SMA Negeri Pemuda !!!

25 6 0
                                    

SMA Pemuda. SMA favorit se-antero jagat raya. Sekolah yang dikenal dengan prestasi-prestasinya yang bisa dibilang...
Tak terhitung jumlahnya. Jadi,siapa yang tak mau masuk Sekolah ini?

"Wih,gilak!lega amat ini sekolah. Udah mana bagus. Bakalan keder nih gua,kalo gak bawa denah. Gak kayak SMP kita kan,Na?" Tanya Anisa kepada seorang perempuan disampingnya.

"Iya ini mah! Sekolah kita mah apaan? Cuma gitu-gitu aja. Asli! Gak nyesel gua ngambis pas kelas sembilan. Akhirnya bisa masuk sini juga" Balas Alana.

Dua perempuan yang berparas cantik binti geulis ini berjalan menuju ke arah koridor kelas. Dimana mereka akan melihat pembagian kelompok MOS mereka. Cukup hal yang sulit bagi mereka berdua untuk menemukan koridor mana yang dimaksud. Karena,yaaa... itu tadi. Sekolah ini sangat luas jika di bandingkan dengan sekolah mereka dulu. Setelah bertanya kepada kakak-kakak OSIS,mereka di arahkan ke arah lapangan sebelah utara sekolah. Mau tak mau mereka berdua menuruti apa yang dikatakan kakak-kakak OSIS tersebut.

"Alana...eehhh..Alana...mana ya? Gak ketemu-ketemu nih!" Keluh Alana.

"ALANAAA!!!SINIII WOYYY!!ALANA PUTRI!!!GUA NEMU NAMA LU!!!" Teriak Anisa dengan dua telapak tangannya membentuk seperti toa di sekitar mulutnya.

"Mana??mana??" Tanya Alana sambil berlari kecil ke arah temannya itu.

"Nih!!elu ada di kelompok Matahari. Kalo gua ada di kelompok  Bumi"Ujar Anisa.

"Yaahhhh kita pisah doongg"lanjutnya.

"Gak papa,siapa tau kita satu kelas nanti. Kan ini cuma kelompok MOS doang kok" Ujar Alana.

"Okay!!kita harus satu kelas nanti!"tegas Anisa sambil mengarahkan jari kelingkingnya ke arah Alana.

"Iya janji"balas Alana sambil mengaitkan kelingkingnya di kelingking Anisa. Jari merela saling terkait sekarang.

"Yaudah,gua ke kelas gua dulu ya"ucap Anisa.

"Iya... sana"balas Alana.

"Eh!eh! Anisa!lu dah tau belom kelas kelompok lu dimana?"tanya Alana kepada Anisa yang mulai menjauh beberapa meter darinya.

"Oh iya yak! Hehehe...."kata Anisa sambil menepuk jidatnya.

"Elu di....nah ini nihh!!di kelas XII-IPS 1!"jawab Alana karena ia melihat di kertas pengumuman.

"Kalo gua di...XII-IPA 4!"lanjutnya.

"Okay...siap bosku!!" Hentak Anisa sambil hormat ke Alana.

Alana yang mulai merasa sifat asli sahabatnya yang sejak 1 SMP  ini keluar segera memerintahkan temannya itu untuk ke kelompoknya

"Ude...ude...sono gih!!" Usir Alana.

"Bye Alana gendut!".

"Bye juga Anisa jelek!".

Mereka berjalan ke arah yang berlawanan.

***

"Aduh!!!Apaan sih?!".

"Eh...maaf-maaf...gak sengaja hehehe...." Jawab Alana dengan terbirit-birit karena perintah untuk masuk ke kelas sudah berkumandang sejak 10 menit yang lalu.

"Lain kali tuh hati-hati...Ngerepotin banget sih jadi cewek!" Ujar lelaki itu sambil membereskan tumpukan kertas yang terjatuh.

"Dihh...malah di tinggal lagi gua!".

"Woy!!tanggung jawab doongg".

ALINATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang