Why Him? - Three

50 3 0
                                        

 
"Kadang yang menyebalkan bisa jadi yang paling dirindukan nantinya".
-Author SCRB







Kriiiinggggggg





Seluruh murid menghela napas lega, akhirnya surga sekolah datang juga.
Jam istirahat adalah jam yang di tunggu-tunggu oleh seluruh murid. Selain bisa nongkrong di kantin bareng teman, juga bisa ngindarin otak dari penjelasan-penjelasan guru yang panjang lebar dan tak ada ujungnya.

Pada jam pelajaran sebelumnya perdebatan antara Clay dan Arga semakin tak ada ujungnya.
Arga tak henti-hentinya mengganggu Clay, tak mau kalah Clay  terus membalas ucapan-ucapan yang Arga lontarkan.
Sesekali mereka saling beradu tatapan mematikan yang begitu tajam.

Jam istirahat bagi Clay adalah penyelamatnya dari sang Kutil Arga.
Setidaknya beberapa menit kedepan Ia tak lagi mendengar ocehan dari Arga.


Tiba-tiba seorang cewek berambut sebahu yang dibiarkan tergerai menghampiri Clay.
"Hy Clay,gue Chelin" kata seorang cewek sambil mengulurkan tangannya.
"Oh- hy chelin" kataku sambil membalas uluran tangan Chelin.
"Lo pindahan dari mana Clay?" tanya Chelin.
"Hm gue pindahan dari Bandung." balas Clay.

"Kita ngobrolnya di kantin ajah yuk" ajak Chelin.
"Hm ya udah, gue juga penasaran sama suasana kantin sekolah ini." kata Clay.
"Nah pas banget! Yuk nanti gue tunjukin lo semua tempat di sekolah ini" balas Chelin.

Setelah itu Chelin dan Clay berjalan ke kantin bersama, sambil sesekali berhenti untuk melihat tempat-tempat di sekolah itu.

"ternyata sekolah ini luas banget yah.
Tadinya gue kira kayak sekolah biasa ajah, eh malah di luar perkiraan gue. Sekolahnya bagus banget. Gak salah deh bikap gue nyekolahin gue di sini." kata Clay sambil sesekali menengok ruangan-ruangan yang ditunjukan Chelin.
"Emang sih banyak yang bilang sekolah ini tuh biasa ajah, tapi setelah lihat dalemnya bakalan kagum dah yang bilang kek gitu." balas Chelin

"Nah itu di depan ada kantin noh" tunjuk Chelin yang diikuti anggukan dari Clay.
" Lo mau pesan apa Clay?"tanya Chelin.
"Gue ikut lo ajah deh Chel." balas Clay.

Setelah Chelin memesan makanan, mereka dusuk di salah satu meja yang kebetulan masih kosong.
Sambil menyantap makanan, mereka sesekali berbagi cerita. Tak jarang mereka tertawa lepas berdua.



Setelah bel masuk berbunyi, Clay dan Chelin langsung bergegas menuju kelas mereka.

Tanpa diduga Arga sudah lebih duluan stay di tempat duduknya,dengan kepala yang ditelungkupkan di meja.
Tanpa basa-basi Clay menarik meja itu, Ia tak tahu kalau Arga sedang terbuai dalam alam mimipinya.

"Siapa yang ganggu tidur gue sih!" Sentak Arga yang masih setengah  sadar itu. " Loh lagi, gak ada puas-puasnya lo ganggu hidup gue yah!"ucap Arga sambil menunjuk wajah Clay.

"Maaf gue ngak sengaja, habisnya gue gak tahu kalau lo lagi tidur. Makanya lo jangan tidur di kelas dong!" balas Clay dengan tatapan tajam yang ditujukannya pada Arga.

"Kok lo malah nyalahin gue sih! Serah gue dong kalau mau tidur atau ngak. Bukan urusan lo!". Sergah Arga cepat.

" Lah kok lo malah nyolot" balas Clay.

" Lo duluan yang sewot" ucap Arga tak kalah sinisnya.

Nasib baik guru mapel saat itu segara masuk dan membuat semua anak-anak kalang kabut,tak terkecuali Arga dan Clay. Mereka segera membereskan barang-barang yang berantakan dii mejanya.

Sepanjang pelajaran perdebatan mereka tak kinjung habis.
Berulang kali mereka ditegur, namun percekcokannya pun tak ada habisnya.


Clay sangat malas duduk dengan Arga, begitupun Arga.
Namun satu yang akan mereka ingat, mereka akan saling mencari jika nanti berpisah.
Kata orang kadang yang menyebalkanlah yang paling dirindukan.




*************************************

Jangan lupa Vote and Comentnya guys😇😂

Maaf typonya 😁😂

Nantikan part selanjutnya ya guys

😍😘😘😘

Why Him?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang