"Brakkkk"
Tanpa sengaja Clay menabrak orang di depannya itu.
"Awhhh! Lo kalau jalan pake mata dong! Nih lihat buku gue jatoh semua".
Ucap seseorang yang tanpa disengaja tertabrak oleh Clay.
"Ma-af" Ucap Clay gugup. Cowok di depannya ini benar-benar menyeramkan. Apalagi Ia sedang marah. Namun satu hal yang bisa di tangkap Clay diam-diam. Wajah cowok itu sungguh menarik mata Clay untuk terus menatapnya.
"Lah kenapa diem! Ambilin noh buku gue! Bengong lagi, buruan ambilin". Ucap cowok ala badboy itu. Tidak diragukan lagi cowok di depan Clay ini pasti termasuk dalam kategori badboy sekolah. Jelas saja cara berpakaiannya yang berantakan, rambutnya yang acak-acakan di tambah lagi cara bicaranya yang tidak sopan.
" Iyah nih gue ambilin. Sabar napa?". Ucap Clay sambil mengambil buku-buku cowok itu.
"Nih buku loh, ngak ada yang rusak kog". Clay lalu mengembalikan buku itu pada cowok yang ditabraknya.
"Gak ada yang rusak apanya! Nih buku gue kotor kampret". Ucap cowok itu dengan nada kesal
"Kan gue juga udah minta maaf kutil!"
Balas Clay tak kalah sinis.
"Arrrgaaaaaa" . Panggil seorang guru perempuan.
"Jadi nama cowok kutil ini ,Arga" . Ucap Clay dalam hati. Tatapannya tak terlepas dari cowok jangkung di depannya ini. Jujur saja Arga mempunyai postur tubuh yang lebih tinggi dari Clay. Jadi untuk menatap cowok ini Clay harus sedikit mendogak.
"Eh lo! Urusan kita belum selesai". Ucap Arga sebelum benar-benar pergi meninggalkan Clay.
"Bodoh amat cowok kutil! Gue ngak peduli". Teriak Clay, walaupun tak terlalu keras.
Setelah Arga pergi, Clay melanjutkan perjalanannya menuju Ruang TU. Ruang TU berada tak jauh dari Ruang Kepala Sekolah. Jadi Clay tak terlalu repot untuk mencarinya.
"Permisi, Selamat Pagi". Sapa Clay lembut pada seorang guru laki-laki yang ada diruang TU itu.
"Oh ya, kamu siswi baru di sekolah ini yah?" Tanya guru itu.
"Iyah pak saya siswi baru di sini". Ucap Clay pada guru itu.
"Mari saya antar ke kelas kamu" Balas guru itu ramah.
Clay pun berjalan bersama guru iti menuju kelas barunya yang berada di lantai dua sekolahnya.
"Selamat pagi anak-anak. Ini ada teman baru kalian. Clay silahkan perkenalkan dirimu". Kata pak Jaya.
"Baik pak" jawab Clay lembut.
"Ehmmm, selamat pagi semuanya.
Perkenalkan nama saya Marry Clay Avaiden. Panggil saja Clay. Saya siswi pindahan dari Bandung. Saya harap teman-teman bisa membantu" kata Clay memperkenalkan dirinya di depan di depan kelas.
"Ok Clay, nah sekarang kamu duduk di samping Arga". Ucap bu Mita lembut kepada Clay.
"Loh kog di sini sih buuu"
Saya ngak mau bu, sama cwek kampret itu" bantah Arga.
" Ayo Clay kamu duduk di sana" ucap bu Mita kemudian.
Dengan berat hati Clay duduk di samping Arga. Baru saja Clay duduk, Arga langsung menyambutnya dengan tatapan sinisnya.
Clay hanya bisa mendengus kecil, mengingat ini adalah hari pertamanya di sekolah. Ia tidak ingin membuat masalah di hari barunya.
**************************************
Hy readers Why Him?
Maapin banyak typo,
Wkwkwkwk😂😂😂
Tenang ajah part selanjutnya bakalan lebih panjang 😅
Ok Jangan lupa Votementnyaaa
KAMU SEDANG MEMBACA
Why Him?
Teen FictionTuhan... Kenapa engkau mempertemukan Kalau pada akhirnya engkau memisahkan *** Mengapa kehadiran ku membuat mu risih ? Mengapa matamu Tak pernah melirik ku lagi? Aku rindu kamu yang dulu Apa sedalam itu rasa benci mu padaku? Tak ada kah sepelik...
