Sore hari di koridor sekolah swasta pledis school
"Jihoonie!"
"Apaan!"
Jihoon nyaris menampar seseorang yang tiba-tiba memeluknya dari belakang, dan yang melukin cuma nyengir sambil ngejajarin langkahnya sama Jihoon.
"Gini, pacarku warnain rambutku jadi pink, katanya aku jadi keliatan tambah cute, benarkah?"
Jihoon cuma natap Minghao begini (。-_-。)
"Hmm. Hao, masih mau temenan tida sama Jihoon?" Tanya Jihoon, Minghao malah ngangguk imut gitu
"Putusin pacar Hao kalo gitu" tambahnya sambil berjalan lebih cepat untuk ninggalin Minghao yang tiba-tiba mematung.
Iya, haohao malah bingung, terus ngejar Jihoon sambil masang muka manyun unyu nya.
"Gamauuuu, Hao kan sayang sama dia, sayang sama Jihoonie juga~" katanya manja
Jihoon sama Minghao lagi mau jalan pulang barengan sampai halte, setelahnya mereka naik bus dengan jurusan berbeda.
Pas baru keluar gerbang, si Minghao tiba-tiba mepet ke badan Jihoon sambil narik-narikin seragamnya Jihoon.
"Apa sih hao?" Tanya Jihoon yang berusaha melepas tangan Hao, takut seragamnya kusut.
"Hoonie, ada orang aneh ngikutin kita dari belakang" jelasnya sambil gigit bibir, takut.
Jihoon segera nengok ke belakang, dan melihat seseorang dengan seragam sekolah lain, memakai masker hitam.
"Halo Lee Jihoon~~~" orang aneh itu melepas masker sambil menyeringai sok imut di depan Jihoon. Jihoon yang melihat seringai itu menghela nafas kasar dengan wajah memelas.
"Ehh? Pacarnya Jihoonie?!" Tanya Minghao
"Buk-..."
"Jihoonie? Lucu banget panggilannya, iya gue Hoshi pacarnya (; salam kenal! ohya gue kesini mau jemput dia hehe" sergah Hoshi asal ke Minghao.
Jihoon baru inget, kemaren Hoshi ngancem dia buat nurutin kemauannya supaya ga ngelapor ke polisi, dan sekarang Hoshi udah meragain ancang-ancang Jihoon yang kaya mau ngelempar batu.
"E.. i-iya hehe..." jawab Jihoon canggung.
"Ihhh Jihoonie kok gak bilang-bilang ke Hao sih kalau udah punya pacar? Jahaattt!~" Minghao langsung mukulin lengan Jihoon dengan manjanya.
"Kita baru jadian kok, dia bilang suka sama gue karena gue nolongin anak ayam yang lagi mau nyebrang jalan" ceplos Hoshi lagi-lagi asal.
Akhirnya dengan terpaksa Jihoon pamit duluan ke Minghao untuk ikut pulang bersama Hoshi.
Pas di jalanan deket rumah Jihoon, Jihoon memelankan langkahnya hingga akhirnya berhenti, ia menatap kosong jalanan yang ada di depannya.
"Yeh kok lama jalannya?" Tanya Hoshi yang sadar Jihoon tidak lagi berjalan di sebelahnya.
"Hoshi, sebenernya apa faedah lu ngelakuin semua ini?" Tanya Jihoon menatap Hoshi yang sedang berhadapan dengannya.
"E.. itu.. Ya.. abisnya semua permintaan gue diturutin. Gimana ga seneng, yakan? Hehehehehe" jawabnya sambil menggaruk bagian belakang kepala yang tidak gatal.
"Lo nyebelin banget ya? Bisa-bisanya manfaatin orang kaya gitu"
Jihoon mendengus dan kembali melangkah cepat melewati Hoshi, terlanjur kesal dengan jawaban aneh dari cowo bermata sipit itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Flower [SoonHoon] [✔]
Cerita Pendekbxb , fluffy, romance [❕] rate T di bonus part Review : "Kamu bisa bilang kalau mau bunga itu, gaperlu lempar batu, aku bakal kasih semua bunga itu untuk kamu. Kamu kan, adik ipar kesayangan aku" .... "Ji... Daripada lu suka sama kak Seokmin, mendin...
![Flower [SoonHoon] [✔]](https://img.wattpad.com/cover/137615755-64-k660360.jpg)