Entah kutukan atau apa karena terbiasa, Zuan tidak pernah bisa memanggil Zia dengan sebutan namanya tersebut, mau semarah dan sekesal apapun Zuan terhadap Zia ujung-ujungnya pasti manggilnya Yank/Sayang terhadap Zia, konflik2 kecil nan romantis terj...
Malam puncak pensi akan segera di mulai anak2 OSIS SMUN1 BANDUNG yang sudah sibuk sejak kemarin untuk mempersiapkan segalanya demi kesuksesan malam puncak pensi malam ini.
Tak terkecuali Hafhizuan yang notabenenya adalah ketua Osis selama 3tahun berturut-turut. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya Zuan yang selalu sibuk dan aktive dalam acara, tahun ini dia hanya terlihat bermalas-malasan tak bersemangat. Dia hanya menyiapkan sebait kata perpisahannya sebagai ketua OSIS dan sebagai murid di SMUN 1.
Dengan mengenakan celana jeans sedikit robek2 bagian dengkul, dan kaos berwarna putih,dengan perpaduan blazer bewarna abu-abu, serta memakai sepatu cats merk brand ternama bewarna putih kombinasi abu2 . Nampak begitu begitu serasi dengan kesan santai, namun berwibawa badannya yang tinggi berkulit putih, dan berparas tampan dengan hidung yang begitu bangir. Membuat jantung dan hati para wanita meleleh bagaikan marsmelow....Hafhizuan alias Zuan adalah idola di SMUN 1.selain ketampanannya dia juga termasuk anak yang berprestasi yang sering mengaharumkan nama sekolahnya.
Brooo....semua dah siap tinggal nunggu perintah nih.... Ucap Dani kepada Zuan. Zuan yang sedang asyik memainkan gitar di ruang OSIS pun menghentikan permainan gitarnya. Ok sip...mana anak2 yang lain suruh kumpul dulu kita berdoa dulu sebelum acara di mulai, pinta Zuan kepada Dani.
Setelah semua berkumpul dan berdoa acara pensi pun di mulai riuh para siswa-siswi dengan alunan band persembahan dari para siswa. Berbagai tarian, kabaret ,puisi dan seni lainya membuat acara bertambah meriah. Setelah Zuan memberikan salam perpisahan sebagai ketua OSIS dan sebagai siswa pelajar di SMUN 1, Zuan melantunkan lagu berjudul "CUKUP TAU"Rizky Febian dengan gitar akustiknya. Dengan suara merdunya Zuan melantukan lagu tersebut dengan penuh penghayatan seolah2 lagu itu mewakili hatinya saat ini.
*** Zuan.....panggil Maya kepada Zuan yang baru menuruni anak tangga di belakang panggung.
Apaan.. Jawab Zuan singkat. Zia nungguin Lu tuh di ruang perpus.
Males lah... Zuan pun mlengos meninggalkan Maya. Sebentar aja...sampe kapan kalian mau saling menghindar kaya gini sih.... Maya mulai sewot.
Kalo sobat Lu tuh ngak hianatin Gue, ngak bakalan Gue sampe begini ke dia May. Terserah Lu deh, Gue sampe kapanpun ngak percaya sama tuduhan Lu ke Zia.
Bukan tuduhan May... Itu fakta bukti ada... Saksi mata ada... Kurang apa?...Terlihat sekali mata Zuan begitu berapi2 menahan kekesalan dan kemarahannya.
Temui dia, siapa tau ini yang terakhir kalian bertemu.. Jangan sampe kamu nyesel di kemudian hari. Ucap Maya melemah dan berlalu meninggalkan Zuan.
Malam semakin larut... Zia masih setia menunggu Zuan. Zia adalah gadis berparas ayu,kulitnya yang bersih ditumbuhi bulu2 halus,terutama bagian leher dan tangannya,badanya yang langsing, sesuai dengan tinggi badannya yang tak terlalu pendek dan tak terlalu tinggi juga, dengan rambut hitamnya yang lebat nan halus lurus,tergerai panjang dibawah bahu. Penampilannya emang agak tomboy dan cuek, tapi dia berhati lembut, sikap dan sopan santunya kepada semua orang membuat dia di kagumi banyak teman2nya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.