14 Januari 2018
***
Nayeon pov*
Aku menatap bunga-bunga yang mulai tumbuh di depan mataku,sebenarnya aku tak percaya bahwa bunga yang aku tanam bisa sesubur ini,pasalnya aku bukan orang yang gemar menanam bunga,mungkin banyak perempuan menyukai bunga,namun tak banyak yang hobi menanam bunga.Contohnya diriku sendiri.Namun di samping itu ada yang lebih penting,ini bukan masalah bunga yang sedang ku tanam,ya mungkin mata ku mengarah kesana,tapi pikiranku menuju ke hal lain,sesuatu yang sering di pikirkan wanita seusiaku.Kalian mungkin tau apa yang di pikirkan wanita dewasa 24 tahuh.Menikah dan meimiliki seorang anak ,aku ingin suatu saat nanti bisa menanam bunga dengan anakku,memberikan bunga untuknya.Hanya dengan memikirkan itu saja sudah bisa membuatku senyum-senyum sendiri seperti orang gila,bahkan aku tak sadar jika ada sepasang mata tengah memperhatikanku di sebrang sana.di sebrang tempat ku menanam bunga di halaman rumahku.
Aku terus memerhatikan pria tinggi berambut coklat tersebut berjalan menghampiriku.Awalnya aku pikir ini hanya hayalanku saja,mana mungkin pria itu tau rumahku,mana mungkin juga dia datang menghampiriku.Aku pasti sedang menghayal,namun dugaan ku salah,ketika suara bass nya membuat sadar bahwa ini nyata bukan hayalan.
" Kenapa kau melihatku seperti melihat hantu?" tanya pria itu dengan menatap ku heran.
"Kau tau rumahku?" pertanyaanku sukses membuatnya tersenyum,jujur saja dia masih sama seperti dulu,dia sangat tampan,hanya postur tubuhnya saja yang berubah menjadi lebih tinggi dan lebih gagah,sepertinya dia tumbuh denga baik.
"Apa gunanya jungkook" balasnya
"Kau mencariku?"tanyaku lagi, memastikan bahwa aku memang sedang tak berhayal.
"Tidak"
"Lalu?"
"Aku mencari ayahmu,apa beliau ada di rumah?"
"Ada perlu apa dengan ayah?"kali ini aku sudah yakin bahwa aku tak berhayal,tapi aku heran kenapa dia mencari ayahku,selama ini dia tidak pernah bertemu dengan ayahku,aku takut jika dia datang untuk menghina ayah,atau melakukan hal buruk lainnya.
"aku tidak akan mencelakai ayahmu"seperti dapat membaca pikiranku,pria berkulit tan ini mengatakannya dengan nada lembut,dan ini pertama kalinya dia bicara cukup panjang dengan ku.
"Baiklah,masuklah,ayah ada di dalam,aku akan panggilkan ayah" akupun masuk ke dalam dan memanggil ayah yang sedang berada di belakang rumah.
Akupun kembali keluar menuju ruang tamu kami untuk menemui pria yang sedang duduk tenang di sofa ruang tamuku,ia terlihat menunjukan senyum khasnya pada ayah dan sedetik kemudian ia berdiri dan memberi hormat pada ayah.
"Ada perlu apa mencariku,kau bukankah temannya tuan muda jeon jungkook?"tanya ayahku dengan tersenyum ramah pada pria muda yang duduk di depan kami.
"Iya aboji,namaku kim taehyung" balasnya dengan memperkenalkan diri pada ayah.Dia adalah taehyung,dia teman sekolahku waktu SMP,dia juga pria yang di ajak jungkook kemarin,jujur saja aku tidak pernah kepikiran bahwa pria setampan taehyung bisa datang ke rumahku.
"Taehyung, kau tampan sekali,aku jadi ingat waktu aku muda dulu hahaha" Ayah menantap taehyung dengan senang, pasalnya ini pertama kalinya ada seorang pria datang kerumah,pria seusiaku.
"Aboji pasti lebih tampan" balas taehyung diiringi tawanya.Aku baru tahu bahwa taehyung juga punya selara humor,di balik sifat dinginya.
"Lalu,ada perlu apa kau ingin bertemu dengan ku?" kali ini raut wajah ayah berubah menjadi sedikit serius.
"Dulu aku pernah berjanji pada putri anda,aboji"ucapan taehyung sontak membuatku membulatkan mata,apa mungkin taehyung ingat dengan kejadian sepuluh tahun yang lalu,tidak mungkin,taehyung tidak mungkin menepati janji konyol itu.
"Janji?janji apa?" ayah nampak binggung ia melihat ku dan taehyung secara bergiliran.
