Bruce?

17 5 1
                                    

Author POV

Setelah pulang dari cafe, cowok yang memakai kemeja kotak-kotak hitam merah dan kaos berlogo batman itu melepas kemeja dan melemparnya di nakas dekat tempat tidurnya.

Ia merebahkan tubuhnya ke ranjang warna hitam yang berlogo batman itu. Ia dari kecil sangat menyukai batman. Maka banyak pernak-pernik dan gambar batman di apartemennya.

Ia adalah Jian Lau, campuran Cina-Jawa. Ia merupakan mahasiswa semester 4 jurusan Seni Musik di Universitas Seni Bandung. Mamah dan Papahnya sudah meninggal karena kecelakaan saat dia masih berusia 10 tahun. Jian tinggal bersama Cicinya bernama Felly Lau. Apartemen Jian terletak di dekat flatnya Daisy. Cuma berbeda komplek. Kalau Daisy Komplek Mawar sedangkan Jian Komplek Teratai.

Jian sangat capek dengan tugas-tugas yang harus diselesaikan bulan ini. Maka dari itu tadi dia pergi ke Zero's cafe untuk merefresh otaknya.

Saat Jian ingin mengambil air minum di kulkas, ia melihat tempat makan Bruce kosong. Bruce adalah kucing kesayangan Jian. Kemudian Jian mengambil makanan Bruce dan menaruhnya di tempat makan. Biasanya jika Jian sudah menaruh makanan itu, Bruce langsung menghampirinya. Tapi sudah 1 jam Bruce tidak mendakti makanan itu. Jian bingung, kemudian Jian mencari Bruce di apartemennya.

Jian sudah mencari Bruce di 3 komplek daerah apartemennya tapi nihil. Tepat pukul 22.00 ia kembali pulang ke apartemennya.

Saat perjalanan pulang Jian melewati sebuah taman yang dekat dengan komplek Mawar. Ia melihat ada seorang perempuan yang sedang menggendong kucing, ia tidak melihat wajah perempuan itu. Karena perempuan itu membelakanginya. Kemudian Jian mendekati perempuan itu. Saat perempuan itu berbalik Jian terkejut pasalnya yang digendong perempuan tadi adalah Bruce, kucing Jian.

Itukan cowok tadi -batin Daisy

"Maaf sebelumnya, itu kucing gue." ucap Jian sambil menunjuk Bruce. Membuat Daisy kaget dan tersadar dari lamunannnya.

"Sa.. sa.. saya kira dia tidak ada yang memiliki. Oh ini kucing nya." Daisy dengan gugup memberikan kucing tersebut kepada Jian.

"Tadi saya liat dia sendirian disini. Karena saya suka kucing jadi saya berniat untuk membawa dia" lanjut Daisy dengan sopan. Iya Daisy kalau baru bicara dengan seseorang yang tidak dia kenal, ia akan menggunakan bahasa baku.

"Jadi begitu, makasih ya. Untung lo nemuin dia, kalo ngga gue jadi bingung harus nyari Bruce kemana lagi." tutur Jian sambil senyum dan berjalan untuk pulang ke apartemennya.

"Bruce?" tanya Daisy sambil ikut menyamakan langkahnya dengan Jian.

"Kucing gue namanya Bruce. Itu nama aslinya Batman. Tau Batman kan?" jelas Jian. Dan Daisy hanya mengangguk. Daisy heran kenapa kucing itu dinamai menggunakan namanya Batman. Kemudian Daisy melihat baju cowok tadi.

oh pantes, dinamain namanya Batman. kayaknya orang ini suka batman -batin Daisy

"Kayaknya gue pernah liat lo deh." ucap Jian dengan berfikir

"Iya saya adalah kasir di Zero's Cafe. Tadi anda membeli Americano disitu." jelas Daisy

"Oh iya bener, makanya pernah liat. Gue Jian. Kalo ngomong sama gue sante aja, ngga usah sebaku itu. Gue bukan orang tua ato bos lo. Jadi biasa aja, pake lo-gue juga gak masalah". Jian mengajak salaman Daisy dengan tangan kanannya, dan tangan kirinya masih menggendong Bruce.

"Emm okeoke, gue Daisy. Oh iya gue pulang dulu ya ini udah sampe depan flat gue" ucap Daisy sambil menjabat tangan Jian dan tidak lupa Daisy menampakkan gummy smile nya.

"Lho berarti kita tetanggaan dong, cuma beda komplek aja sih. Hehe"

"Emang mas Jian tinggalnya di komplek apa?" tanya Daisy

"Komplek Teratai. Yaudah Daisy, gue pulang dulu yak" jawab Jian dengan senyum.

Ternyata dia orang yang tadi bener gue ga salah liat, wahh gue seneng banget. Mana tadi gue diajak ngobrol lagi. Daisy meleleh karena mu Mas Jian - Daisy.
.....

Komplek Dahlia : Tepat dipinggir jalan rayanya ada Zero's Cafe.
Komplek Mawar : Tempat tinggal Daisy. Di komplek ini, isinya flat-flat sama kos-kosan.
Komplek Teratai : Tempat tinggal Jian. Isinya rumah-rumah gede sama satu gedung besar yang berupa Apartment.

Sebenernya letak komplek Daisy sama Jian itu ngga terlalu deket. Dan komplek Jian itu juga deket jalan raya.

Terimakasih sudah membaca💕💕

Somewhere Between Relationship Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang