Capter 1

249 47 5
                                        


🌹You're My🌹

13 januari 2018

Author pov*

       Nayeon menatap sebuah undangan berwarna silver dengan hiasan pita,ia menatap cover undangan tersebut  yang terdapat foto pre weding sepasang kekasih yang sebentar lagi akan menjadi sepasang suami istri.

"Hah...lebih baik aku tak perlu datang" nayeon melempar undangan tersebut ke arah lemari dekat kursi kasir yang sedang ia duduki sekarang.

     Sepasang kekasih dalam undangan tersebut adalah Kim Jong in dan Jung  krystal,ya seorang namja yang sempat membuat nayeon cukup bahagia waktu itu,tapi juga namja yang berhasil mempermalukan nayeon di depan umum.Sebenarnya nayeon sudah melupakan kejadian setahun yang lalu tersebut,hanya saja beberapa jam lalu Jong in datang dengan angkuhnya memberikan undangan tersebut pada nayeon,bahkan namja itu nampak menunjukan senyuman mengejek pada nayeon.

"__yang ada aku akan di permalukan lagi olehnya,huh..lebih baik ku gunakan waktuku untuk tidur"sambungnya dengan kembali menekuni  pekerjaan yang sempat terjeda.

"Eonnniiii...."nampak seorang yeoja masuk ke dalam toko bunga tersebut,dan sontak nayeon mengangkat kepalanya untuk menatap yeoja tersebut.

" yeri~ya..."nayeon pun berdiri dan memeluk gadis tersebut.

"Eonni aku ada oleh-oleh untuk mu" yeri melepas pelukan nayeon,dan memberikan peaper bag pink pada nayeon.

"Wahh..gomawoyo yeri ~ya" nayeonpun nampak tersenyum bahagia.

   Setiap yeri pulang dari luar negri pasti akan membawakan oleh-oleh untuk nayeon,gadis itu sudah menganggap nayeon seperti kakaknya sendiri.Dia ingin dekat dengan siapapun yang dekat dengan Jungkook,yeri adalah sahabat jungkook dari kecil dan sekitar lima tahun yang lalu mereka resmi menjalin hubungan lebih dari teman,selain karena perjodohan orang tua mereka,mereka juga saling mencintai.
***

     Sudah hampir setengah jam yeri menemani nayeon menjaga toko bunga.Bahkan sekarang nayeon sedang menyirami tanaman di belakang toko,sementara yeri setia menjaga di meja kasir.

     "Anyeongg...."nampak suara jungkook di berengi suara pintu yang terbuka,namja itu nampak tersenyum ketika melihat yeri disana.

"Ahh...oppa sudah datang rupanya"ucap yeri dengan berdiri dan menghampiri jungkook.

"Sudah lama menunggu?"tanya jungkook dengan mengusap lembut surai kekasihnya itu.

"Lumayan,tapi aku tak bosan disini,ada nayeon eonni yang menemaniku"

"Ah baguslah"lagi-lagi jungkook membelai surai yeri dengan sayang.

"Ahh oppa__"yeri nampak mengantungkan kalimatnya,dan menatap seseorang yang berdiri di belakang jungkook.
"Nuguya?"sambungnya dengan terus menatap namja yang ada di belakang jungkook,hingga mata gadis itu tak berkedip.

"Hey..apa yang kau lihat aishh.."jungkook mengeser tubuhnya menghalagi pandangan yeri pada namja yang ada di belakangnya.

"Hey..oppa,apa yang kau lakukan eoh?"yeri nampak menatap jungkook dengan kesal.

"Habisnya,kau menatap laki-laki lain seperti itu,di depan kekasihmu pula"jungkook tak kalah kesal,yah tentu saja ia sedang cemburu.

"Cckk...kau ini cemburuan sekali"sahut namja yang berada di belakang jungkook,dengan berjalan dan berdiri tepat di samping jungkook.

"Diam kau hyung,ini semua gara-gamu "bentak jungkook dengan menatap tajam ke arah namja tersebut,sementara namja itu hanya terkekeh pelan melihat kelakuan jungkook yang masih saja sama,sangat kekanankan padahal usianya sudah 24 tahun sekarang.

"Hey..apa yang kalian lakukan kenapa berisik sekali eoh"nayeon nampak masuk pintu belakang dengan membentak jungkook yang terdengar sangat ribut.Hingga ketiga orang yang mengundang keributan tersebut hanya melongo menatap nayeon.Bahkan gadis itu tak menyadari jika ada tamu yang datang bersama jungkook.

      Netra nayeon menangkap wajah namja itu.Namja yang ada di samping jungkook yang juga tengah menatapnya dengan tatapan heran,dan kemudian tatapan itu berubah menjadi tatapan yang terkesan dingin.

    Tiba-tiba ia teringat dengan bayangan sepuluh tahun yang lalu.Nayeon merasakan jantungnya berdetak sangat cepat,bahkan rasanya hampir copot.Tiba-tiba tangan gadis itu bergetar sangat hebat,ia mencoba manyadarkan dirinya.Apakah ini nyata?,atau apakah ini hanya mimpi?.

"D_dia, Tt_taehyung"ucapan nayeon terdengar lirih bahkan mungkin hanya dirinya sendiri yang mendengarnya.

"D_dia, Tt_taehyung"ucapan nayeon terdengar lirih bahkan mungkin hanya dirinya sendiri yang mendengarnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Ah nuna,mianhae"ucap jungkook dengan mengaruk tengkuknya yang tidak gatal.

"Yasudah jangan ribut lagi"balas nayeon dengan membalik badanya hendak kembali ke taman belakang,ia ingin menghindari taehyung karena  rasa gugupnya yang luar biasa.Namun buru-buru jungkook meraih lengan nayeon guna menahan gadis itu,agar tak pergi dulu.

"Ah nuna mau kemana?"

"Aku harus bekerja jungkook~sii"

"Nanti dulu,kajja"kali ini jungkook nampak menarik lengan nayeon dan menyuruh nayeon untuk berdiri di samping yeri.

"Hyung,kenalkan ini yeri kekasihku,dan ini nayeon nunu,dan yeri,nuna,kenalkan ini taehyung  hyung dia baru pindah dari Jepang"terang jungkook

   Merkapun akhirnya saling berkenalan dan kemudian yeri nampak heboh melihat ketampanan sahabat kekasihnya itu.Sementara nayeon masih diam dan bicara seperlunya.Otaknya terus memikirkan kejadian sepuluh tahun yang lalu,jika ia ingat,rasanya sungguh memalkukan.

      Namun nyatanya taehyung tak menginggat nayeon,hingga pria itu berspresi biasa saja,dan menganggap ini pertemuan pertamannya dengan nayeon.

    Nayeon rasa jungkook sangat pandai menyimpan rahasia tentang dirinya pada taehyung.Dan nayeon sangat bersyukur jika memang benar taehyung tidak menginggatnya.

🌹🌹🌹

Silahkan vote coment jika dirasa ff ini bagus😆😆😆,jika kalian mau lanjut juga,maaf baru update😌😌😌🙏🙏🙏

YOU'RE MY Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang