Rindu, aku menyapamu
Terlintas kenangan itu
Bahagia yang berdansa dengan pilu
Tak pernah mampu ku hentikanmu
Karena kusukai datangmu setiap waktu
Tinggallah di sini, dekat denganku
Jadilah napasku, helaan inspirasiku
Rindu, kucintai hadirmu dalam hati
Bagai kenangan yang terpatri abadi
Bagai cinta yang sembunyi-sembunyi
Seperti bunga yang menatap langit
Seperti hujan yang menyelusupi bumi
Maka janganlah tergesa pergi
Ku masih ingin larut dan meresapi
Tak hirau sesiapapun tak ingin mengerti
Mekarlah sempurna, jadi milikku sendiri
Depok, 28 Januari 2018
KAMU SEDANG MEMBACA
Kumpulan Puisi
PoesíaKumpulan puisi amatir oleh Vee Ulfia. Dengan puisi, harapan terdengar lebih indah, dan keluh kesah menjadi lebih elegan 😄
