Satu hal yang paling sulit dihilangkan di dunia ini ada rasa kecewa. Apalagi rasa itu diberikan oleh seseorang yang kita anggap penting
*****
Karena kejadian itu aku sangat kesal pada ali dan marah padanya.1 hari aku sama sekali tak mau bicara denganya,dia sudah berusaha untuk minta maaf padalu, tapi aku acuhkan.
Jujur, aku sudah memaafkanya, tapi aku ingin tau bagaimana reaksinya.
Malam hari, ali datang kerumahku dan membawa bunga mawar putih untukku. Sambil memetik gitar, dia menyanyikan lagu Marry you-Bruno Mars.
Selesai memainkan gitar, ali langsung memeluk tubuhku erat dan berkata "maafin aku sayang, kmaren pulsa habis dan gak bisa ngabarin. Maafin aku ya... aku sayang kamu" ali mencium keningku cukup lama.
Aku menangis terharu dalam pelukanya. Ali sangat mudah membuatku tersenyum kembali.
*****
Aku memberhentikan lamunanku karna dosen sudah berada didalam ruangan.
Selesai kuliah, aku pergi ke taman aprill. Sudah 3 tahun aku tak pernah mengunjungi taman ini. Suasana tak berubah. Hanya dekorasi dan orangnya yang berubah. Taman ini masih tampak ramai, 3 tahun aku tak kesini karna biasanya aku pergi bersama ali.
"Kak Prillyyyy" teriak seseorang disana. Dimas, orang yang sudah ku anggap adik sendiri. Adikku dan ali. "Dimaaass" dia berlari ke arahku dan memeluk tubuhku. Aku membalas pelukannya."Kak prilly kok udah gapernah kesini lagi sih? Untung aku masih setia main disini" lanjutnya, ya dia memang anak yang selalu main ditaman Aprill ini. Dimas selalu membantu ali untuk memberikan suprise padaku.
"Adduhh... maaf bangett ya kuliahnya lagi sibuk banget nih" jawabku berbohong. Jujur, aku tak pernah lagi kesini karena setiap aku melewati jalan disini, aku teringat pada ali.
"Oiiyyaaa, bang ali mana? Aku juga gapernah liat bang ali" tanyanya padaku dan kembali membuatku terfikir akan sosok ali.
"Bang ali nya lagi sibuk sayang. Baru pulang tahun depan. Ada urusan gitu deh. Oiya, sekarang umur kamu berapa ya??" Tanyaku mengalihkan pembicaraan, aku pun langsung menjelaskan tentang ali karna tak mau dimas bertanya banyak padaku yang akan membuatku memikirkan ali.
"Ooohh... 7 tahun kak. Kan terakhir kakak kesini aku umur 4 tahun hahahahahahaa. Kakak besok ulang tahun kan ya?? Tanggal 15 Oktober" tanyanya. Besok UlangTahun ku? Aku melihat tanggal di tangan ku.Ya besok tanggal 15, aku sendiri sampai lupa, karna terlalu banyak memikirkan tugas kuliah dan ali tepatnya.
Setelah berbincang dengan Dimas, aku pulang kerumah dan menghantarkan dimas pulang karna hari sudah gelap. Besok akan ku adakan Birthday Party dan akan aku undang Dimas. Birthday Party udah menjadi kebiasaan ku, tapi kali ini aku tak terlalu membuatnya mewah.
Hari ini ulang tahunku yang ke 23. Birthday Party ku adakan jam 7 malam, acara terakhir dalam Birthay Party yaitu dance. Semua pasangan atau suami istri akan berdansa. Ulang tahun tanpa putri yang berdansa dengan pangeranya.
Acara pertamaa, nyanyiin happy birthday dan potong kue. "Happy Birthday priillyyy, happy Birthday prilly...." setelah selesai bernyanyi, gritte memanggilku dan memeluk tubuhku.
"Happy Birthday kesayangann, semoga panjang umurrr......" sejuta harapan gritte ucapkan untukku.
"Jangan sedih lagi yaaa... masih ada kita, jangan pernah merasa kesepian. Gue yakin dia bakal bayar semuanya nanti. Sabar ya prill" lanjutnya. Aku tau yang gritte maksud, ali. Setelah kejadian 3 tahun lalu aku memang sedikit menjadi pendiam. Sering merasa kesepian dan mood ku terkadang berubah 180 derajat menjadi tak baik.
Setelah gritte, giliran salsa, kevin dan disusul oleh iqbal.
"Jangan sedih ya prill, gue gasuka lihat lo seeih kayak gitu. Gue merasa, lo bukan prilly yang gue kenal. Yang selalu ceria. Mood lu suka berubah,gue harap lo bisa lebih tenang ya prill" ucap iqbal padaku, aku hanya tersenyum padanya.
"Kakkk Prilllyyyy.. selamat ulang tahun yaa... pokoknya tambah +++++++ deehh" teriak dimas sambil berlari memelukku. Dimas lah laki-laki yang menjadi moodbosterku saat ini.
Sekarang waktunya potong kue. Kue pertama ku berikan pada papa, kedua untuk mama dan biasanya yang ketiga kuberikan Kepada sahabat tersayangku, gritte.
Acara kedua, bebas dan pemberian kado. Aku duduk berasana iqbal,kevin,salsa,dan gritte dimeja yang terdiri dari 6 kursi. Satu kursi kosong di sebelahku, kursi yang biasa ali tempati. Lagi-lagi aku terus memandangi kursi itu. 3 tahun ali tak datang dalam acara ulangtahunku, 2 tahun ali tak mengucapkan atau mengirimkan kado untukku. Apakah tahun ini hal itu akan terjadi lagi?
Mungkin.Aku ingat, terakhir ali hadir dalam acara ulangtahun ku, dia menyanyikan lagu Nothing's Gonna Change My Love For You-George Benson. "Nothing's gonna change my love for you... you ought to know by now how much I love you. One thing you can be sure of , I'll never ask for more than your love.
Nothing's gonna change my love for you
Your ought to know by now how much I love you
The world my change my whole life through but
Nothing's gonna change my love for you"
*****
Jangan lupa selalu tinggalin jejak berupa Vote dan Comment :) biar bikin Author semangat nulisnya :)

KAMU SEDANG MEMBACA
Can You See Me
FanfictionKaga usah pake sinopsis langsung baca aja, kalian tinggal klik [+] > [Perpustakaan Reading lis't] > [Follow]😊 kalau kalian udah follow akunku kalian akan dapat notif berupa Next Chapter dan semua karya" aku guys, jadi jangan lupa di follow guys❤ �...