"Tidak,tidak ada janji di antara kami aboji,itu hanya kejadian waktu kita kecil"ucapku dengan tersenyum pada ayah,memastikan bahwa tak ada janji penting di antara kami.
"Aku berjanji akan menerima cintanya saat aku kembali dari jepang,apa aboji merestui kami?"taehyung nampak melirik ku sekilas sebelum menjelaskan semuanya pada ayahku.
"Ya Tuhan,jadi janji itu?,tentu saja ,jika kau berniat baik dengan putriku" sungguh aku tak percaya dengan ucapan taehyung beberapa detik yang lalu,mana mungkin dia mau menepati janji bodoh itu.
"Ayah,itu hanya janji bodoh" ucapku mencoba meyakinkan ayahku yang percaya dengan taehyung.
"Hey,,ada laki-laki baik yang memintamu pada ayah,kenapa kau berburuk sangka padanya"ayah terlihat menasehatiku dengan mengeleng-gelengkan kepalanya,menandakan bahwa aku tak boleh berburuk sangka pada orang lain.
"Trimakasih atas ijinnya aboji,aku akan serius dengan nayeon,aku akan menikahinya" kali ini aku benar-benar terkejut dengan perkataan taehyung.
"Jangan bodoh kau Kim taehyung!"bentakku dengan melotot ke arahnya.
"Karena aku bodoh,makanya aku sekolah sampai jauh ke jepang" jawab namja itu dengan tersenyum remeh pada ku.
"Ya Tuhan,apa yang di rencanakan taehyung,kenapa hatiku jadi tak tenang begini,aku takut dia seperti jong in" batinku dengan memejamkan mataku sejenak,mencoba menenangkan perasaanku.
🍀🍀🍀
Author pov*
Setelah berbicara panjang dengan ayah nayeon,taehyung berpamitan untuk pulang,sang ayah pun menyuruh nayeon untuk mengantar taehyung sampai depan rumah.
"Apa yang kau rencanakan kim?"tanya nayeon dengan nada sinis,nayeon tau bahwa di balik semua ini pasti ada maksud tertentu.
"Menikahimu" jawab taehyung dengan nada santai dan tersenyum tipis pada gadis yang berdiri di sampingnya.
"Kau jangan gila,kalau dulu aku pernah mempermalukanmu,tolong maafkan aku,tapi aku mohon jangan ganggu hidupku dan aboji" nayeon nampak menatap taehyung dengan wajah memohon,sementara taehyung membalas tatapan nayeon dengan tersenyum.Hingga suasana hening tercipta di antara mereka,nayeon sibuk memohon dan taehyung juga sibuk dengan pikirannya,hingga suara husky taehyung memecah keheninggan di antara mereka.
"Aku tidak akan mencelakai mu ataupun abojimu"balas taehyung dengan mengalihkan pandangannya dari nayeon.
"Maafkan aku" ucap nayeon dengan nada lirih namun taehyung dapat mendengarnya,tak ada jawaban dari namja itu,ia hanya menyahut ponsel yang ada di genggaman nayeon,hingga sang pemilik menatap taehyung dengan espresi wajah kagetnya,ia memandang jemari panjang taehyung yang dengan lincah mengetik sesuatu di ponsel nayeon.
"Itu nomor ponselku,kau bisa hubungi aku kalau perlu,kalau kau tidak menghubungiku maka..."ada jeda dalam kalimat taehyung,namja itu nampak menatap nayeon dengan serius.
"Maka__?" nayeon mengerutkan dahinya menyelidiki bahwa dugaannya tentang taehyung benar,bahwa namja itu ingin mempermainkannya.
"Aku yang akan menghubungimu,aku pergi" kalimat terakhir taehyung membuat nayeon tak mengerti dengan maksud taehyung yang ingin mendekatinya.Yeoja itu hanya mematung memandang punggung taehyung yg mulai menjauh.
🌹🌹🌹🌹
Capter dua ,mudah"an kali ini bisa bikin ff yang bikin baper baper semriwing yahh...
Tolong tulis kritik dan saran di kolom komentar ya,bakal up cepet kalau bintangnya banyak,kira"ada yang nunggu ff ini kah?
KAMU SEDANG MEMBACA
YOU'RE MY
Historia CortaKisah hidup nayeon berubah ketika ia bertemu dengan cinta pertamannya,mungkin itu hanya sebuah cinta monyet anak berusia 14 tahun,tapi nayeon tak bisa melupakan cinta pertamnya tersebut,walaupun di usia dewasanya ia mulai menyadari bahwa yang terjad...
