa kok"
"Karel gak peka banget sih, anterin kek"keluh batinku
Humaira mengintip kami dari pintu.
"Mengapa aku sesak melihat mereka berduaan, astagfirullahaladzim apa yang aku fikirkan"lamun Humaira
Aku langsung pulang, entah apa yang dilakukan mereka berdua yang jelas aku bete sekali.
#2 minggu kemudian
Setelah hari itu, aku tak lagi dekat dengan Humaira. Aku menjaga jarak dengannya. Entah bagaimana perasaanku yang jelas aku tidak suka Humaira dekat dengan Karel.
"Nanti kita ke mall ya, belanja lagi"ajakku
"Siap ca, aku juga mau beli tas kekinian biar nanti aku foto terus upload di IG ku"
"Iya deh iya"
Saat kami berbincang asik, tak sengajak aku melihat Karel dan Humaira berjalan berdua.
"Ngapain sih Karel sama Humaira"
"Kamu cemburu ya"
Alu hanya menyunggingkan mulutku karena kesal. Mereka lalu menghampiri kami.
"Assalamualaikum Eca, kirei"
"Jawab ca, itu doa loh buat kamu"pinta Karel
"Waalaikumsalam"jawabku singkat
Dengan perasaan jengkel aku mengajak Kirei pergi.
"Karel, sebenarnya ada apa dengan Eca dia sepertinya tidak menyukaiku"
"Biarkan saja orang lain tidak menyukaimu, yang penting allah suka. Iya gak?Yang penting ada aku, yang suka kamu"
"Apa??"
"Ngga papa, aku ngomong apa ya barusan"
Humaira tersenyum malu, mereka lalu melanjutkan pergi ke perpustakaan.
Saat pulang sekolah hujan turun saat deras, aku menunggu supir menjemputku namun sudah 30 menit belum muncul juga. Akhirnya aku duduk di depan kelas dan disebelahku persis ada Humaira.
"Ca, kamu masih nunggu jemputan ya"
Aku diam tak menjawab pertanyaannya. Dia tersenyum.
"Aneh banget gue cuekin malah senyum"pikirku
Tiba tiba Karel datang membawa sebuah payung. Aku berpikir pasti payung itu untukku. Karel menatapku juga menatap Humaira.
"Dua wanita ini sama sama sahabatku, siapa yang harus aku kasih payung"pikir KarelKira kira siapa yang dipilih Karel ya ?Echa atau Humaira??Tunggu selanjutnya yah sahabat

KAMU SEDANG MEMBACA
Mengejar Cinta IDOLA :)
ChickLitCinta segitiga antara remaja Sholeha dan remaja zaman now. Manakah yang akan mendapat cinta sang perebut hati???